MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN

Cakrawala Medika: Journal of Health SciencesCakrawala Medika: Journal of Health Sciences

Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis dari penyakit Diabetes melitus (DM) berupa luka pada permukaan kulit penderita diabetes. IDF mencatat 1 dari 10 orang hidup yang menderita diabetes di seluruh dunia. prevalensi diabetes di Indonesia sebesar 10,6 % , di Jawa Barat sekitar 1 juta penderita pada tahun 2020 dan persentase penderita diabetes melitus di Kabupaten Bekasi sebesar 9.32%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita ulkus diabetik dengan gangguan mental emosional pasien diabetes melitus. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 50 Pasien dengan Luka Ulkus Diabetik yang dirawat di Rumah Perawatan Indonesia Unit Bekasi Timur. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara lama menderita ulkus diabetik dengan gangguan mental emosional pasien diabetes melitus di rumah perawatan luka unit Bekasi Timur dengan nilai P-Value 0,014, yaitu nilai P-Value yang didapatkan P<α 0,05. Terdapat hubungan antara lama menderita ulkus diabetik dengan gangguan mental emosional pasien diabetes melitus di rumah perawatan luka unit Bekasi Timur Tahun 2022. Diharapkan bagi Rumah Perawatan Indonesia dan tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan informasi kepada keluarga pasien tentang pentingnya perawatan pasien dan memberikan motivasi pada pasien guna mengurangi resiko gangguan emosional pasien diabetes melitus.

Terjadi hubungan antara lama menderita ulkus diabetik dengan gangguan mental emosional pada pasien diabetes melitus di Rumah Perawatan Luka Unit Bekasi Timur Tahun 2022.Penelitian ini menunjukkan bahwa durasi menderita ulkus diabetik berpengaruh terhadap kondisi emosional pasien.Diperlukan pendekatan holistik dalam perawatan pasien diabetes melitus untuk mengurangi risiko gangguan mental emosional.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh metode perawatan luka yang berbeda terhadap tingkat kecemasan dan depresi pasien. Selain itu, penelitian tentang peran dukungan keluarga dalam memperbaiki kesehatan mental pasien ulkus diabetik juga diperlukan. Studi longitudinal untuk memahami perubahan dinamika emosional pasien sepanjang proses penyembuhan luka juga menjadi arah penelitian yang relevan. Dengan memperluas cakupan penelitian, dapat diperoleh wawasan lebih mendalam tentang interaksi antara kondisi fisik dan psikologis pada penderita diabetes.

Read online
File size289.52 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test