STIKKENDALSTIKKENDAL
Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Pengabdian Kepada MasyarakatPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi peningkatan mutu belajar mengajar pada sekolah berbasis pondok pesantren di SMK Darussalam Subah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan beberapa strategi utama, antara lain penguatan kompetensi guru melalui pelatihan rutin, penerapan model pembelajaran terpadu yang memadukan kurikulum nasional dengan kurikulum pesantren, pembiasaan budaya integritas di lingkungan sekolah, serta optimalisasi peran pengasuh pesantren dan guru sebagai teladan karakter siswa. Selain itu, manajemen sekolah berbasis pesantren yang menekankan kedisiplinan, akhlak, dan tanggung jawab memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa.
Penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan mutu belajar mengajar di SMK Darussalam Subah, yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulum pesantren serta melibatkan peran sentral guru dan ustadz, berhasil menciptakan pembelajaran seimbang antara ilmu umum, kejuruan, dan pendidikan agama.Pendekatan yang menekankan kedisiplinan, variasi metode pembelajaran, serta pembinaan spiritual dan kerja sama dengan orang tua dan masyarakat menghasilkan peningkatan signifikan pada prestasi akademik dan non‑akademik siswa.Oleh karena itu, model berbasis pondok pesantren ini terbukti efektif, integratif, dan relevan untuk menghadapi tantangan era modern.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengkaji dampak integrasi pembelajaran digital terhadap hasil belajar dan motivasi siswa di sekolah berbasis pondok pesantren, sehingga dapat diketahui sejauh mana teknologi memperkuat atau mengganggu nilai-nilai tradisional pesantren. Kedua, meneliti efek jangka panjang pendidikan karakter yang diberikan selama masa pesantren terhadap keberhasilan alumni dalam dunia kerja dan kontribusi sosial, untuk memahami kontribusi pembentukan karakter terhadap kualitas hidup setelah lulus. Ketiga, membandingkan efektivitas berbagai model pelatihan guru, seperti program mentoring sejawat versus workshop eksternal, dalam meningkatkan kompetensi mengajar kurikulum terpadu, guna menentukan pendekatan pelatihan yang paling efisien dan berkelanjutan bagi tenaga pendidik di lingkungan pesantren.
| File size | 414.92 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Sebab umum terjadinya transformasi pendidikan pesantren mempunyai lima aspek yang menjadi sebab umum, yakni: aspek kultural, aspek politis, aspek ekonomis,Sebab umum terjadinya transformasi pendidikan pesantren mempunyai lima aspek yang menjadi sebab umum, yakni: aspek kultural, aspek politis, aspek ekonomis,
UNCMUNCM Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Berdasarkan kajian, menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: (1) Permasalahan tentangPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Berdasarkan kajian, menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: (1) Permasalahan tentang
UNCMUNCM Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas dosen memiliki potensi besar sebagai katalisator perubahan positif dalam praktik pembelajaran, namun efektivitasnyaHasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas dosen memiliki potensi besar sebagai katalisator perubahan positif dalam praktik pembelajaran, namun efektivitasnya
UNISKA BJMUNISKA BJM Membangun budaya mutu dalam manajemen kesiswaan memerlukan strategi yang inovatif, sistematis, dan berkelanjutan. Dari pembahasan, dapat disimpulkan bahwaMembangun budaya mutu dalam manajemen kesiswaan memerlukan strategi yang inovatif, sistematis, dan berkelanjutan. Dari pembahasan, dapat disimpulkan bahwa
UNISKA BJMUNISKA BJM Hal ini menjadikan TK Tahfidz Amin Khotab Banjarmasin sebagai contoh yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain dalam usaha meningkatkan mutu pendidikanHal ini menjadikan TK Tahfidz Amin Khotab Banjarmasin sebagai contoh yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan
IAINAMBONIAINAMBON Evaluasi input menyoroti pentingnya pelatihan berkelanjutan guna meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru. Evaluasi proses mengungkapkanEvaluasi input menyoroti pentingnya pelatihan berkelanjutan guna meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru. Evaluasi proses mengungkapkan
AMIKVETERANAMIKVETERAN Subjek penelitian ini, yaitu peserta didik kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo. Instrumen penelitian ini, yaitu lembar observasiSubjek penelitian ini, yaitu peserta didik kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo. Instrumen penelitian ini, yaitu lembar observasi
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Hal ini bertujuan untuk mengkaji signifikansi teknologi terhadap IEM di Sekolah Dasar Islam (MI) Hasyim Asyari Blitar Jawa Timur sebagai kasus. DenganHal ini bertujuan untuk mengkaji signifikansi teknologi terhadap IEM di Sekolah Dasar Islam (MI) Hasyim Asyari Blitar Jawa Timur sebagai kasus. Dengan
Useful /
UNCMUNCM Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa dan peneliti, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatifData dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa dan peneliti, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif
UNCMUNCM Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan pembelajaran harus dapat membuat pesertaPendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan pembelajaran harus dapat membuat peserta
UNCMUNCM Lipstik merupakan elemen penting dalam tata rias pengantin karena mampu memperkuat karakter wajah melalui warna, tekstur, dan bentuk bibir. Dalam trenLipstik merupakan elemen penting dalam tata rias pengantin karena mampu memperkuat karakter wajah melalui warna, tekstur, dan bentuk bibir. Dalam tren
UMMAUMMA Subjek penelitian 25 siswa kelas XI MIA 3. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan instrumen soal yang terdiri dari sepuluh butir soal pilihanSubjek penelitian 25 siswa kelas XI MIA 3. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan instrumen soal yang terdiri dari sepuluh butir soal pilihan