JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthPelatihan simulasi visual dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menangani bayi yang tersedak selama pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan populasi ibu di Kediri, Jawa Timur. Sampel terdiri dari 30 responden dengan teknik incidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak setelah pelatihan simulasi visual. Pencegahan tersedak lebih penting dalam mengurangi morbiditas kasus terkait nutrisi dan kejadian tersedak pada bayi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan simulasi visual secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menangani bayi yang tersedak selama pandemi COVID-19.Peningkatan pengetahuan dan keterampilan ini penting untuk mengurangi morbiditas kasus terkait nutrisi dan kejadian tersedak pada bayi.Oleh karena itu, edukasi mengenai penanganan tersedak pada bayi perlu ditingkatkan, terutama di masa pandemi.
Berdasarkan temuan ini, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pelatihan, seperti penggunaan media interaktif atau simulasi virtual, dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu. Selain itu, penting untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penerapan pelatihan ini oleh ibu, seperti tingkat pendidikan, dukungan keluarga, atau akses terhadap informasi kesehatan. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik ibu dengan kondisi medis tertentu, seperti ibu dengan disabilitas atau ibu yang tinggal di daerah terpencil, dalam hal pelatihan penanganan tersedak pada bayi. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor ini, program edukasi dapat dirancang secara lebih efektif untuk menjangkau semua ibu dan memastikan keselamatan bayi.
- Neonatal Early-Onset Infection With SARS-CoV-2 in 33 Neonates Born to Mothers With COVID-19 in Wuhan,... doi.org/10.1001/jamapediatrics.2020.0878Neonatal Early Onset Infection With SARS CoV 2 in 33 Neonates Born to Mothers With COVID 19 in Wuhan doi 10 1001 jamapediatrics 2020 0878
- Visual Simulation of Chocking Training to Education Mother with Babies in Pandemic Covid-19 | Journal... doi.org/10.30994/jqwh.v5i1.131Visual Simulation of Chocking Training to Education Mother with Babies in Pandemic Covid 19 Journal doi 10 30994 jqwh v5i1 131
| File size | 123.08 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
WIRARAJAWIRARAJA Pemberian putih telur rebus kepada ibu nifas akan mempercepat penyembuhan luka perineum, sehingga mempercepat pemulihan kesehatan setelah melahirkan karenaPemberian putih telur rebus kepada ibu nifas akan mempercepat penyembuhan luka perineum, sehingga mempercepat pemulihan kesehatan setelah melahirkan karena
EBSINAEBSINA Penerapan teknik pernapasan dalam lambat selama dua hari secara signifikan menurunkan skala nyeri pada ibu pasca‑sectio caesarea. Kedua responden menunjukkanPenerapan teknik pernapasan dalam lambat selama dua hari secara signifikan menurunkan skala nyeri pada ibu pasca‑sectio caesarea. Kedua responden menunjukkan
AHMAREDUCAHMAREDUC Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling non‑probabilitas, melibatkan 34 responden. Uji normalitas Shapiro‑Wilk menunjukkan dataPengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling non‑probabilitas, melibatkan 34 responden. Uji normalitas Shapiro‑Wilk menunjukkan data
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Dapat disimpulkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok kontrol positif, konsentrasi 10% dan konsentrasi 25%. KonsentrasiDapat disimpulkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok kontrol positif, konsentrasi 10% dan konsentrasi 25%. Konsentrasi
UNARUNAR Dan sebagian besar responden yang mengalami Hipotensi berjenis kelamin laki-laki berjumlah 38 (86,4%) dan sebagian besar responden yang tidak mengalamiDan sebagian besar responden yang mengalami Hipotensi berjenis kelamin laki-laki berjumlah 38 (86,4%) dan sebagian besar responden yang tidak mengalami
UNARUNAR Hasil implementasi terapi jamu tiga kali sehari menunjukkan penurunan kadar gula darah pada pasien. Intervensi jamu komplementer (jahe dan madu) yang diberikanHasil implementasi terapi jamu tiga kali sehari menunjukkan penurunan kadar gula darah pada pasien. Intervensi jamu komplementer (jahe dan madu) yang diberikan
UNARUNAR Tujuan penelitian ini adalah menganalisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-exsperimental. Populasi dalamTujuan penelitian ini adalah menganalisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-exsperimental. Populasi dalam
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis dari penyakit Diabetes melitus (DM) berupa luka pada permukaan kulit penderita diabetes. IDF mencatatUlkus diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis dari penyakit Diabetes melitus (DM) berupa luka pada permukaan kulit penderita diabetes. IDF mencatat
Useful /
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS ) dengan konsentrasi formulasi 1 (F1) 2,5%, formulasi 2 (F2) 3,5%, dan formulasi 3 (F3) 5%, selanjutnya dilakukan uji sifat fisik dan uji sifat kimia meliputi) dengan konsentrasi formulasi 1 (F1) 2,5%, formulasi 2 (F2) 3,5%, dan formulasi 3 (F3) 5%, selanjutnya dilakukan uji sifat fisik dan uji sifat kimia meliputi
JQWHJQWH Metode yang digunakan adalah literature review dengan mencari artikel jurnal penelitian yang diterbitkan melalui database elektronik seperti Google Scholar,Metode yang digunakan adalah literature review dengan mencari artikel jurnal penelitian yang diterbitkan melalui database elektronik seperti Google Scholar,
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan ibu hamil terhadap peran bidan dalam pelayanan ANC di masa pandemi. Metode penelitian menggunakan pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan ibu hamil terhadap peran bidan dalam pelayanan ANC di masa pandemi. Metode penelitian menggunakan pendekatan
JQWHJQWH P-value sebesar 0,483 > 0,05 menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara frekuensi kunjungan yang mendapatkan konseling gizi terhadap peningkatanP-value sebesar 0,483 > 0,05 menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara frekuensi kunjungan yang mendapatkan konseling gizi terhadap peningkatan