UVAYABJMUVAYABJM

Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-BudayaPahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya

Bahan ajar konvensional gagal melibatkan siswa SD memahami keragaman budaya, khususnya kearifan lokal Palembang dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbasis digital pop-up book tentang keragaman budaya untuk Pendidikan Pancasila kelas V. Menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, populasi adalah siswa SDN 136 Palembang (127 siswa kelas V), sampel purposif meliputi 3 ahli, 1 guru, dan 6 siswa untuk validasi dan uji small group. Instrumen berupa kuesioner skala Likert; analisis data menggunakan konversi persentase dan kriteria kelayakan Arikunto. Hasil menunjukkan validitas tinggi (materi: 90%, media: 94,28%, bahasa: 92,5%) dan kepraktisan (guru: 100%, siswa: 95,33%), semuanya kategori sangat layak. Digital pop-up book efektif mengintegrasikan elemen lokal seperti Rumah Limas. Kesimpulannya, produk menjadi alat inovatif praktis yang meningkatkan apresiasi budaya dan keterlibatan siswa.

Penelitian ini berhasil mengembangkan bahan ajar keragaman budaya kelas V SD berbasis local wisdom Palembang dalam bentuk digital pop-up book menggunakan model ADDIE, yang terbukti sangat valid dengan skor rata-rata 92,26% dari validasi ahli materi (90%), media (94,28%), dan bahasa (92,5%), serta sangat praktis dengan penilaian guru 100% dan siswa 95,33% pada uji coba di SDN 136 Palembang.Temuan utama menunjukkan bahwa produk ini efektif mengintegrasikan elemen lokal seperti Rumah Limas dan Gending Sriwijaya dengan Kurikulum Merdeka, meningkatkan engagement siswa melalui animasi interaktif Canva-PowerPoint, serta mendukung capaian pembelajaran Pendidikan Pancasila.Implikasi praktisnya mencakup penyediaan alat inovatif bagi guru SDN untuk melestarikan budaya Sriwijaya, memotivasi siswa usia 10-11 tahun yang berpikir konkret, dan mengurangi ketergantungan pada buku teks statis yang menimbulkan kebosanan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan digital pop-up book terhadap apresiasi budaya siswa melalui metode pre-post test. 2. Mengembangkan fitur Augmented Reality (AR) pada pop-up book untuk meningkatkan pengalaman belajar yang lebih imersif. 3. Mengadaptasi model Borg & Gall dalam proses validasi lapangan untuk meningkatkan fleksibilitas pengujian bahan ajar di berbagai konteks pendidikan.

Read online
File size278.95 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test