UNUSIDAUNUSIDA
GREENOMIKAGREENOMIKAMakanan tradisional Indonesia, termasuk yang ada di Surabaya, merupakan bagian penting dari identitas budaya dan warisan lokal. Namun, pesatnya globalisasi dan modernisasi telah menyebabkan penurunan minat terhadap makanan tersebut, terutama di kalangan generasi muda yang lebih memilih makanan cepat saji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wisata kuliner dalam melestarikan makanan tradisional Surabaya, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pengembangan untuk meningkatkan daya tariknya, serta kontribusinya terhadap perekonomian lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, yang melibatkan wawancara dengan pelaku usaha kuliner dan wisatawan, serta observasi di destinasi kuliner utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun wisata kuliner memiliki potensi untuk mendukung pelestarian makanan tradisional, tantangan utama termasuk promosi yang kurang efektif, kurangnya infrastruktur yang mendukung, dan generasi muda yang kurang tertarik untuk melanjutkan usaha kuliner tradisional. Oleh karena itu, perlu adanya upaya kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas lokal untuk meningkatkan promosi, kualitas, dan pengalaman wisata kuliner yang lebih mendalam, yang pada gilirannya dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan konsumsi lokal.
Penelitian ini menegaskan bahwa wisata kuliner di Surabaya krusial untuk melestarikan makanan tradisional dan meningkatkan perekonomian lokal, menarik wisatawan melalui keunikan rasa.Namun, pengembangannya terkendala promosi yang tidak efektif, kurangnya kolaborasi, dan tantangan kualitas, sehingga kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk pengembangan terintegrasi.Hal ini berpotensi menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, serta membutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai kebijakan dan promosi digital untuk menarik generasi muda.
Penelitian lanjutan dapat mendalami secara komprehensif bagaimana optimalisasi penggunaan teknologi digital, seperti platform interaktif atau aplikasi gamifikasi, dapat secara efektif meningkatkan minat dan partisipasi aktif generasi muda tidak hanya dalam mengonsumsi tetapi juga dalam melestarikan serta menjadi pelaku usaha kuliner tradisional Surabaya. Penting untuk mengidentifikasi model kolaborasi multi-stakeholder yang paling efektif—melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas lokal—guna merumuskan kebijakan yang terintegrasi, misalnya melalui insentif spesifik atau program sertifikasi keaslian, yang mampu mengatasi tantangan kualitas dan promosi yang belum optimal dalam ekosistem wisata kuliner. Selain itu, studi mendatang dapat mengeksplorasi sejauh mana implementasi strategi penceritaan gastronomi yang imersif dan pengalaman wisata kuliner berbasis kearifan lokal, seperti kelas memasak tradisional atau tur tematik yang menggali filosofi di balik setiap hidangan, mampu secara signifikan meningkatkan nilai apresiasi, kepuasan wisatawan, serta daya ingat jangka panjang terhadap warisan kuliner Surabaya, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih bermakna dan mendorong keberlanjutan budaya. Ini akan menjadi langkah penting untuk memastikan kuliner tradisional tetap relevan di tengah modernisasi dan globalisasi.
- Preservation of Local Culinary Tourism in Improving the Economy of Local Communities in Surabaya | GREENOMIKA.... journal.unusida.ac.id/index.php/gnk/article/view/1479Preservation of Local Culinary Tourism in Improving the Economy of Local Communities in Surabaya GREENOMIKA journal unusida ac index php gnk article view 1479
- Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif | Heriyanto | Anuva: Jurnal... doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif Heriyanto Anuva Jurnal doi 10 14710 anuva 2 3 317 324
- Preferensi Mahasiswa Terhadap Makanan Tradisional dengan Makanan Cepat Saji dari segi Pemahaman Bahan... ifrelresearch.org/index.php/konstanta-widyakarya/article/view/2367Preferensi Mahasiswa Terhadap Makanan Tradisional dengan Makanan Cepat Saji dari segi Pemahaman Bahan ifrelresearch index php konstanta widyakarya article view 2367
| File size | 458.55 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTARUNTAR Tujuan media promosi ini adalah untuk mempercantik tampilan sosial media dari Maximo Coffee Lounge sehingga membuat konsumen dapat merasakan dan menikmatiTujuan media promosi ini adalah untuk mempercantik tampilan sosial media dari Maximo Coffee Lounge sehingga membuat konsumen dapat merasakan dan menikmati
UNTARUNTAR Perlawanan mereka, seperti yang tercatat dalam Tragedi Batavia 1740, menunjukkan semangat pengorbanan demi kemerdekaan. Perancangan visual media promosiPerlawanan mereka, seperti yang tercatat dalam Tragedi Batavia 1740, menunjukkan semangat pengorbanan demi kemerdekaan. Perancangan visual media promosi
ASDKVIASDKVI Selain itu, Facebook memperkuat interaksi antara produsen dan konsumen, membangun kepercayaan, serta membuka peluang kolaborasi dengan komunitas kulinerSelain itu, Facebook memperkuat interaksi antara produsen dan konsumen, membangun kepercayaan, serta membuka peluang kolaborasi dengan komunitas kuliner
WESTSCIENCESWESTSCIENCES UMKM ini bergerak di sektor minuman berbahan dasar buah segar. Studi ini menggunakan metode observasi lapangan dan wawancara langsung dengan pemilik usaha.UMKM ini bergerak di sektor minuman berbahan dasar buah segar. Studi ini menggunakan metode observasi lapangan dan wawancara langsung dengan pemilik usaha.
STEBIS IGMSTEBIS IGM Produk ditampilkan dengan variasi dan inovasi konten, harga ditawarkan secara kompetitif dengan promo khusus, distribusi diperluas melalui logistik TikTok,Produk ditampilkan dengan variasi dan inovasi konten, harga ditawarkan secara kompetitif dengan promo khusus, distribusi diperluas melalui logistik TikTok,
LAAROIBALAAROIBA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima strategi dalam mendorong peningkatan produk halal, yaitu daya saing untuk pemetaan, sertifikasi untukHasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima strategi dalam mendorong peningkatan produk halal, yaitu daya saing untuk pemetaan, sertifikasi untuk
NEWINERANEWINERA It seems that the government has made promotions in written form in the form of tourist attraction brochures, but the making of Digital-Based storynomicsIt seems that the government has made promotions in written form in the form of tourist attraction brochures, but the making of Digital-Based storynomics
URINDOURINDO Kegiatan promosi yang dilakukan oleh berbagai dunia usaha akhir-akhir ini terlihat sangatlah besar tingkat persaingannya, apalagi saat ini persaingan tidakKegiatan promosi yang dilakukan oleh berbagai dunia usaha akhir-akhir ini terlihat sangatlah besar tingkat persaingannya, apalagi saat ini persaingan tidak
Useful /
STITALSTITAL Program ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) dengan metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.Program ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) dengan metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.
STITALSTITAL Hasil dari terlaksananya kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan promosi melalui pelatihan dapat memberikan informasi yang lengkap dan jelas tentangHasil dari terlaksananya kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan promosi melalui pelatihan dapat memberikan informasi yang lengkap dan jelas tentang
STEBIS IGMSTEBIS IGM Bagi mahasiswa STEBIS IGM, bank syariah bukan hanya soal transaksi finansial, tetapi juga rasa tenang karena selaras dengan prinsip agama dan didukungBagi mahasiswa STEBIS IGM, bank syariah bukan hanya soal transaksi finansial, tetapi juga rasa tenang karena selaras dengan prinsip agama dan didukung
UNWAHAUNWAHA Bahan yang digunakan adalah umbi porang, kentang, jagung, kacang tanah, daun jambu, daun jeruk, bunga kenanga, ubi jalar ungu, singkong dan tempurung kelapa.Bahan yang digunakan adalah umbi porang, kentang, jagung, kacang tanah, daun jambu, daun jeruk, bunga kenanga, ubi jalar ungu, singkong dan tempurung kelapa.