UVAYABJMUVAYABJM

Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-BudayaPahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran flow akademik pada mahasiswa baru dengan indeks prestasi ≥ 3,5 dan ≤ 2,5 di Program Studi Psikologi. Kondisi flow akademik diperlukan agar mahasiswa dapat menikmati pembelajaran, sehingga mendapatkan hasil pembelajaran yang dilihat dari indeks prestasi memuaskan. Namun, flow akademik tidak dapat dicapai oleh individu ketika individu tersebut merasa stres atau tertekan dalam menjalani perkuliahannya. Stres tersebut rentan terjadi khususnya pada mahasiswa baru yang mengalami banyak perubahan di tahun pertama kuliahnya ketika memasuki perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan In-deep Interview dengan subjek partisipan yang memiliki indeks prestasi ≥ 3,5 dan ≤ 2,5. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kedua subjek partisipan dapat disimpulkan bahwa kedua subjek mengalami flow akademik yang berbeda. Perbedaan yang cukup signifikan terlihat pada dimensi flow dan faktor-faktor yang mempengaruhi flow oleh kedua subjek. Subjek pertama (IP ≥ 3,5) memenuhi hampir semua indikator dalam dimensi flow, yaitu absorption, work enjoyment, dan intrinsic work motivation. Sedangkan subjek kedua (IP ≤ 2,5) hanya memenuhi kriteria dalam intrinsic work motivation. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh pihak, khususnya subjek partisipan dan juga orang tua subjek agar dapat memberikan dukungan positif dalam pembelajaran akademiknya.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai flow akademik pada mahasiswa baru dengan indeks prestasi ≥ 3,5 dan ≤ 2,5 dapat disimpulkan bahwa kedua subjek mengalami flow akademik yang berbeda.Flow akademik yang dialami subjek dapat dilihat berdasarkan dimensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi flow.Dapat dilihat perbedaan yang cukup signifikan pada dimensi flow dan faktor-faktor yang mempengaruhi flow oleh kedua subjek.Subjek pertama (IP ≥ 3,5) memenuhi hampir semua indikator dalam dimensi flow, yaitu absorption, work enjoyment, dan intrinsic work motivation.Sedangkan subjek kedua (IP ≤ 2,5) hanya memenuhi kriteria dalam intrinsic work motivation.Dalam faktor yang mempengaruhi flow, kedua subjek mengalami masalah dalam phenomenological factors, instructional and teacher factors, student engagement dan demographic factors and learning history.Kedua subjek mengalami permasalahan dalam faktor yang mempengaruhi flow dikarenakan belum adanya penyesuaian diri yang maksimal.Hal ini disebabkan oleh kondisi subjek sebagai mahasiswa baru.Namun faktor-faktor yang mempengaruhi flow akademik dapat diminimalisir dari diri subjek sendiri.Hal tersebut dapat dilihat dari bagaimana absorption, work enjoyment, dan intrinsic work motivation yang subjek miliki.Subjek pertama (IP ≥ 3,5) mampu untuk mencapai kondisi absorption, work enjoyment, dan intrinsic work motivation, sehingga mampu meminimalisir secara maksimal dampak negatif yang mungkin terjadi dari faktor-faktor yang dapat mempengaruhi flow akademiknya.Sedangkan subjek kedua (IP ≤ 2,5), tidak berada dalam kondisi absorption dan work enjoyment, sehingga sulit untuk dapat meminimalisir dampak negatif dari faktor-faktor yang dapat mempengaruhi flow akademiknya.Hal inilah yang menjadi dasar perbedaan flow akademik yang terjadi diantara kedua subjek, sehingga mengakibatkan kedua subjek menerima hasil yang berbeda dari penilaian akademiknya.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi flow akademik pada mahasiswa baru, khususnya dalam hal penyesuaian diri dan strategi belajar yang efektif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara flow akademik dengan prestasi akademik mahasiswa, serta bagaimana dukungan sosial dan lingkungan belajar dapat mempengaruhi flow akademik. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak flow akademik terhadap motivasi dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik dan non-akademik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dan meningkatkan flow akademik pada mahasiswa baru.

Read online
File size390.67 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test