UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Quality Of Life. Kualitas hidup didefinisikan sebagai persepsi individu sebagai laki-laki atau perempuan dalam hidup, ditinjau dari konteks budaya dan sistem nilai dimana mereka tinggal, dan hubungan dengan standart hidup, harapan, kesenangan, dan perhatian. Penelitian ini dilakukan pada 70 orang, yaitu lansia hipertensi yang mengikuti senam prolanis sebanyak 35 orang dan lansia hipertensi yang tidak mengikuti senam prolanis sebanyak 35 orang, dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala The World Health Organization Quality Of Life (Whoqol)-Bref. Metode analisis data menggunakan analisis uji-t. Hasil analisa data menggunakan uji-t menghasilkan nilai t-hitung sebesar 4.665 dengan signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dan standar deviation sebesar 9.595. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas hidup lansia hipertensi yang mengikuti senam prolanis dan lansia hipertensi yang tidak mengikuti senam prolanis di Wilayah Benteng, Kota Ambon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan kualitas hidup antara lansia yang mengikuti kegiatan senam prolanis dan lansia yang tidak mengikuti kegiatan senam prolanis.Rata-rata skor skala kualitas hidup pada lansia yang mengikuti senam prolanis adalah 92,94 (kategori baik), sedangkan rata-rata skor skala kualitas hidup pada lansia yang tidak mengikuti senam prolanis adalah 79,11 (kategori sedang).Senam prolanis telah terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup lansia sehingga dapat disarankan.1) pada lansia yang telah mengikuti kegiatan senam prolanis agar tetap aktif dan meningkatkan keikutsertaannya dalam kegiatan senam prolanis.2) kegiatan serupa dapat dilakukan oleh puskesmas-puskesmas lain di Kota Ambon.3) bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain yang ikut mempengaruhi kualitas hidup lansia.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme psikologis yang mendasari peningkatan kualitas hidup pada lansia hipertensi yang mengikuti senam prolanis, misalnya dengan mengukur tingkat stres, depresi, dan rasa percaya diri sebelum dan sesudah mengikuti senam. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol yang tidak mengikuti senam prolanis, namun menerima intervensi edukasi tentang gaya hidup sehat, untuk membandingkan efektivitas senam prolanis dengan intervensi lain. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan lansia dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan tingkat pendidikan, serta mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kualitas hidup, seperti dukungan sosial, akses terhadap layanan kesehatan, dan kondisi lingkungan tempat tinggal. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas hidup lansia hipertensi dan dapat menjadi dasar pengembangan program intervensi yang lebih efektif dan terarah.
| File size | 277.29 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Sampel pada penelitian ini ibu bekerja yang memiliki bayi usia 6–24 bulan sebanyak 40 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil ujiSampel pada penelitian ini ibu bekerja yang memiliki bayi usia 6–24 bulan sebanyak 40 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil uji
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Berdasarkan hasil penelitian, ada hubungan antara pengetahuan tentang kanker serviks dengan pemeriksaan IVA Tes, namun tidak ada hubungan antara sikapBerdasarkan hasil penelitian, ada hubungan antara pengetahuan tentang kanker serviks dengan pemeriksaan IVA Tes, namun tidak ada hubungan antara sikap
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan SOP rumah sakit dengan situasi pandemik yang menyebabkan kecemasan pasien yangTujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan SOP rumah sakit dengan situasi pandemik yang menyebabkan kecemasan pasien yang
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Studi ini menyoroti hubungan signifikan antara stres sedang, kebiasaan makan buruk, dan insiden hipertensi di kalangan lansia di Sukabumi, menekankan pentingnyaStudi ini menyoroti hubungan signifikan antara stres sedang, kebiasaan makan buruk, dan insiden hipertensi di kalangan lansia di Sukabumi, menekankan pentingnya
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Instrumen yang digunakan adalah BDI-II untuk menilai tingkat depresi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 56-65 tahun (34,3%),Instrumen yang digunakan adalah BDI-II untuk menilai tingkat depresi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 56-65 tahun (34,3%),
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk study kasus. Study kasus dilakukan pada pasien usia 91 tahun dengan CVA HemorargikMetode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk study kasus. Study kasus dilakukan pada pasien usia 91 tahun dengan CVA Hemorargik
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Pengumpulan data menggunakan kuesioner data demografi dan KDQOL SF versi 1. 3. Hasil: Hasil uji univariat menunjukkan sebagian besar responden menjalaniPengumpulan data menggunakan kuesioner data demografi dan KDQOL SF versi 1. 3. Hasil: Hasil uji univariat menunjukkan sebagian besar responden menjalani
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Simpulan: Kualitas tidur dan pola aktivitas fisik tidak memiliki hubungan signifikan dengan tekanan darah pada lansia di Dusun Ngepos. Temuan ini mengindikasikanSimpulan: Kualitas tidur dan pola aktivitas fisik tidak memiliki hubungan signifikan dengan tekanan darah pada lansia di Dusun Ngepos. Temuan ini mengindikasikan
Useful /
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Tingkat self‑management pasien terbagi menjadi 46,6 % baik dan 53,4 % cukup, yang dipengaruhi oleh faktor‑faktor seperti self‑efficacy, dukunganTingkat self‑management pasien terbagi menjadi 46,6 % baik dan 53,4 % cukup, yang dipengaruhi oleh faktor‑faktor seperti self‑efficacy, dukungan
JOURNAL AIPKINDJOURNAL AIPKIND Mereka cenderung memberikan saran umum tentang pola makan sehat tanpa perhitungan kalori yang tepat. Kekurangan penguasaan kompetensi ini dapat menyebabkanMereka cenderung memberikan saran umum tentang pola makan sehat tanpa perhitungan kalori yang tepat. Kekurangan penguasaan kompetensi ini dapat menyebabkan
JOURNAL AIPKINDJOURNAL AIPKIND Program Emo-Demo (demonstrasi emosional) yang diimplementasikan di kota Banten, Indonesia, memberikan dampak signifikan terhadap perubahan sikap dan niatProgram Emo-Demo (demonstrasi emosional) yang diimplementasikan di kota Banten, Indonesia, memberikan dampak signifikan terhadap perubahan sikap dan niat
UNTAGUNTAG Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Alat ukur yang digunakan untuk skala keberfungsian keluarga adalah TheMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Alat ukur yang digunakan untuk skala keberfungsian keluarga adalah The