NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL

EJOIN : Jurnal Pengabdian MasyarakatEJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Talok memiliki fungsi sebagai analgetik, antipiretik dan antiinflamasi, di mana efek tersebut diakibatkan karena kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid, tannin, saponin, fenolik, flavonoid dan antrakinon. Ekstrak air dan methanol daun talok terbukti secara invitro dapat digunakan sebagai antiproliferatif, antioksidan dan antinyeri. Agar pemanfaatan daun talok maksimal, lebih praktis, dan efisien maka daun talok dibuat bentuk sediaan seduhan dan instan. Bentuk seduhan diperoleh dari daun talok yang sebelumnya dicuci lalu dilakukan perajangan kemudian dikeringkan, lalu hasilnya dibuat sediaan seduhan (seperti teh). Bentuk sediaan instan diperoleh dari daun talok yang segar, ditumbuk lalu diperas sarinya, ditambahkan air hingga 250ml lalu direbus dengan ditambah gula 2x nya untuk mendapatkan sediaan serbuk instan kering. Perebusan dilakukan menggunakan api yang kecil untuk menghindari karamelisasi. Pemberian informasi ini dilakukan pada saat Posyandu Lansia yang dilaksanakan di hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2024, sehingga pemberian informasi ini lebih efektif. Para lansia juga diminta untuk mencoba mencicipi baik seduhan talok maupun sediaan instan, dan rata-rata lansia menyukainya. Kedua sediaan ini sangat mudah dibuat sehingga diharapkan lansia bisa membuatnya saat mengalami nyeri atau pegal linu.

Sebagian besar masyarakat sudah mampu menangani nyeri atau pegal linu pada lansia dengan obat-obatan konvensional, namun pengetahuan mengenai penanganan dengan seduhan atau instan daun talok masih sangat minim.Kegiatan ini memberikan informasi mengenai pembuatan sediaan dan penanganan penyakit pada lansia.Diharapkan pelaksanaan kegiatan serupa dapat dilakukan di tempat lain untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik dalam daun talok yang bertanggung jawab atas efek antinyeri dan antiinflamasi, serta menentukan dosis optimal untuk penggunaan pada lansia. Studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas seduhan dan sediaan instan daun talok dengan obat-obatan konvensional dalam mengurangi nyeri dan pegal linu pada lansia. Selain itu, penelitian mengenai potensi interaksi antara daun talok dengan obat-obatan lain yang umum digunakan oleh lansia juga penting untuk dilakukan, guna memastikan keamanan dan efektivitas penggunaannya. Pengembangan formulasi sediaan daun talok yang lebih stabil dan mudah diterima oleh lansia, seperti kapsul atau tablet, juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik.

  1. IDENTIFIKASI KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DAN EFEKTIVITAS EKSTRAK ETILASETAT DAUN TALOK (Muntingia calabura... jurnal.stikesmus.ac.id/index.php/avicenna/article/view/263IDENTIFIKASI KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DAN EFEKTIVITAS EKSTRAK ETILASETAT DAUN TALOK Muntingia calabura jurnal stikesmus ac index php avicenna article view 263
Read online
File size301.39 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test