POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Caring : Jurnal KeperawatanCaring : Jurnal Keperawatan

Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan, khususnya di kalangan anak-anak usia 6–12 tahun yang rentan terhadap karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media buku pop-up terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas empat di SD N Demak Ijo 1. Studi kuantitatif ini menggunakan desain kuasi-eksperimental yang melibatkan 56 siswa kelas empat di SD N Demak Ijo 1 pada bulan Februari 2025. Data dianalisis menggunakan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon dan Uji U Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa setelah intervensi (p = 0,000). Sebagai kesimpulan, pendidikan kesehatan menggunakan media buku pop-up memiliki efek positif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah.

Pendidikan kesehatan menggunakan media pop-up book terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah di SD N Demak Ijo 1.Media interaktif ini mendorong keterlibatan aktif dan membangkitkan rasa ingin tahu serta antusiasme anak, yang secara signifikan meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman mereka.Namun, studi ini terbatas pada satu sekolah dan sampel kecil, sehingga penelitian lanjutan dengan jangkauan lebih luas, sampel lebih besar, dan durasi pengamatan yang lebih panjang disarankan untuk menilai efektivitas jangka panjang.

Penelitian ini telah menunjukkan potensi besar media pop-up book dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah. Untuk melengkapi temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan penting untuk digali. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi serupa dengan jangkauan yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada satu sekolah, tetapi melibatkan beberapa sekolah di berbagai wilayah dan latar belakang sosial-ekonomi. Hal ini akan membantu kita memahami apakah efektivitas media pop-up book tetap konsisten di lingkungan yang beragam dan untuk memastikan generalisasi temuan. Pertanyaan yang muncul adalah: apakah ada faktor-faktor tertentu di luar lingkungan sekolah dasar yang dapat mempengaruhi seberapa baik anak-anak merespons media ini? Kedua, penting untuk tidak hanya fokus pada peningkatan pengetahuan sesaat, tetapi juga mengkaji dampak jangka panjang dari pendidikan kesehatan menggunakan pop-up book. Studi lanjutan sebaiknya mencakup pengamatan dan pengukuran berkelanjutan terhadap perubahan perilaku menyikat gigi anak serta penurunan kejadian karies gigi dalam periode yang lebih lama, misalnya enam bulan atau satu tahun setelah intervensi. Dengan demikian, kita bisa melihat apakah peningkatan pengetahuan tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi kebiasaan sehat yang berkelanjutan dan perbaikan kondisi kesehatan gigi secara objektif. Ketiga, mengingat perkembangan media edukasi yang semakin pesat, menarik untuk membandingkan efektivitas media pop-up book dengan bentuk media interaktif lain yang lebih modern, seperti aplikasi edukasi digital atau video animasi interaktif. Studi komparatif ini dapat membantu mengidentifikasi jenis media yang paling disukai dan efektif bagi anak-anak di era digital ini, atau bahkan mengeksplorasi kombinasi media yang paling optimal untuk hasil pembelajaran terbaik. Dengan demikian, kita dapat terus mengembangkan strategi pendidikan kesehatan yang paling relevan dan berdampak bagi generasi mendatang.

  1. PENGEMBANGAN MEDIA EDUKASI POP-UP BOOK BERBAHASA OSING TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN PERSONAL... doi.org/10.32832/hearty.v11i1.7616PENGEMBANGAN MEDIA EDUKASI POP UP BOOK BERBAHASA OSING TERHADAP PENGETAHUAN SIKAP DAN KETERAMPILAN PERSONAL doi 10 32832 hearty v11i1 7616
  2. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POP-UP PICTURE BOOK TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI ANAK PRA-SEKOLAH |... ejurnal2.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/jikg/article/view/366PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POP UP PICTURE BOOK TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI ANAK PRA SEKOLAH ejurnal2 poltekkestasikmalaya ac index php jikg article view 366
  3. Perbedaan Keparahan Karies Gigi Molar Pertama Pada Anak Usia 6-9 Tahun Dengan 10-12 Tahun : Kajian Pada... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/jkgt/article/view/9830Perbedaan Keparahan Karies Gigi Molar Pertama Pada Anak Usia 6 9 Tahun Dengan 10 12 Tahun Kajian Pada e journal trisakti ac index php jkgt article view 9830
Read online
File size368.3 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test