POLTESAPOLTESA
Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS)Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS)Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah dinyatakan bahwa pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah yang semakin berkembang dan kompleks perlu dikelola secara optimal. Oleh karena itu pengelolaan barang milik negara menjadi bagian penting dalam tatakelola institusi terutama pada institusi Pendidikan salah satunya Politeknik Negeri Sambas. Permasalahan yang muncul saat ini adalah tidak adanya sinkronisasi data asset barang inventaris antara barang yang telah diserahkan oleh bagian BMN poltesa kepada pengelola laboratorium maupun bengkel, sehingga informasi mengenai asset barang inventaris tersebut dari tahun ke tahun menjadi tidak terdata dengan baik. Salah satu contohnya adalah mengenai kondisi barang, baik kondisi rusak ringan, sedang dan berat bahkan layak atau tidak layak untuk digunakan. Hal ini juga terjadi pada saat pendataan barang yang di kirim ke gudang penyimpan akhir masih dilakukan secara manual (pencatatan pada buku/sheet data barang), dengan cara ini informasi data aset menjadi sangat terbatas dan memungkinkan terjadinya permasalahan data barang tidak sinkron maupun data ganda antara pengelola bmn dengan pengelola laboratorium maupun bengkel jurusan dimana pendataan barang rusak dan tidak layak ini biasanya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama lima hingga sepuluh tahun. Fakta di lapangan juga menampilkan kelemahan system yang ada sekarang yaitu tidak efektif dan efisien karena pada proses peminjaman barang asset Laboratorium dan Bengkel Jurusan masih dilakukan secara manual, hal ini sering terjadi human error pada proses peminjaman dan pengembalian barang terutama pada penginputan identitas peminjam dan barang. Pengecekan barang dan pengembalian barang selama ini juga masih dilakukan secara manual dengan kondisi ini menyebabkan pengembalian barang terkadang tidak sesuai maupun barang tersebut tidak dikembalikan sesuai batas waktu yang telah ditentukan bahkan hilang tanpa kejelasan. Ketersediaan informasi mengenai aset barang yang dikelola oleh laboratorium maupun bengkel belum banyak diketahui oleh Civitas Akademika, sehingga kemamfaatan barang tersebut menjadi tidak optimal, salah satunya pada kegiatan penelitian dosen maupun mahasiswa. Dengan semakin berkembang dan dukungan teknologi yang semakin canggih maka diperlukan sebuah system yang dapat mengelola barang aset milik negara dalam hal ini yang dikelola oleh Laboratorium dan Bengkel, peminjaman barang serta penyajian informasi ketersediaan barang melalui sebuah sistem informasi berbasis web yang terintegrasi dengan database, sehingga sinkronisasi data, peminjaman dan pengembalian barang dapat dengan mudah dilakukan dan terdata dengan baik merujuk pada data yang terintegrasi dalam database serta akses informasi menjadi lebih mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun Sistem Informasi Pengelolaan Aset dan Peminjaman Peralatan Laboratorium dan Bengkel pada Politeknik Negeri Sambas Berbasis Web. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari analisis data, perancangan database, UML dan interface. Tahapan pengujian menggunakan metode Black Box. Sistem secara aktual melalui pengujian dan demonstrasi dan memenuhi TKT 8.
Penelitian ini berhasil membuat aplikasi pengelolaan aset dan peminjaman barang laboratorium dan bengkel.Aplikasi ini dilengkapi dengan riwayat peminjaman oleh pengguna.Dengan demikian, pengelolaan aset dan peminjaman peralatan di Politeknik Negeri Sambas dapat dilakukan secara lebih efisien dan terdata dengan baik.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem ini dengan sistem informasi akademik yang ada di Politeknik Negeri Sambas, sehingga data aset dan peminjaman dapat diakses secara terpusat oleh seluruh civitas akademika. Kedua, pengembangan sistem dapat difokuskan pada implementasi teknologi *Internet of Things* (IoT) untuk pemantauan kondisi barang secara *real-time*, seperti suhu, kelembaban, atau penggunaan daya, terutama untuk peralatan laboratorium yang sensitif. Ketiga, studi lebih mendalam mengenai penerapan metode *machine learning* untuk memprediksi kerusakan peralatan berdasarkan data historis peminjaman dan kondisi barang dapat dilakukan, sehingga tindakan preventif dapat diambil untuk mengurangi risiko kerusakan dan biaya perbaikan.
| File size | 586.99 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IRPIIRPI masalah bagi pekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui emisi dan uap yang terdeteksi di lingkungan SPBU serta mengetahui kelayakan ekonomi pemasanganmasalah bagi pekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui emisi dan uap yang terdeteksi di lingkungan SPBU serta mengetahui kelayakan ekonomi pemasangan
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Dalam konteks ini, negara muncul sebagai aktor utama dalam melindungi kedaulatannya, dan upaya mencapai otonomi industri pertahanan merupakan strategiDalam konteks ini, negara muncul sebagai aktor utama dalam melindungi kedaulatannya, dan upaya mencapai otonomi industri pertahanan merupakan strategi
UPIUPI Identifikasi perubahan tutupan hutan dilakukan melalui citra satelit dengan metode Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) untuk mendapatkan distribusiIdentifikasi perubahan tutupan hutan dilakukan melalui citra satelit dengan metode Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) untuk mendapatkan distribusi
UNHASUNHAS Penelitian ini menyajikan survei terkini mengenai konflik antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan masyarakat di Indonesia. Pendekatan normatif dan empirisPenelitian ini menyajikan survei terkini mengenai konflik antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan masyarakat di Indonesia. Pendekatan normatif dan empiris
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Dalam melaksanakan tugas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyelenggarakan fungsi, salah satunya adalah pengelolaan barang milik/kekayaanDalam melaksanakan tugas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyelenggarakan fungsi, salah satunya adalah pengelolaan barang milik/kekayaan
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Penerapan Manajemen Proses Bisnis di PT PGAS menghasilkan peningkatan efisiensi biaya dan waktu, kualitas produk, serta mitigasi risiko melalui ContinuousPenerapan Manajemen Proses Bisnis di PT PGAS menghasilkan peningkatan efisiensi biaya dan waktu, kualitas produk, serta mitigasi risiko melalui Continuous
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Konsep FSA pada VM diterapkan dengan cara FSA membaca setiap simbol masukan yang diberikan menjadi suatu bahasa yang dikenali oleh FSA. Penerapan konsepKonsep FSA pada VM diterapkan dengan cara FSA membaca setiap simbol masukan yang diberikan menjadi suatu bahasa yang dikenali oleh FSA. Penerapan konsep
IUSIUS Penelitian ini menggunakan metode normative empiris, melalui pendekatan perundang-undangan dan sosiologis. Kunci dari perlindungan hak masyarakat adatPenelitian ini menggunakan metode normative empiris, melalui pendekatan perundang-undangan dan sosiologis. Kunci dari perlindungan hak masyarakat adat
Useful /
UPIUPI Siswa yang belajar dengan model ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Disarankan agar guru mempertimbangkanSiswa yang belajar dengan model ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Disarankan agar guru mempertimbangkan
UPIUPI Hasil kecepatan geser dari studi microtremor digunakan untuk mengklasifikasikan tanah Padang menjadi tanah lunak, tanah sedang, dan batuan. Unit uji penetrasiHasil kecepatan geser dari studi microtremor digunakan untuk mengklasifikasikan tanah Padang menjadi tanah lunak, tanah sedang, dan batuan. Unit uji penetrasi
UPIUPI Perluasan fasilitas perbelanjaan dan layanan pariwisata di wilayah Bandung Utara tidak sejalan. pertumbuhan layanan pariwisata dimulai pada 2014, sementaraPerluasan fasilitas perbelanjaan dan layanan pariwisata di wilayah Bandung Utara tidak sejalan. pertumbuhan layanan pariwisata dimulai pada 2014, sementara
UNDANAUNDANA Pada produksi buah akan terjadi kerontokan pada bunga atau bakal buah sehingga hasil produksi akan mengalami penurunan. Jika pemeliharaan tanaman dilakukanPada produksi buah akan terjadi kerontokan pada bunga atau bakal buah sehingga hasil produksi akan mengalami penurunan. Jika pemeliharaan tanaman dilakukan