SARI MUTIARASARI MUTIARA

Jurnal Abdimas MutiaraJurnal Abdimas Mutiara

Budaya organisasi merupakan sekumpulan nilai, norma, dan perilaku kerja yang diyakini bersama dan dijadikan pedoman dalam suatu institusi. Dalam konteks rumah sakit, budaya organisasi yang kuat sangat diperlukan untuk mendorong perawat dalam memberikan pelayanan yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa masih terdapat ketimpangan pemahaman dan implementasi budaya organisasi di kalangan perawat. Kegiatan ini bertujuan untuk pengabdian kepada masyarakat meningkatkan komitmen perawat terhadap budaya organisasi melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara langsung di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok (FGD), serta evaluasi pra dan pasca kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang perawat. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 60% peserta memiliki tingkat pemahaman yang terhadap budaya organisasi dan 86,67% belum menerapkannya dalam praktik kerja sehari-hari. Setelah dilakukan intervensi, terjadi peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang baik dan 80% mulai menerapkan budaya organisasi secara aktif. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan edukatif seperti sosialisasi nilai-nilai organisasi dapat secara efektif meningkatkan komitmen dan kinerja perawat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat dijadikan program berkelanjutan oleh manajemen rumah sakit untuk memperkuat budaya organisasi dan mutu pelayanan keperawatan.

Kegiatan pengabdian masyarakat meningkatkan komitmen budaya organisasi perawat di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam, terbukti dari peningkatan signifikan pengetahuan dan penerapan nilai organisasi pada pre-test dan post-test.Sosialisasi dan edukasi melalui ceramah interaktif serta diskusi kelompok berhasil meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi aktif perawat.Komitmen yang ditingkatkan diharapkan memberikan dampak jangka panjang pada kualitas pelayanan dan kepuasan pasien.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efek jangka panjang pelatihan budaya organisasi yang dilakukan secara periodik selama setidaknya satu tahun terhadap kinerja perawat, sehingga dapat diketahui keberlanjutan peningkatan pengetahuan dan penerapan nilai. Selanjutnya, studi dapat meneliti peran kepemimpinan unit dalam mempertahankan komitmen budaya organisasi di antara perawat, dengan membandingkan unit yang memiliki dukungan manajerial kuat versus yang tidak, guna mengidentifikasi faktor-faktor penguat. Terakhir, penelitian dapat menguji dampak program insentif atau penghargaan terhadap motivasi perawat dalam mempertahankan komitmen budaya organisasi, mengukur apakah insentif tersebut meningkatkan konsistensi perilaku kerja yang sesuai dengan nilai organisasi.

Read online
File size597.72 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test