CERICCERIC
Jurnal Keperawatan IndonesiaJurnal Keperawatan IndonesiaMalnutrisi diperkirakan menjadi penyebab lebih dari sepertiga kematian anak di dunia meskipun jarang dikategorikan sebagai penyebab utama. Di Indonesia, 19,9% anak mengalami malnutrisi. Angka ini merupakan angka prevalensi yang sangat tinggi. Untuk mencegah dan mengatasi malnutrisi pada anak, berbagai strategi telah dikembangkan, termasuk intervensi kesehatan gizi terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi kesehatan gizi terpadu terhadap asupan energi dan protein pada anak balita yang mengalami malnutrisi. Studi ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol pre-test dan post-test. Penelitian dilakukan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, antara bulan Agustus 2020 hingga Februari 2021. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner standar pada awal dan enam bulan setelah intervensi, dengan jumlah sampel sebanyak 140 orang. Data dianalisis menggunakan dependent dan independent t-test antara data awal dan akhir penelitian. Variabel asupan energi dan protein menunjukkan adanya perbedaan, yang mengindikasikan peningkatan skor yang signifikan dari awal hingga akhir penelitian (asupan energi: perbedaan selisih [difference-in-differences/DID]) = 405,53, confidence interval [CI] 95% = 362,01–449,05, p = 0,000; asupan protein: DID = 4,62, CI 95% = 3,79–5,45, p = 0,000). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa intervensi kesehatan gizi terpadu meningkatkan asupan energi dan protein pada anak-anak yang mengalami malnutrisi dan memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi prevalensi faktor risiko ketika asupan energi dan protein yang memadai tersedia.
Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi kesehatan gizi terpadu meningkatkan asupan energi dan protein pada anak-anak yang mengalami malnutrisi, serta memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi prevalensi faktor risiko ketika asupan energi dan protein yang memadai tersedia.Intervensi ini penting untuk meningkatkan kualitas gizi anak balita dan mencegah masalah kesehatan terkait malnutrisi.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi strategi implementasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan intervensi gizi terpadu, seperti peran tokoh masyarakat dan ketersediaan sumber daya lokal. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman ibu dalam menerapkan praktik gizi yang sehat, sehingga dapat mengembangkan intervensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan budaya masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang cara meningkatkan status gizi anak balita secara efektif dan berkelanjutan.
| File size | 401.88 KB |
| Pages | 12 |
| Short Link | https://juris.id/p-3kD |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UKRIDAUKRIDA Pada CKD, nutrisi dan diet memiliki peranan penting baik dalam mencegah progresi penyakit maupun menurunkan gejala yang ada. Asupan protein sebelum dilakukanPada CKD, nutrisi dan diet memiliki peranan penting baik dalam mencegah progresi penyakit maupun menurunkan gejala yang ada. Asupan protein sebelum dilakukan
UNIMMANUNIMMAN Sardjito Yogyakarta dilakukan pemeriksaan menggunakan proyeksi lateral dengan penyudutan arah central ray 30 derajat ke arah cranial. Sedangkan menurutSardjito Yogyakarta dilakukan pemeriksaan menggunakan proyeksi lateral dengan penyudutan arah central ray 30 derajat ke arah cranial. Sedangkan menurut
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Penelitian ini menyimpulkan bahwa paritas, anemia, dan status pekerjaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di PuskesmasPenelitian ini menyimpulkan bahwa paritas, anemia, dan status pekerjaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas
Q2LIIQ2LII Keberhasilan intervensi ditentukan oleh konsistensi penerapan dan keterlibatan tenaga kesehatan serta keluarga. Kesimpulan dari kajian menunjukkan bahwaKeberhasilan intervensi ditentukan oleh konsistensi penerapan dan keterlibatan tenaga kesehatan serta keluarga. Kesimpulan dari kajian menunjukkan bahwa
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Berdasarkan uji multivariat, variabel yang terkait dengan kejadian anemia hanya kebiasaan konsumsi kopi siap minum (p=0,019; r=3,092). Sementara itu, tidakBerdasarkan uji multivariat, variabel yang terkait dengan kejadian anemia hanya kebiasaan konsumsi kopi siap minum (p=0,019; r=3,092). Sementara itu, tidak
UMJ PremiumUMJ Premium Pengembangan varian ECC yang tahan terhadap kuantum, penyempurnaan model aljabar, dan peningkatan efisiensi komputasi adalah area kunci yang membutuhkanPengembangan varian ECC yang tahan terhadap kuantum, penyempurnaan model aljabar, dan peningkatan efisiensi komputasi adalah area kunci yang membutuhkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Sampel dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang ada di RSUD Kota Sabang dengan total sampling 320 orang. Analisis data menggunakan uji Chi‑SquareSampel dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang ada di RSUD Kota Sabang dengan total sampling 320 orang. Analisis data menggunakan uji Chi‑Square
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Nutrisi secara jelas diperlukan untuk menurunkan dehidrasi luka, menurunkan kerentanan terhadap infeksi serta kecukupan ASI bagi bayi. Di ketahui hubunganNutrisi secara jelas diperlukan untuk menurunkan dehidrasi luka, menurunkan kerentanan terhadap infeksi serta kecukupan ASI bagi bayi. Di ketahui hubungan
Useful /
UMELMANDIRIUMELMANDIRI Setiap perkawinan pasti mengharapkan kehadiran seorang buah hati untuk menjadi generasi penerus yang menegakkan dan menjaga marwah serta nama baik keluarga.Setiap perkawinan pasti mengharapkan kehadiran seorang buah hati untuk menjadi generasi penerus yang menegakkan dan menjaga marwah serta nama baik keluarga.
STIKMKSSTIKMKS 10 Kelurahan Panaikang Makassar didominasi oleh tipe kepribadian B. 10 Kelurahan Panaikang Makassar lebih banyak yang tidak mengalami peningkatan tekanan10 Kelurahan Panaikang Makassar didominasi oleh tipe kepribadian B. 10 Kelurahan Panaikang Makassar lebih banyak yang tidak mengalami peningkatan tekanan
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan deteksi dini skoliosis dan kesadaran postural pada siswa melalui skrining, edukasi kesehatan,Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan deteksi dini skoliosis dan kesadaran postural pada siswa melalui skrining, edukasi kesehatan,
UVERSUVERS The results of this research reveal that perceived usefulness influences the tendency of Generation Z in Batam City to become brand evangelists, whileThe results of this research reveal that perceived usefulness influences the tendency of Generation Z in Batam City to become brand evangelists, while