UNMUNM

INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and HumanitiesINSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda pengerjaan tugas secara sengaja dan berulang yang dapat berdampak negatif terhadap kinerja akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Penelitian ini ingin melihat bagaimana Universitas Muslim Indonesia, khususnya Fakultas Agama Islam. Metode yang digunakan adalah survei non‑eksperimental dengan 160 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen meliputi Multidimensional Academic Procrastination Scale (MAPS‑15), Academic Self‑Efficacy Scale (ASE), dan Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS). Analisis regresi ganda menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan efikasi diri akademik tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik, baik secara parsial maupun simultan.

Kecerdasan emosional dan efikasi diri akademik tidak signifikan memengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia.Walaupun keduanya saling berkaitan kuat, variabel-variabel tersebut tidak dapat menjelaskan variasi perilaku penundaan secara nyata.Faktor kontekstual dan eksternal, seperti nilai spiritual, motivasi intrinsik berbasis agama, manajemen waktu, serta dukungan lingkungan dan komunitas belajar, lebih memengaruhi tingkat prokrastinasi akademik.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti peran mediasi dukungan sosial dan kebiasaan belajar pada hubungan antara kecerdasan emosional serta efikasi diri akademik dan prokrastinasi. Penelitian longitudinal yang mengikuti mahasiswa seiring waktu dapat mengungkap dinamika perubahan efikasi diri akademik dan pola penundaan serta faktor-faktor kontekstualnya. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif yang menambahkan variabel nilai spiritual dan motiv_fit_intrinsik dapat menilai kontribusinya terhadap penurunan prokrastinasi. Kajian komparatif lintas budaya atau sektor keagamaan dapat menilai apakah temuan ini konsisten di lingkungan pendidikan non‑agama. Evaluasi intervensi berbasis pengembangan kecerdasan emosional, pelatihan manajemen waktu, dan perbaikan dukungan komunitas belajar dapat diimplementasikan secara terkontrol dan dievaluasi efektivitasnya terhadap prokrastinasi akademik.

  1. The Emerging Field of Emotion Regulation: An Integrative Review - James J. Gross, 1998. emerging field... journals.sagepub.com/doi/10.1037/1089-2680.2.3.271The Emerging Field of Emotion Regulation An Integrative Review James J Gross 1998 emerging field journals sagepub doi 10 1037 1089 2680 2 3 271
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0033-2909.133.1.65APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0033 2909 133 1 65
  3. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-0167.31.4.503APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 0167 31 4 503
Read online
File size242.04 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test