POLTESAPOLTESA

Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS)Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS)

Media pengajaran merupakan komponen metode pengajaran yang dapat digunakan untuk mempertinggi proses interaksi guru-siswa dan interaksi siswa dengan lingkungan belajarnya. Pemanfaatan media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang pada akhirnya dapat mempengaruhi hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Berdasarkan observasi di kelas XI IPA MAN 1 Sambas, guru Biologi mengalami kesulitan memberikan gambaran jelas tentang sistem peredaran darah manusia, sehingga nilai evaluasi siswa sebagian besar berada di batas ketuntasan minimum. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran berupa simulasi 3D berbasis multimedia interaktif untuk membantu siswa memahami materi tersebut. Simulasi 3D sistem peredaran darah manusia berhasil dibuat dan digunakan oleh siswa, dan hasil pre‑test serta post‑test menunjukkan peningkatan sebanyak 52% jumlah siswa yang nilainya tuntas setelah belajar dengan simulasi tersebut.

Simulasi 3D sistem peredaran darah pada manusia berhasil dibuat dalam bentuk media interaktif dan digunakan oleh siswa kelas XI di MAN 1 Sambas sebagai media pembelajaran biologi untuk membantu pemahaman materi.Pengaruh simulasi 3D terhadap upaya peningkatan pemahaman siswa terlihat dari peningkatan 52% jumlah siswa yang nilainya tuntas setelah menggunakan media tersebut.Penggunaan media interaktif semacam ini dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan pada materi anatomi yang kompleks.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas simulasi 3D berbasis multimedia interaktif pada berbagai tingkat kelas dan sekolah lain untuk menilai generalisasi hasil dan mengidentifikasi faktor konteks yang memengaruhi pembelajaran. Selain itu, diperlukan studi komparatif antara simulasi 3D tradisional dengan teknologi augmented reality (AR) atau virtual reality (VR) guna mengevaluasi perbedaan dampak pada motivasi, interaksi, dan pencapaian belajar siswa. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi retensi pengetahuan jangka panjang serta transfer keterampilan konseptual setelah penggunaan media interaktif, sehingga memberikan gambaran tentang keberlanjutan manfaat pendidikan. Penelitian juga dapat memperluas aplikasi simulasi ke sistem anatomi lain, seperti sistem saraf atau sistem pencernaan, untuk menilai adaptabilitas dan efektivitas media dalam konteks mata pelajaran berbeda. Akhirnya, kajian kualitatif mengenai persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan media interaktif dapat memberikan insight tentang hambatan implementasi serta strategi peningkatan penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar.

  1. #daya saing#daya saing
  2. #tanaman cabai#tanaman cabai
Read online
File size813.95 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1IS
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test