OJSOJS

Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan Multidisipliner

Konseling self merupakan proses bantuan psikologis yang berfokus pada kemampuan individu untuk memahami diri, mengelola emosi, serta mengembangkan potensi melalui refleksi internal. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan konsep, proses, dan manfaat dari konseling self dalam konteks bimbingan dan konseling. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman mendalam terhadap pengalaman subjektif konseli serta dinamika internal yang berpengaruh terhadap perubahan perilaku.

Konseling self merupakan pendekatan yang efektif dalam membantu peserta didik mengenali diri, mengelola emosi, dan mengembangkan kemampuan berpikir reflektif.Pendekatan kualitatif menunjukkan bahwa konseling self mampu membentuk kemandirian dan meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah.Konselor berperan penting dalam memfasilitasi proses refleksi diri melalui teknik penyadaran, jurnal pribadi, dan dialog internal.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana efektivitas konseling self berbeda antara remaja di sekolah menengah pertama dan menengah atas, mengingat perbedaan tahap perkembangan emosional dan kognitif mereka. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penerapan konseling self secara daring, terutama dalam konteks sekolah yang memiliki keterbatasan akses terhadap konselor langsung, serta memahami tantangan dan peluang dalam membangun hubungan terapeutik tanpa interaksi tatap muka. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang integrasi konseling self dengan pembelajaran berbasis karakter di sekolah, untuk melihat bagaimana pendekatan ini dapat diperkuat melalui kurikulum harian, misalnya melalui pelatihan guru atau modul refleksi diri yang terstruktur. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperluas cakupan dan relevansi konseling self dalam sistem pendidikan modern yang dinamis.

Read online
File size232.74 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test