RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER

Indonesian Journal of Health and MedicalIndonesian Journal of Health and Medical

Karies gigi adalah penyakit pada gigi yang merusak gigi dimulai dari permukaan gigi meluas hingga ke pulpa. Karies gigi berhubungan erat dengan kebersihan gigi dan mulut karena kebersihan gigi dan mulut yang tidak dijaga akan menimbulkan penumpukan plak yang apabila tidak dilakukan pembersihan terutama dengan menyikat gigi. Menyikat gigi merupakan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya karies gigi. Masalah penelitian ini adalah tingginya rata-rata angka karies gigi sulung (def-t) pada siswa kelas I-II MI Sendang Drajat Kec.Jambon Kab.Ponorogo Tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya cara menyikat gigi pada siswa kelas I-II MI Sendang Drajat, yang meliputi cara penggunaan pasta gigi dan bentuk sikat gigi, durasi dalam menyikat gigi, gerakan dalam menyikat gigi. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan melibatkan 33 siswa sebagai resonden. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa cara menyikat gigi pada siswa dalam kategori kurang.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan siswa mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar, serta kurangnya promosi kesehatan terkait kebersihan gigi dan mulut.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa, serta peran aktif dari orang tua dan tenaga kesehatan dalam membimbing siswa untuk menyikat gigi dengan benar.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi cara menyikat gigi siswa, seperti pengetahuan, sikap, motivasi, dan dukungan sosial. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas intervensi pendidikan kesehatan gigi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa kelas I-II MI. Intervensi ini dapat berupa demonstrasi menyikat gigi, penggunaan media edukasi yang menarik, atau permainan interaktif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji peran orang tua dan guru dalam membimbing siswa menyikat gigi dengan benar, serta mencari cara untuk meningkatkan keterlibatan mereka dalam upaya pencegahan karies gigi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengembangan program kesehatan gigi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat menurunkan angka karies gigi pada siswa sekolah dasar.

  1. HUBUNGAN INDEKS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN INDEKS KARIES GIGI PADA MURID SDN 03 PAKAN KURAI KECAMATAN... ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jkg/article/view/2716HUBUNGAN INDEKS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN INDEKS KARIES GIGI PADA MURID SDN 03 PAKAN KURAI KECAMATAN ejournal poltekkes smg ac ojs index php jkg article view 2716
  2. Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Mulut Siswa SD Dengan dan Tanpa Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS)... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/view/32958Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Mulut Siswa SD Dengan dan Tanpa Usaha Kesehatan Gigi Sekolah UKGS ejournal unsrat ac index php egigi article view 32958
  3. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Karies Gigi Pada Anak Sekolah Min 1 Kota Banjarmasin | Jurnal... doi.org/10.33657/jurkessia.v9i3.184Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Karies Gigi Pada Anak Sekolah Min 1 Kota Banjarmasin Jurnal doi 10 33657 jurkessia v9i3 184
Read online
File size714.68 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test