URECOLURECOL

Urecol Journal. Part D: Applied SciencesUrecol Journal. Part D: Applied Sciences

Pada anak cerebral palsy (cp) latihan core stability menjadi aspek penting yang harus dilakukan sebagai dasar dan persiapan untuk merangkak. Selain itu, neurosensorimotor reflex integration diberikan untuk membantu kontrol emosi agar anak bisa kooperatif saat diberikan latihan. Kedua metode ini diberikan karena dapat mendukung aspek motorik, sensorik, dan kognitif anak diharapkan outcome penelitian dapat tercapai. Untuk mengetahui efek core stability exercise dan neurosensorimotor reflex integration pada kemampuan merangkak anak cerebral palsy spastik quadriplegi. Single subject research yang dilakukan terhadap seorang anak cerebral palsy spastik quadriplegi berumur 20 bulan. Subjek diberikan core stability exercise dan neurosensorimotor reflex integration selama 4 minggu, terapi dilakukan sebanyak 2x/minggu dan dilakukan follow up pengukuran pada perkembangan motorik anak selama 1 bulan. Evaluasi pengukuran motorik anak menggunakan instrumen GMFCS (Gross Motor Function Classification System). Baseline didapatkan belum ada perkembangan signifikan pada kemampuan anak dalam merangkak. Tetapi, di follow up ke 2, anak mampu melakukan gerakan merayap walaupun dengan pola yang kurang sempurna. Gerakan merayap menjadi dasar dalam merangkak. Tidak terdapat peningkatan yang signifikan pada perkembangan motorik anak yaitu merangkak setelah diberikan core stability exercise dan neurosensorimotor reflex integration selama satu bulan.

Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan, efek core stability exercise dan neurosensorimotor reflex integration belum memberikan hasil yang signifikan, terlihat dari instrumen GMFCS belum menunjukkan peningkatan kemampuan merangkak anak cerebral palsy spastik quadriplegi.Progres merangkak akan terlihat jika terapi dilakukan secara terus menerus dan dalam waktu yang cukup lama.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) pengaruh durasi terapi jangka panjang (lebih dari 3 bulan) terhadap kemampuan merangkak anak CP spastik quadriplegi, dengan mempertimbangkan kombinasi metode lain seperti pelatihan kognitif, (2) pengembangan model intervensi yang mengintegrasikan emosi anak secara lebih mendalam melalui pendekatan multimodal (sensory integration dan stimulasi visual), atau (3) evaluasi dampak dukungan keluarga melalui pendidikan orang tua tentang teknik stimulasi dirumah. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang membandingkan efektivitas core stability exercise versus pendekatan fisioterapi konvensional untuk melihat perbedaan hasil terapeutik secara lebih akurat.

  1. Relationship between Crawling Function in Infancy and Motor Skills, Cognitive Functions in 4 to 6-Year-Old... doi.org/10.33607/rmske.v1i24.1080Relationship between Crawling Function in Infancy and Motor Skills Cognitive Functions in 4 to 6 Year Old doi 10 33607 rmske v1i24 1080
  2. Effect of Core Stability Exercises on Hand Functions in Children With Hemiplegic Cerebral Palsy. effect... e-arm.org/journal/view.php?doi=10.5535/arm.20124Effect of Core Stability Exercises on Hand Functions in Children With Hemiplegic Cerebral Palsy effect e arm journal view php doi 10 5535 arm 20124
Read online
File size309.97 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test