ITSPKUITSPKU
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi PenelitianProfesi (Profesional Islam) : Media Publikasi PenelitianPraktik pemenuhan kebutuhan spiritual pasien memiliki berbagai manfaat, di antaranya meningkatkan pemulihan yang cepat, pencegahan penyakit, dan memberikan ketenangan bagi pasien. Pemenuhan kebutuhan spiritual pasien merupakan salah satu perilaku profesional perawat dalam memenuhi kebutuhan dasar yang holistik bagi pasien. Caring dan spiritualitas merupakan aspek yang dapat diberikan perawat kepada klien sebagai bentuk asuhan keperawatan yang bermutu. Sikap profesional perawat dalam memberikan nilai caring dan spiritual pada klien diterapkan pada semua kondisi klien, termasuk pasien kritis yang memerlukan penanganan cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan spiritual perawat dengan perilaku caring perawat di Ruang ICU. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ICU RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Penelitian menggunakan metode total sampling dengan jumlah responden 23. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kecerdasan spiritual dan kuesioner Caring Behavior Inventory. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden memiliki kecerdasan spiritual tinggi (100%) dan mayoritas menunjukkan perilaku caring (56,4%). Analisis bivariat menunjukkan nilai p > 0,005 dengan p value 0,673. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara kecerdasan spiritual dengan perilaku caring.
Tidak terdapat hubungan antara kecerdasan spiritual dengan perilaku caring perawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU).Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun perawat memiliki tingkat spiritualitas yang tinggi, hal tersebut tidak secara langsung berpengaruh terhadap praktik caring mereka.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan tambahan selain peningkatan spiritualitas untuk memperkuat perilaku caring perawat di lingkungan ICU.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh pelatihan komunikasi interpersonal terhadap penguatan perilaku caring perawat di ICU, mengingat aspek komunikasi sangat penting dalam menunjukkan empati dan dukungan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran intervensi berbasis nilai-nilai keislaman dalam membentuk praktik caring, karena rumah sakit tersebut memiliki latar belakang Islam dan mungkin memiliki pendekatan spiritual khusus yang memengaruhi asuhan keperawatan. Ketiga, perlu dikaji dampak beban kerja dan stres kerja terhadap konsistensi perilaku caring perawat, mengingat lingkungan ICU yang intensif dan sarat tekanan dapat menghambat ekspresi caring meskipun seseorang memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi. Studi lanjutan sebaiknya menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman perawat dalam menerapkan caring, serta pendekatan kuantitatif untuk mengukur faktor-faktor sistemik seperti jam kerja, dukungan organisasi, dan pelatihan berkelanjutan. Penelitian juga dapat membandingkan perilaku caring antar rumah sakit dengan latar belakang agama yang berbeda guna melihat pengaruh budaya organisasi. Disarankan untuk mengembangkan model intervensi terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, psikologis, dan sistem kerja untuk meningkatkan kualitas caring. Selain itu, penting mengevaluasi efektivitas pelatihan spiritual yang selama ini diterapkan di rumah sakit dalam konteks praktik nyata. Penelitian juga bisa mengukur persepsi pasien dan keluarga terhadap caring perawat sebagai indikator kualitas asuhan. Akhirnya, diperlukan studi longitudinal untuk melihat perkembangan perilaku caring seiring pengalaman kerja dan pelatihan yang diterima. Semua saran ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor non-spiritual yang mungkin lebih dominan dalam membentuk caring di unit perawatan intensif.
- Personal Characters Management : Caring Spiritualitas Increased Nursing Practice Implementation in Aji... doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v3i1.3462Personal Characters Management Caring Spiritualitas Increased Nursing Practice Implementation in Aji doi 10 30872 j kes pasmi kal v3i1 3462
- Persepsi Perawat Mengenai Spiritualitas dan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien DI INSTALASI GAWAT DARURAT... jurnal-ppni.org/ojs/index.php/jppni/article/view/175Persepsi Perawat Mengenai Spiritualitas dan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien DI INSTALASI GAWAT DARURAT jurnal ppni ojs index php jppni article view 175
- STUDI PERBANDINGAN ANTARA CARING SPIRITUALITAS PERAWAT DALAM PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD. AJI... doi.org/10.35728/jkw.v3i1.672STUDI PERBANDINGAN ANTARA CARING SPIRITUALITAS PERAWAT DALAM PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD AJI doi 10 35728 jkw v3i1 672
| File size | 272.26 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,2% siswa mengalami kecemasan sedang, 18,2% rendah, dan 13,6% tinggi; kecemasan disebabkan oleh kesulitan memahamiHasil penelitian menunjukkan bahwa 68,2% siswa mengalami kecemasan sedang, 18,2% rendah, dan 13,6% tinggi; kecemasan disebabkan oleh kesulitan memahami
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Skema penyebaran berita hoax melibatkan pencemaran nama baik lawan politik, penonjolan berlebihan pemimpin/figuran, pernyataan palsu, kutipan tidak bertanggungSkema penyebaran berita hoax melibatkan pencemaran nama baik lawan politik, penonjolan berlebihan pemimpin/figuran, pernyataan palsu, kutipan tidak bertanggung
IAINPTKIAINPTK Selain peran lebe, pemahaman masyarakat yang memandang bahwa usia perkawinan adalah relatif, perempuan harus dilindungi, budaya kawin anak sebagai batuSelain peran lebe, pemahaman masyarakat yang memandang bahwa usia perkawinan adalah relatif, perempuan harus dilindungi, budaya kawin anak sebagai batu
UMMUMM Anak di bawah usia 12 tahun tidak dapat dipertanggungjawabkan secara pidana karena tidak mampu membentuk niat atau memahami konsekuensi perbuatannya, sedangkanAnak di bawah usia 12 tahun tidak dapat dipertanggungjawabkan secara pidana karena tidak mampu membentuk niat atau memahami konsekuensi perbuatannya, sedangkan
UNDIPUNDIP Pengumpulan data meliputi faktor sosiodemografi, dukungan ayah, dan waktu penyapihan ASI. Dukungan ayah dinilai menggunakan kuesioner Dukungan Ayah SelamaPengumpulan data meliputi faktor sosiodemografi, dukungan ayah, dan waktu penyapihan ASI. Dukungan ayah dinilai menggunakan kuesioner Dukungan Ayah Selama
UNSUNS Kelemahan mendasar terletak pada ketentuan dispensasi perkawinan dini yang memungkinkan orang tua memperoleh izin pengadilan untuk menikahkan anak di bawahKelemahan mendasar terletak pada ketentuan dispensasi perkawinan dini yang memungkinkan orang tua memperoleh izin pengadilan untuk menikahkan anak di bawah
UNHASUNHAS Terakhir, studi lebih dalam tentang peran kebijakan publik dalam menyediakan psikolog profesional di lembaga pemasyarakatan anak, termasuk analisis bebanTerakhir, studi lebih dalam tentang peran kebijakan publik dalam menyediakan psikolog profesional di lembaga pemasyarakatan anak, termasuk analisis beban
UNMUNM Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi—tes ECSCS, kuesioner, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan dokumentasi—dan dianalisis secaraData dikumpulkan melalui teknik triangulasi—tes ECSCS, kuesioner, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan dokumentasi—dan dianalisis secara
Useful /
STISIPOLP12STISIPOLP12 Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bellybell Sweets & Coffee berhasil membentuk citra merek yang diinginkan melalui bauran komunikasi pemasaran yang mencakupHasil penelitian menunjukkan bahwa Bellybell Sweets & Coffee berhasil membentuk citra merek yang diinginkan melalui bauran komunikasi pemasaran yang mencakup
UMELMANDIRIUMELMANDIRI Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif teks analitik dengan jenis penelitian kualitatif dengan mencari dan mengkajiMetodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif teks analitik dengan jenis penelitian kualitatif dengan mencari dan mengkaji
UMELMANDIRIUMELMANDIRI Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis Data dilakukanMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis Data dilakukan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Berdasarkan penelitian kepustakaan serta analisis deskriptif, deduktif, dan isi terhadap sumber data primer dan sekunder, hasil penelitian menunjukkanBerdasarkan penelitian kepustakaan serta analisis deskriptif, deduktif, dan isi terhadap sumber data primer dan sekunder, hasil penelitian menunjukkan