POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG
JURNAL INFO KESEHATANJURNAL INFO KESEHATANIndonesia menghadapi tantangan serius dalam kesehatan gigi dan mulut serta gizi, dengan karies gigi, stunting, dan obesitas yang tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di kalangan anak-anak. Sekolah memegang peran krusial dalam membentuk perilaku kesehatan anak melalui pendidikan dan intervensi kesehatan yang terstruktur. Model Program Kesehatan Sekolah “SEGIGIKU dikembangkan untuk meningkatkan keterlibatan guru, teman sebaya, dan orang tua dalam memperbaiki perilaku kesehatan mulut dan kesadaran gizi sebagai tindakan pencegahan terhadap karies gigi, stunting, dan obesitas pada anak prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model Program Kesehatan Sekolah “SEGIGIKU sebagai upaya meningkatkan perilaku kesehatan mulut dan kesadaran gizi pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan (R&D), yang terdiri dari tahapan pengumpulan informasi, desain program, validasi ahli, uji produk, dan pengembangan produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan berat dan tinggi badan siswa secara konsisten setiap minggu. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan kebersihan gigi yang sangat signifikan, seperti yang ditunjukkan oleh skor PHPM (p = 0.000), dan penurunan karies gigi yang signifikan, seperti yang tercermin dari skor karies (p = 0.002). Sebagai kesimpulan, model Program Kesehatan Sekolah “SEGIGIKU secara efektif meningkatkan perilaku kesehatan mulut dan kesadaran gizi, yang saling terkait erat, serta berkontribusi pada pencegahan karies gigi, stunting, dan obesitas pada anak prasekolah.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa program intervensi asupan gizi selama 21 hari, yang dikembangkan bersama ahli gizi dan dikombinasikan dengan edukasi kesehatan gigi, terbukti efektif dalam meningkatkan status gizi dan kesehatan anak secara signifikan.Program ini berhasil meningkatkan berat badan siswa melalui penyediaan makanan bervariasi dan mengurangi karies gigi serta meningkatkan kebersihan mulut melalui intervensi sikat gigi bersama dan surat rekomendasi medis.Pendekatan holistik yang mengintegrasikan peningkatan gizi dengan perawatan kesehatan gigi ini sangat efektif dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak secara optimal.
Melihat keberhasilan program SEGIGIKU dalam jangka pendek, penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program ini terhadap perilaku kesehatan gigi dan gizi anak prasekolah. Penting untuk melakukan studi kohort yang lebih panjang, misalnya selama satu hingga dua tahun, guna memastikan apakah kebiasaan positif yang terbentuk, seperti praktik sikat gigi yang benar dan pemilihan asupan gizi seimbang, dapat dipertahankan secara konsisten setelah intervensi awal berakhir. Penelitian ini juga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberlanjutan program di lingkungan sekolah dan keluarga, termasuk peran aktif orang tua dan guru dalam memfasilitasi kebiasaan sehat tersebut. Selanjutnya, akan sangat bermanfaat untuk mengeksplorasi skalabilitas dan adaptabilitas model SEGIGIKU di berbagai konteks, seperti sekolah di daerah perkotaan padat penduduk atau di wilayah pedesaan dengan akses terbatas terhadap sumber daya kesehatan. Studi komparatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi penyesuaian yang diperlukan agar program ini efektif pada demografi yang berbeda, termasuk analisis efektivitas biaya jika diterapkan dalam skala yang lebih besar. Selain itu, penelitian masa depan dapat menggali lebih dalam optimalisasi peran setiap pemangku kepentingan, seperti efektivitas pelatihan dokter kecil dalam memotivasi teman sebaya atau strategi terbaik untuk meningkatkan respons orang tua terhadap surat rekomendasi medis. Memahami kontribusi spesifik masing-masing elemen ini akan memungkinkan penyempurnaan model SEGIGIKU menjadi lebih efisien dan berkelanjutan, serta mendukung pencapaian tujuan kesehatan masyarakat yang lebih luas.
| File size | 420.15 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Setelah kegiatan dilaksanakan dilakukan analisis dan evaluasi, terlihat bahwa anak-anak mengalami peningkatan dan bersemangat dalam menatap masa depanSetelah kegiatan dilaksanakan dilakukan analisis dan evaluasi, terlihat bahwa anak-anak mengalami peningkatan dan bersemangat dalam menatap masa depan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Daur ulang kain perca dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi limbah tekstil jika tidak diolah dengan benar, dapat mencemari lingkungan. KegiatanDaur ulang kain perca dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi limbah tekstil jika tidak diolah dengan benar, dapat mencemari lingkungan. Kegiatan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Guru telah mendapatkan wawasan yang secara umum membuka pandangan mereka tentang akuntansi yang akan membantu para guru dalam mendampingi kegiatan kewirausahaanGuru telah mendapatkan wawasan yang secara umum membuka pandangan mereka tentang akuntansi yang akan membantu para guru dalam mendampingi kegiatan kewirausahaan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Seminar tentang jual‑beli ekonomi syariah memperoleh respons positif dan partisipasi aktif peserta. Secara keseluruhan, program ini berhasil memperkuatSeminar tentang jual‑beli ekonomi syariah memperoleh respons positif dan partisipasi aktif peserta. Secara keseluruhan, program ini berhasil memperkuat
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Penerapan merek yang mencakup nama, logo, warna, dan kemasan yang menarik menjadi kunci untuk memudahkan promosi dan membangun citra produk di tengah persaingan.Penerapan merek yang mencakup nama, logo, warna, dan kemasan yang menarik menjadi kunci untuk memudahkan promosi dan membangun citra produk di tengah persaingan.
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Hasil dari 61 responden maka diperoleh hasil memiliki kadar gula darah sewaktu normal sebanyak 60 (98%) responden, sebanyak 39 (64 %) responden memilikiHasil dari 61 responden maka diperoleh hasil memiliki kadar gula darah sewaktu normal sebanyak 60 (98%) responden, sebanyak 39 (64 %) responden memiliki
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Implikasi program AUM PTSDL pada konselor dalam melayani konseling cukup baik sehingga dapat meningkatkan pengetahuan para konselor dalam memahami potensiImplikasi program AUM PTSDL pada konselor dalam melayani konseling cukup baik sehingga dapat meningkatkan pengetahuan para konselor dalam memahami potensi
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Hasil lokakarya ini menunjukkan bahwa proses infusa berhasil memindahkan aroma bunga dan warna kuning halus dari bunga kenanga ke minyak zaitun, meskipunHasil lokakarya ini menunjukkan bahwa proses infusa berhasil memindahkan aroma bunga dan warna kuning halus dari bunga kenanga ke minyak zaitun, meskipun
Useful /
STAIKUSTAIKU Keaslian penelitian ini terletak pada penekanan teologis terhadap pelayanan pastoral sebagai kerangka pemulihan, yang menawarkan wawasan baru bagi gerejaKeaslian penelitian ini terletak pada penekanan teologis terhadap pelayanan pastoral sebagai kerangka pemulihan, yang menawarkan wawasan baru bagi gereja
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Metode yang dipakai adalah desain kuasi‑eksperimental dengan dua kelompok perlakuan: pendidikan tanpa penambahan pendekatan Islam dan pendidikan denganMetode yang dipakai adalah desain kuasi‑eksperimental dengan dua kelompok perlakuan: pendidikan tanpa penambahan pendekatan Islam dan pendidikan dengan
SESKOAU MILSESKOAU MIL Arah hubungan positif menunjukkan bahwa semakin tinggi adversity quotient, maka tingkat resilience taruna Akademi Angkatan Udara akan semakin tinggi. AdversityArah hubungan positif menunjukkan bahwa semakin tinggi adversity quotient, maka tingkat resilience taruna Akademi Angkatan Udara akan semakin tinggi. Adversity
YBPINDOYBPINDO Dan pengembangan sistem ini ke dalam android sudah dapat diimplemantasikan oleh peneliti dan peneliti lain nantinya pada modul perkuliahan praktik fisikaDan pengembangan sistem ini ke dalam android sudah dapat diimplemantasikan oleh peneliti dan peneliti lain nantinya pada modul perkuliahan praktik fisika