CERICCERIC
Jurnal Keperawatan IndonesiaJurnal Keperawatan IndonesiaDeterminan yang Memengaruhi Kesiapan Tenaga Nonmedis dalam Melaksanakan Bantuan Hidup Dasar di Lingkungan Rumah Sakit. Seluruh petugas rumah sakit, baik medis maupun nonmedis, diharapkan memiliki kemampuan untuk melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) guna memberikan pertolongan segera kepada pasien dalam situasi gawat darurat. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah masih banyak tenaga nonmedis di rumah sakit yang belum siap melaksanakan BHD dalam kondisi darurat karena keterbatasan pengetahuan, kurangnya kemauan, serta rendahnya rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan petugas nonmedis rumah sakit dalam pelaksanaan BHD di Rumah Sakit Undata, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel terdiri atas 103 responden nonmedis yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan pengisian kuesioner berupa daftar pertanyaan yang dijawab langsung oleh responden. Determinan yang diukur meliputi behavioral beliefs, normative beliefs, control beliefs, intention, dan kesiapan melakukan BHD. Analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa behavioral beliefs berpengaruh signifikan terhadap intention (p = 0,040), normative beliefs tidak berpengaruh signifikan terhadap intention (p = 0,128), control beliefs berpengaruh signifikan terhadap intention (p = 0,058), dan intention berpengaruh signifikan terhadap kesiapan melakukan BHD (p = 0,046). Disimpulkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi intention adalah behavioral beliefs dan control beliefs, sedangkan intention memengaruhi kesiapan petugas nonmedis dalam melakukan BHD.
Keyakinan perilaku, seperti pengetahuan dan sikap positif, serta keyakinan kontrol yang meliputi persepsi dan pelatihan, secara signifikan memengaruhi niat staf nonmedis untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD).Meskipun keyakinan normatif juga berperan dalam membentuk niat, niat yang kuat dan positif pada akhirnya menjadi pendorong utama kesiapan dan efektivitas perilaku dalam melaksanakan BHD.Oleh karena itu, memupuk niat melalui peningkatan pengetahuan, sikap, persepsi, dan motivasi sangat penting untuk memperbaiki kesiapan dan respons dalam situasi darurat.
Melihat hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa niat staf nonmedis sangat memengaruhi kesiapan mereka dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD), ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi untuk memberikan pemahaman lebih mendalam dan solusi praktis. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan penelitian untuk membandingkan metode pelatihan BHD yang berbeda, misalnya antara pelatihan konvensional dengan simulasi berbasis skenario yang lebih interaktif, atau bahkan pelatihan yang menggunakan pendekatan gamifikasi. Pertanyaan penelitiannya bisa berfokus pada: Sejauh mana metode pelatihan yang lebih praktis dan interaktif dapat meningkatkan niat dan rasa percaya diri staf nonmedis untuk bertindak dalam situasi darurat, dibandingkan pelatihan teoritis biasa? Hal ini penting mengingat pelatihan saja belum tentu cukup tanpa dorongan internal yang kuat. Kedua, mengingat pentingnya budaya organisasi dan dukungan, studi selanjutnya bisa menginvestigasi peran kebijakan institusional dan dukungan manajemen rumah sakit. Misalnya, Bagaimana implementasi kebijakan wajib sertifikasi BHD secara berkala dan sistem penghargaan yang jelas dari rumah sakit dapat memupuk niat dan kesiapan jangka panjang staf nonmedis, serta mengurangi rasa takut akan kesalahan? Penelitian ini akan mengungkap bagaimana faktor eksternal yang terstruktur dapat memperkuat motivasi internal. Ketiga, untuk memastikan kesiapan yang berkelanjutan, penting untuk memahami retensi keterampilan BHD dari waktu ke waktu. Sebuah studi longitudinal dapat meneliti: Bagaimana tingkat retensi keterampilan BHD dan niat untuk melakukan BHD pada staf nonmedis dalam periode satu tahun setelah pelatihan, dan intervensi penyegar seperti apa yang paling efektif untuk menjaga kesiapan mereka? Selain itu, penelitian ini juga bisa mengidentifikasi apakah ada perbedaan retensi berdasarkan latar belakang pendidikan atau pengalaman kerja yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat mengembangkan program pelatihan yang tidak hanya efektif di awal, tetapi juga berkelanjutan dan relevan bagi berbagai kelompok staf.
- European Resuscitation Council Guidelines 2021: Basic Life Support - Resuscitation. european council... resuscitationjournal.com/retrieve/pii/S0300957221000629European Resuscitation Council Guidelines 2021 Basic Life Support Resuscitation european council resuscitationjournal retrieve pii S0300957221000629
- Validity and Reliability of Basic Life Support Intention Questionnaire for Nurses at Dr. Soebandi Hospital... doi.org/10.53713/htechj.v1i3.79Validity and Reliability of Basic Life Support Intention Questionnaire for Nurses at Dr Soebandi Hospital doi 10 53713 htechj v1i3 79
- Mortality From Ischemic Heart Disease | Circulation: Cardiovascular Quality and Outcomes. mortality ischemic... doi.org/10.1161/CIRCOUTCOMES.118.005375Mortality From Ischemic Heart Disease Circulation Cardiovascular Quality and Outcomes mortality ischemic doi 10 1161 CIRCOUTCOMES 118 005375
| File size | 400.35 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIALANMAKASSARSTIALANMAKASSAR The data was gathered through observation, interviews, and documentation of medicine and CMS management practices. Data analysis followed an interactiveThe data was gathered through observation, interviews, and documentation of medicine and CMS management practices. Data analysis followed an interactive
PELITAIBUPELITAIBU Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh produk, orang, proses, dan promosi terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan di instalasiPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh produk, orang, proses, dan promosi terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan di instalasi
UVERSUVERS Perkembangan teknologi dan sistem informasi kini berkembang pesat dan telah merambah ke berbagai aspek kehidupan manusia. Mulai dari pendidikan, pemerintahan,Perkembangan teknologi dan sistem informasi kini berkembang pesat dan telah merambah ke berbagai aspek kehidupan manusia. Mulai dari pendidikan, pemerintahan,
UMSUUMSU Transformasi digital telah menjadi kebutuhan mendesak bagi sektor kesehatan, termasuk rumah sakit, dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.Transformasi digital telah menjadi kebutuhan mendesak bagi sektor kesehatan, termasuk rumah sakit, dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.
ITEKES BALIITEKES BALI Terdapat hubungan antara ekspektasi kinerja terhadap minat menggunakan RME. Kebiasaan pengguna berhubungan dengan minat menggunakan RME. Ada hubungan ekspektasiTerdapat hubungan antara ekspektasi kinerja terhadap minat menggunakan RME. Kebiasaan pengguna berhubungan dengan minat menggunakan RME. Ada hubungan ekspektasi
ITSITS Dataset dalam penelitian ini diperoleh dari kunjungan rawat inap dan rawat jalan di sebuah rumah sakit mulai Januari hingga Desember 2022. Hasil penelitianDataset dalam penelitian ini diperoleh dari kunjungan rawat inap dan rawat jalan di sebuah rumah sakit mulai Januari hingga Desember 2022. Hasil penelitian
STIESTIE Meskipun dampak pada pasien adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang kesehatan, meningkatkan perilaku perawatan diri pasien, mendapatkan layananMeskipun dampak pada pasien adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang kesehatan, meningkatkan perilaku perawatan diri pasien, mendapatkan layanan
STIFERASTIFERA Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dari hasil observasi,Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dari hasil observasi,
Useful /
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Penggunaan lem aibon dapat membawa dampak negatif terhadap tubuh, termasuk penurunan aktivitas fisik, kerusakan organ, dan gangguan fungsi organ sepertiPenggunaan lem aibon dapat membawa dampak negatif terhadap tubuh, termasuk penurunan aktivitas fisik, kerusakan organ, dan gangguan fungsi organ seperti
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara pada masa mendatang. Para pelajar Ma Al Munawwaroh mengetahui narkoba secara umumHal ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara pada masa mendatang. Para pelajar Ma Al Munawwaroh mengetahui narkoba secara umum
PELITABANGSAPELITABANGSA Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, yaitu pendekatan terhadap peraturan perundang-undangan yang menganalisis suatu aturanMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, yaitu pendekatan terhadap peraturan perundang-undangan yang menganalisis suatu aturan
PELITABANGSAPELITABANGSA Perlindungan hukum terhadap konsumen yang telah dirugikan juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang memberikanPerlindungan hukum terhadap konsumen yang telah dirugikan juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang memberikan