UNAMAUNAMA

Jurnal PROCESSORJurnal PROCESSOR

Manajemen jaringan modern yang efektif menghadapi tantangan meningkatnya kompleksitas dan lalu lintas dinamis, sehingga membutuhkan perangkat yang andal untuk analisis waktu nyata (real-time). Penelitian ini membahas masalah pengelolaan fluktuasi bandwidth yang signifikan dalam jaringan berskala besar, yang disimulasikan untuk institusi pendidikan dengan 25 titik koneksi pengguna. Permintaan jaringan berpotensi melebihi kapasitas gabungan 180 Mbps dari tiga Penyedia Layanan Internet (ISP) yang berbeda—dengan kecepatan 30 Mbps, 50 Mbps, dan 100 Mbps—sehingga menimbulkan risiko kemacetan yang tinggi. Untuk mengatasi hal ini, kami mengembangkan simulasi jaringan sisi klien yang interaktif menggunakan Three.js untuk visualisasi 3D. Metodologi penelitian ini melibatkan pembuatan topologi 25-node secara prosedural, model lalu lintas stokastik untuk permintaan yang berfluktuasi, dan router cerdas yang mengimplementasikan logika spillover hierarkis serta algoritma pelambatan proporsional untuk manajemen kemacetan. Hasilnya adalah simulasi fungsional yang memodelkan perilaku jaringan yang kompleks, termasuk alokasi bandwidth dinamis dan spillover lalu lintas, sepenuhnya di sisi klien. Validasi melalui pengujian black box mengonfirmasi efikasi sistem. Secara numerik, simulasi berhasil membatasi total bandwidth pada batas 180 Mbps selama permintaan puncak dan memulai spillover ke ISP kedua dengan tepat hanya setelah permintaan melebihi kapasitas 30 Mbps ISP pertama. Publikasi ini berfungsi sebagai bukti konsep yang kuat untuk digital twin jaringan tingkat lanjut, dengan potensi di masa mendatang untuk mengintegrasikan model dan protokol lalu lintas yang lebih canggih.

Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mengvalidasi simulasi jaringan interaktif sisi klien, dengan hasil pengujian menunjukkan kesuksesan 100% untuk semua fungsi inti.sistem berhasil menerapkan batas bandwidth jaringan secara akurat, terbukti dengan kemampuan membatasi total lalu lintas menjadi 180 Mbps meskipun permintaan mentah mencapai 200 Mbps.Mekanisme spillover hierarkis juga tervalidasi dengan tepat, mengaktifkan ISP kedua hanya setelah permintaan melampaui kapasitas 30 Mbps ISP pertama.Hasil ini menjawab langsung pertanyaan penelitian, Mengapa simulasi jaringan interaktif sisi klien diperlukan. Simulasi ini diperlukan karena secara efektif mengisi kesenjangan kritis dengan menyediakan alat interaktif, real-time, dan mudah diakses untuk analisis jaringan.Berbeda dengan sistem statis atau tergantung server yang tradisional, simulasi ini memungkinkan eksperimen langsung, sehingga pemahaman yang lebih dalam tentang perilaku kompleks seperti kemacetan dan manajemen sumber daya.Artefak ini berfungsi sebagai alat edukasi yang efektif dan bukti konsep yang kuat untuk mengembangkan digital twin yang lebih maju, yang didorong oleh data nyata untuk pusat operasi jaringan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, model lalu lintas stokastik saat ini dapat ditingkatkan dengan memasukkan pola lalu lintas dunia nyata yang lebih canggih, seperti lalu lintas yang serupa atau burstiness, untuk meningkatkan fidelitas simulasi. Hal ini dapat melibatkan integrasi model pembelajaran mesin yang dilatih pada jejak jaringan nyata untuk memprediksi dan menghasilkan perilaku lalu lintas yang lebih kompleks. Kedua, topologi jaringan dapat dibuat lebih dinamis, memungkinkan pengguna untuk menambahkan, menghapus, atau merestrukturisasi node dan koneksi secara real-time, melampaui generasi prosedural grid tetap saat ini. Hal ini akan memungkinkan simulasi pertumbuhan jaringan, kegagalan, dan rekonfigurasi. Selain itu, mengintegrasikan protokol dan layanan jaringan tambahan, di luar manajemen bandwidth dasar, dapat memperluas kegunaan simulasi secara signifikan. Ini mungkin termasuk simulasi protokol routing (misalnya OSPF, BGP), mekanisme kualitas layanan (QoS) di luar pelambatan sederhana, atau peristiwa keamanan seperti serangan DDoS. Dari perspektif visualisasi, mengeksplorasi teknik visualisasi imersif lanjutan, mungkin dengan memasukkan realitas virtual atau augmented, dapat menawarkan wawasan yang lebih dalam ke dalam dinamika jaringan berskala besar. Akhirnya, memperluas sistem untuk mendukung interaksi multi-pengguna atau pengujian skenario kolaboratif akan mengubahnya menjadi platform kuat untuk latihan desain jaringan dan troubleshooting berbasis tim.

  1. Interactive Client-Side Network Simulation with Dynamic Bandwidth Management and Real-Time 3D Visualization... doi.org/10.33998/processor.2025.20.2.2500Interactive Client Side Network Simulation with Dynamic Bandwidth Management and Real Time 3D Visualization doi 10 33998 processor 2025 20 2 2500
  2. Optimisasi Pembelajaran Online di MTS Al Falah menggunakan Node.js Express dan MongoDB | Jurnal PROCESSOR.... ejournal.unama.ac.id/index.php/processor/article/view/831Optimisasi Pembelajaran Online di MTS Al Falah menggunakan Node js Express dan MongoDB Jurnal PROCESSOR ejournal unama ac index php processor article view 831
  3. Identifying Network Congestion Using Knowledge Graphs and Link Prediction | Proceedings of the 16th IEEE/ACM... doi.org/10.1145/3603166.3632129Identifying Network Congestion Using Knowledge Graphs and Link Prediction Proceedings of the 16th IEEE ACM doi 10 1145 3603166 3632129
Read online
File size633.06 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test