MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu

Sabda bahagia adalah sebuah ajaran moral dalam iman Katolik yang sejatinya adalah sebuah ajaran mengenai keutamaan-keutamaan teologal yang wajib dihayati dalam kehidupan kaum Kristiani, yakni iman, harapan dan kasih. Salah satu pokok dalam Sabda Bahagia adalah “Berbahagialah mereka yang suci hatinya sebab mereka akan melihat Allah. Hal ini menjadi inspirasi bagi orang Kristiani untuk mengelola hidup kini dan di sini, dalam keterarahan menuju kebahagiaan akhir yang didambakan yakni memandang wajah Allah dalam kehidupan kekal. Penelitian ini bermaksud menggali makna teologis yang terkandung dalam salah satu pokok Sabda Bahagia yang disampaikan Yesus. Metode yang dipakai adalah penelitian pustaka dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah gambaran mengenai kaum Kristiani yang menghayati tiga keutamaan teologal yaitu iman, harapan dan kasih. Melalui penghayatan ketiga keutamaan itu secara konsisten dan konsekuen dalam kehidupan, terbentuklah hatinya yang suci, sehingga manusia kristiani itu dapat melihat Allah atau mengalami Allah.

Memiliki tujuan dalam hidup sangatlah penting, di mana tujuan hidup itu mengarahkan orang pada suatu titik yang perlu ia capai.Sabda Bahagia ketujuh “Berbahagialah orang yang suci hatinya sebab mereka akan melihat Allah adalah tujuan hidup kaum beriman Kristiani.Menaruh hati yang suci pada setiap hal yang dilakukan adalah tindakan melihat Allah yang menyata dalam hidup atau mengalami Allah.Iman, pengharapan dan kasih adalah tiang utama dalam hal ini.Berbahagialah orang yang suci hatinya karena mereka akan melihat Allah, hal ini meletakkan dalam hati setiap orang suatu kerinduan akan sesuatu yang akan datang, suatu kebahagiaan yang mana Allah siapkan bagi orang yang Ia kehendaki yang adalah kerinduan akhir manusia yakni kebahagiaan sejati dalam memandang Wajah Allah di akhir zaman.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak praktis dari penghayatan keutamaan teologal terhadap kualitas kehidupan sosial masyarakat Kristiani di era modern. Studi lebih lanjut juga bisa mengkaji perbandingan antara makna melihat Allah dalam berbagai pandangan teologis kontemporer terhadap ajaran Matius 5:8. Selain itu, penelitian dapat mengelaborasi cara penerapan ajaran Sabda Bahagia di berbagai konteks kultural yang berbeda, terutama dalam mempertahankan nilai-nilai kekudusan hati di tengah transformasi nilai moral global.

  1. #produk umkm#produk umkm
  2. #pendidikan jasmani#pendidikan jasmani
Read online
File size334.4 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2pz
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test