IAESCOREIAESCORE
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)Radio Frequency Identification (RFID) menggunakan gelombang radio untuk mengidentifikasi suatu objek. Teknologi ini menjadi berguna untuk masa depan karena berbagai keunggulannya. Sistem akses menggunakan kartu RFID umumnya diterapkan pada bangunan, area parkir, kompleks perumahan, dan lain-lain. Makalah ini mengkaji dan mengembangkan penggunaan tag RFID EPC Class1 Gen2 untuk sistem akses serbaguna dalam identifikasi dan kontrol akses, seperti identifikasi identitas personal, kontrol akses pintu, dan izin masuk gerbang. Dengan tag yang sama, pengguna dapat mengakses berbagai area. Tag RFID EPC Class1 Gen2 bekerja pada pita UHF 902–928 MHz; jenis tag ini lebih sesuai untuk kontrol akses multipel karena teknik penyebaran (scattering) pada pembacaan tag, sedangkan sistem akses gerbang memerlukan jangkauan baca yang lebih panjang. Semua ID pengguna dan informasi disimpan dalam satu basis data terpusat, dan setiap transaksi di sistem terkontrol dicatat dalam sistem kontrol.
Pengembangan aplikasi tag EPC Class1 Gen2 untuk sistem kontrol akses multipel telah berhasil dilakukan dengan menggunakan satu jenis tag untuk berbagai area akses sekaligus sebagai identitas pengguna.Tag menyimpan ID dan seluruh data pengguna dalam basis data terpusat, serta perangkat lunak aplikasi digunakan untuk pendaftaran, verifikasi identitas, dan pencatatan transaksi.Analisis data menunjukkan bahwa jangkauan baca optimal sangat dipengaruhi oleh daya pancar pembaca dan gain antena, di mana antena dengan gain tinggi memberikan jangkauan baca lebih luas dan kinerja yang lebih baik.
Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada perancangan antena adaptif untuk tag RFID EPC Class1 Gen2, di mana pola radiasi antena secara otomatis disesuaikan berdasarkan kondisi lingkungan guna mempertahankan jangkauan baca optimal pada area padat material reflektif maupun di dalam kendaraan. Studi berikutnya sebaiknya menerapkan teknologi multiple-input multiple-output (MIMO) pada sistem pembaca RFID untuk meminimalkan efek multipath dan scattering pada pita UHF, sehingga keandalan pembacaan dapat meningkat di berbagai skenario kontrol akses. Selain itu, perlu dikembangkan algoritme manajemen daya adaptif pada pembaca dan tag untuk menyeimbangkan antara jangkauan baca maksimal, efisiensi konsumsi energi, dan keamanan transmisi data. Penelitian ini juga harus melibatkan eksperimen lapangan pada berbagai tipe kendaraan dan struktur bangunan untuk memvalidasi performa antena adaptif dan MIMO dalam kondisi riil. Evaluasi komparatif antara metode manajemen daya adaptif dengan protokol standar saat ini akan memberikan wawasan tentang trade-off antara jangkauan baca dan durasi operasi. Pendekatan ini akan melengkapi hasil penelitian sebelumnya, menjawab keterbatasan performa baca pada lingkungan aktual, dan membuka peluang integrasi dengan platform Internet of Things untuk manajemen akses real-time berbasis lokasi.
| File size | 442.74 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-A1 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
LAPANLAPAN Roket sonda telah digunakan untuk penelitian ilmiah, dan diimplementasikan dalam meteorologi dan studi atmosfer lapisan atas sejak akhir 1950-an. RoketRoket sonda telah digunakan untuk penelitian ilmiah, dan diimplementasikan dalam meteorologi dan studi atmosfer lapisan atas sejak akhir 1950-an. Roket
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan FMEA dapat membantu dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko TI yang ada pada SIASY. Dengan mengatasi masalahHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan FMEA dapat membantu dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko TI yang ada pada SIASY. Dengan mengatasi masalah
UPIUPI Performance pompa di bawah kondisi beragam dievaluasi, termasuk dampak keausan pada segel dan bantalan dorong, menggunakan diagnostik getaran. RegulasiPerformance pompa di bawah kondisi beragam dievaluasi, termasuk dampak keausan pada segel dan bantalan dorong, menggunakan diagnostik getaran. Regulasi
LAPANLAPAN Perhitungan dilakukan terhadap suhu panel surya dengan berbagai nilai termo optik pada permukaan depan dan belakang menggunakan metoda analisis satu nodal.Perhitungan dilakukan terhadap suhu panel surya dengan berbagai nilai termo optik pada permukaan depan dan belakang menggunakan metoda analisis satu nodal.
IAESCOREIAESCORE Diterapkan pada konverter PWM, fitur utamanya adalah meningkatkan faktor daya keseluruhan dan efisiensi, meskipun ada komponen harmonik. Dalam strukturDiterapkan pada konverter PWM, fitur utamanya adalah meningkatkan faktor daya keseluruhan dan efisiensi, meskipun ada komponen harmonik. Dalam struktur
IAESCOREIAESCORE The problem on using combustible gases, either LPG or biogas, significantly appears at the frequency with greatly difference to the standard (i. e. 50The problem on using combustible gases, either LPG or biogas, significantly appears at the frequency with greatly difference to the standard (i. e. 50
LAPANLAPAN 3, dan variasi ketiga dan keempat dengan Clmax 0. 5 dan 0. 7. Berdasarkan teori Blade Element dan Momentum, efisiensi yang diperoleh untuk keempat variasi3, dan variasi ketiga dan keempat dengan Clmax 0. 5 dan 0. 7. Berdasarkan teori Blade Element dan Momentum, efisiensi yang diperoleh untuk keempat variasi
LAPANLAPAN Rancang bangun generator turbin angin kapasitas 200 W yang dibahas dalam ini menyajikan hasil perancangan, pembuatan dan pengujian model generator. HasilRancang bangun generator turbin angin kapasitas 200 W yang dibahas dalam ini menyajikan hasil perancangan, pembuatan dan pengujian model generator. Hasil
Useful /
UPIUPI Geometry rotor dirancang menggunakan teori segitiga kecepatan dan kemudian disempurnakan dengan evaluasi CFD terhadap perilaku aliran pada berbagai modelGeometry rotor dirancang menggunakan teori segitiga kecepatan dan kemudian disempurnakan dengan evaluasi CFD terhadap perilaku aliran pada berbagai model
UNILAUNILA Bambu betung, hitam, tali, kuning, dan ampel memiliki struktur tipe IV yang paling umum, sedangkan bambu andong memiliki struktur tipe III. Keretakan padaBambu betung, hitam, tali, kuning, dan ampel memiliki struktur tipe IV yang paling umum, sedangkan bambu andong memiliki struktur tipe III. Keretakan pada
UNILAUNILA Pita serapan gugus isosianat (−N=C=O) bergeser dari 2240 cm−1 menjadi 2285 cm−1 akibat reaksi dengan gugus −OH pada lignin, membentuk gugus uretanPita serapan gugus isosianat (−N=C=O) bergeser dari 2240 cm−1 menjadi 2285 cm−1 akibat reaksi dengan gugus −OH pada lignin, membentuk gugus uretan
LAPANLAPAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan massa 85 kg dan luas sayap 3,22 m2 pesawat LSU-05 NG membutuhkan daya 9,7 hp. Berdasarkan perhitungan denganHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan massa 85 kg dan luas sayap 3,22 m2 pesawat LSU-05 NG membutuhkan daya 9,7 hp. Berdasarkan perhitungan dengan