PANDAWANPANDAWAN

Blockchain Frontier TechnologyBlockchain Frontier Technology

Pengelolaan data mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia terus menghadapi tantangan seperti duplikasi data, manipulasi catatan akademik, transparansi terbatas, dan interoperabilitas lemah yang disebabkan oleh basis data terpusat. Masalah-masalah ini menghambat kredibilitas institusi, efisiensi administratif, dan tata kelola akademik yang terpercaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan secara konseptual kerangka kerja berbasis blockchain guna meningkatkan integritas data, transparansi, dan efisiensi dalam pengelolaan data mahasiswa. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan komparatif, penelitian ini menganalisis model blockchain yang ada serta mengintegrasikan perspektif teknologi dan manajemen untuk merancang sistem blockchain berizin yang didukung oleh kontrak cerdas. Kerangka kerja yang diusulkan berfokus pada otomatisasi validasi data akademik, penguatan kontrol akses, serta memungkinkan pertukaran data antar institusi secara aman. Temuan komparatif menunjukkan bahwa blockchain menawarkan sifat tidak dapat diubah, dapat dilacak, dan akuntabel, sehingga menempatkannya sebagai inovasi transformatif dalam tata kelola akademik. Penelitian ini memberikan dasar konseptual bagi perguruan tinggi dan pembuat kebijakan untuk mengadopsi sistem data akademik berbasis blockchain yang aman dan interoperabel sesuai dengan agenda transformasi digital Indonesia di perguruan tinggi. Disarankan agar penelitian lanjutan mensimulasi atau menguji coba model ini untuk evaluasi dan implementasi praktis.

Penelitian ini mengembangkan kerangka kerja konseptual untuk sistem pengelolaan data mahasiswa berbasis blockchain yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan efisiensi tata kelola akademik di perguruan tinggi.Integrasi desentralisasi, ketidakubahannya, dan otomatisasi kontrak cerdas dalam struktur blockchain berizin memastikan transaksi akademik yang aman dan dapat diverifikasi, sekaligus menjaga privasi data dan otonomi institusi.Analisis konseptual menunjukkan bahwa mekanisme konsensus Proof of Authority (PoA) efektif untuk memvalidasi catatan akademik di antara banyak node universitas serta mendukung pertukaran data terstandarisasi untuk mencapai interoperabilitas.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji kelayakan teknis model blockchain ini melalui simulasi skala kecil yang melibatkan beberapa universitas di Indonesia, dengan fokus pada kemampuan sistem dalam menangani validasi transkrip dan otentikasi ijazah secara real-time tanpa gangguan. Kedua, diperlukan studi mendalam mengenai kesiapan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi dalam mengadopsi sistem blockchain, termasuk tingkat literasi digital staf administrasi, sehingga dapat dirancang pelatihan yang sesuai untuk mendukung implementasi sistem secara efektif. Ketiga, penting untuk mengevaluasi integrasi sistem yang diusulkan dengan platform nasional seperti PDDIKTI, dengan mengkaji bagaimana data akademik dapat saling terhubung antar sistem secara aman dan terstandarisasi tanpa mengorbankan kecepatan atau keamanan, guna mewujudkan tata kelola data akademik yang benar-benar terpadu secara nasional.

  1. #uji coba sistem#uji coba sistem
  2. #validasi data uji#validasi data uji
Read online
File size1.3 MB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2pw
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test