DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Studi ini membahas tentang bagaimana pandangan yuridis-normatif dan maqaṣid al-syariah bekerja sama untuk memahami tujuan hukum di era kontemporer. Sementara maqaṣid al-syarīah menekankan perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta sebagai tujuan utama syariat, pendekatan yuridis-normatif memandang hukum sebagai seperangkat standar yang harus dipatuhi untuk menjamin kepastian dan ketertiban. Penelitian menunjukkan bahwa kedua metode tersebut bekerja sama untuk mencapai keadilan, keuntungan, dan kepastian hukum. Interpretasi yang lebih kontekstual dan adaptif diperlukan oleh dinamika modern seperti digitalisasi, teknologi blockchain, perlindungan data pribadi, dan reformasi kelembagaan hukum. Dianggap bahwa mengintegrasikan nilai-nilai maqaṣid ke dalam hukum positif dapat meningkatkan responsivitas sistem hukum terhadap kemajuan sosial dan tuntutan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan maqaṣid al-syarīah dalam regulasi dan praktik peradilan merupakan langkah strategis untuk membangun sistem hukum yang humanis, transformatif, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Studi ini menunjukkan bahwa tujuan hukum dari perspektif yuridis-normatif dan maqasid al-syarīah memiliki titik temu yang kuat dalam menegakkan keadilan, kepastian, dan kemanfaatan sebagai fondasi sistem hukum yang berfungsi mengatur, melindungi, dan menciptakan ketertiban dalam masyarakat.Pendekatan yuridis-normatif menempatkan hukum sebagai norma yang harus ditaati, sementara maqasid al-syarīah menekankan perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan.Integrasi kedua pendekatan ini terbukti relevan dalam merespons tantangan kontemporer, seperti digitalisasi, perkembangan teknologi blockchain, perlindungan data pribadi, transformasi kelembagaan hukum, serta meningkatnya tuntutan keadilan substantif pada kasus-kasus keluarga dan peradilan agama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan hukum di era modern tidak lagi hanya dipahami secara tekstual.Sebaliknya, mereka harus diposisikan dalam konteks perubahan sosial, teknologi, dan globalisasi.Prinsip maqasid memberikan kerangka metodologis yang sesuai untuk menjaga keadilan, keuntungan, dan kepastian hukum, sehingga hukum positif Indonesia dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, seperti penyelesaian sengketa, perlindungan hak-hak individu, dan pengambilan keputusan yudisial.Untuk memastikan sistem hukum tetap relevan, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan, penelitian ini menyarankan untuk memperkuat integrasi nilai-nilai maqasid dalam pembaruan hukum nasional, terutama berkaitan dengan regulasi digital, penguatan kelembagaan, dan penerapan keadilan substantif dalam praktik peradilan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengintegrasikan prinsip-prinsip maqasid al-syarīah dalam sistem hukum positif Indonesia, terutama dalam konteks regulasi digital dan perlindungan data pribadi. Kedua, bagaimana menerapkan pendekatan maqasid dalam praktik peradilan, khususnya dalam kasus-kasus keluarga dan peradilan agama, untuk mencapai keadilan substantif. Ketiga, bagaimana menyeimbangkan keadilan, kepastian, dan kemanfaatan dalam era digital, dengan mempertimbangkan tantangan teknologi blockchain dan smart contracts. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan sistem hukum yang lebih responsif, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan di Indonesia.
- Penggunaan Smart Contract Pada Transaksi E-Commerce Dalam Perspektif Hukum Perdata di Indonesia | Jurnal... doi.org/10.35960/inconcreto.v2i1.1018Penggunaan Smart Contract Pada Transaksi E Commerce Dalam Perspektif Hukum Perdata di Indonesia Jurnal doi 10 35960 inconcreto v2i1 1018
- Sah atau Tidak Smart Contract Dalam Sistem Blockchain? | Widya Yuridika: Jurnal Hukum. smart contract... publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/yuridika/article/view/5156Sah atau Tidak Smart Contract Dalam Sistem Blockchain Widya Yuridika Jurnal Hukum smart contract publishing widyagama ac ejournal v2 yuridika article view 5156
- Legal Certainty, Justice, and Maqasid al-Shari'ah in Polygamy Permits: A Case Study of Kediri Religious... ijil.uinkhas.ac.id/index.php/IJIL/article/view/2140Legal Certainty Justice and Maqasid al Shariah in Polygamy Permits A Case Study of Kediri Religious ijil uinkhas ac index php IJIL article view 2140
| File size | 368.8 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Namun, kontribusi pendapatan jasa giro ini relatif kecil terhadap total pendapatan daerah. Penelitian ini membuka peluang optimasi kebijakan manajemenNamun, kontribusi pendapatan jasa giro ini relatif kecil terhadap total pendapatan daerah. Penelitian ini membuka peluang optimasi kebijakan manajemen
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Pengolahan data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews versi 12. Hasil: Secara parsial, tidak ditemukan pengaruhPengolahan data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews versi 12. Hasil: Secara parsial, tidak ditemukan pengaruh
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran Balanced Scorecard (BSC) dalam meningkatkan kinerja organisasi, baik dari segi finansial maupunTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran Balanced Scorecard (BSC) dalam meningkatkan kinerja organisasi, baik dari segi finansial maupun
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Namun, kinerja lingkungan tidak berfungsi sebagai faktor moderasi dalam hubungan antara pengungkapan emisi karbon, inovasi hijau, dan nilai perusahaan.Namun, kinerja lingkungan tidak berfungsi sebagai faktor moderasi dalam hubungan antara pengungkapan emisi karbon, inovasi hijau, dan nilai perusahaan.
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pemasaran memiliki pengaruh signifikan pada kinerja UMKM, sedangkan manajemen keuangan tidak memiliki pengaruhHasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pemasaran memiliki pengaruh signifikan pada kinerja UMKM, sedangkan manajemen keuangan tidak memiliki pengaruh
UINSAIZUUINSAIZU Namun, perkembangan ini juga menimbulkan kesenjangan regulasi dan risiko hukum yang signifikan terkait dengan perlindungan data, kepatuhan Syariah, asimetriNamun, perkembangan ini juga menimbulkan kesenjangan regulasi dan risiko hukum yang signifikan terkait dengan perlindungan data, kepatuhan Syariah, asimetri
ASIAASIA The distribution of zakat, infaq, and sadaqah (ZIS) funds through the Sanggar Genius Program by LAZNAS Yatim Mandiri Jember Branch has been carried outThe distribution of zakat, infaq, and sadaqah (ZIS) funds through the Sanggar Genius Program by LAZNAS Yatim Mandiri Jember Branch has been carried out
UM SURABAYAUM SURABAYA Pelaksanaan P2P Lending sama dengan transaksi utang piutang seperti jaman dulu, yaitu melalui pertemuan tatap muka. Maka satu-satunya pembeda terletakPelaksanaan P2P Lending sama dengan transaksi utang piutang seperti jaman dulu, yaitu melalui pertemuan tatap muka. Maka satu-satunya pembeda terletak
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Melalui teori-teori pemberlakuan seperti Receptio in Complexu, Receptie, dan Receptio a Contrario, tampak bagaimana posisi hukum Islam mengalami pasangMelalui teori-teori pemberlakuan seperti Receptio in Complexu, Receptie, dan Receptio a Contrario, tampak bagaimana posisi hukum Islam mengalami pasang
DAARULHUDADAARULHUDA Kesimpulannya, pada era algoritma yang menentukan program dan statistik keterlibatan yang menilai perhatian, Generasi Z memerlukan bantuan dalam bidangKesimpulannya, pada era algoritma yang menentukan program dan statistik keterlibatan yang menilai perhatian, Generasi Z memerlukan bantuan dalam bidang
ASIAASIA Oleh karena itu, penting bagi LAZ untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan penggunaan platform digital dalam membangun kepercayaan publik, terutama dariOleh karena itu, penting bagi LAZ untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan penggunaan platform digital dalam membangun kepercayaan publik, terutama dari
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Dengan dua pendekatan, yaitu kognitif dan non-kognitif, penilaian ini memungkinkan guru memahami karakteristik siswa secara menyeluruh. Hasil penilaianDengan dua pendekatan, yaitu kognitif dan non-kognitif, penilaian ini memungkinkan guru memahami karakteristik siswa secara menyeluruh. Hasil penilaian