UNARUNAR

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

Diabetes merupakan penyakit akibat penumpukan glukosa dalam darah karena tubuh tidak memproduksi cukup insulin. Salah satu terapi untuk mengatasi masalah gula darah adalah dengan memanfaatkan jamu jahe dan madu. Penelitian ini bertujuan menjelaskan analisis asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus dengan inovasi intervensi jamu (jahe dan madu) di RSUD Wangaya, Kota Denpasar, menggunakan desain deskriptif analitik berupa studi kasus dengan satu sampel pasien. Hasil implementasi terapi jamu tiga kali sehari menunjukkan penurunan kadar gula darah pada pasien.

Intervensi jamu komplementer (jahe dan madu) yang diberikan tiga kali sehari selama tiga hari terbukti menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus.Pengukuran gula darah puasa menunjukkan penurunan signifikan, yaitu 96 mg/dL pada Ny.Selain menurunkan kadar glukosa, terapi tersebut juga menstabilkan kadar gula darah serta tidak menimbulkan efek samping yang berarti.

Penelitian lebih lanjut dapat menguji efektivitas kombinasi jahe dan madu pada populasi pasien diabetes tipe 2 dengan ukuran sampel yang lebih besar dan desain randomised controlled trial. Studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang terapi jamu terhadap kontrol glikemik, komplikasi mikrovaskular, dan kualitas hidup pasien. Analisis farmakokinetik jahe dan madu pada pasien diabetes dapat mengidentifikasi dosis optimal dan mekanisme kerja yang berkontribusi pada penurunan glukosa darah. Penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi pasien dan tenaga kesehatan terhadap penerimaan terapi jamu sebagai pelengkap terapi konvensional. Selanjutnya, uji coba kombinasi jamu dengan intervensi edukasi nutrisi dapat menilai sinergi efek terhadap kontrol gula darah. Penelitian eksperimental pada model hewan dapat membandingkan efek antiinflamasi dan antioksidan jahe serta madu terhadap kerusakan sel beta pankreas. Evaluasi biaya-efektivitas terapi jamu dibandingkan dengan obat hipoglikemik standar dapat memberikan dasar kebijakan kesehatan. Akhirnya, meta-analisis studi yang ada dapat menyimpulkan bukti terkini mengenai manfaat jamu dalam manajemen diabetes mellitus.

Read online
File size149.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test