UKRIDAUKRIDA

Jurnal Kedokteran MeditekJurnal Kedokteran Meditek

Payah Ginjal Kronik (Chronic Kidney Disease/ CKD) adalah kelainan pada fungsi atau struktur ginjal dan telah berlangsung lebih dari 3 bulan. Menurut Kidney Foundations Kidney Disease Outcomes Quality Initiative fungsi ginjal diklasifikasikan menjadi stadium 1 hingga 5. Pada CKD, nutrisi dan diet memiliki peranan penting baik dalam mencegah progresi penyakit maupun menurunkan gejala yang ada. Asupan protein sebelum dilakukan hemodialisis adalah 0,6 g/kgBB/hari atau setara jika menggunakan analog keton dan kombinasinya dengan diet. Selain dengan pembatasan asupan protein, pasien dengan Payah Ginjal Kronik disarankan mendapatkan asupan energi yang adekuat di mana pada pasien berusia kurang dari 60 tahun membutuhkan 126-167 KJ/hari (hemodialisis) dan 146 KJ/hari (dialisis peritoneal) serta lebih dari 60 tahun membutuhkan 126-146 KJ/hari. Vitamin D diberikan pada pasien yang mengalami penurunan pada serum 25-hydroxy-vitamin D.

Berdasarkan informasi yang ada, dapat disimpulkan bahwa manajemen nutrisi yang tepat berperan penting dalam pencegahan dan penanganan penyakit ginjal kronis, terutama dalam memperlambat progresivitas penyakit dan mengurangi gejala uremik.Asupan protein, energi, dan vitamin D yang disesuaikan dengan kondisi pasien menjadi kunci keberhasilan terapi nutrisi.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan rekomendasi diet dan meningkatkan kepatuhan pasien terhadap anjuran nutrisi.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan untuk memahami lebih dalam mengenai efektivitas berbagai jenis intervensi nutrisi terhadap luaran klinis pasien PGK, seperti laju penurunan fungsi ginjal, kejadian kardiovaskular, dan kualitas hidup. Studi komparatif efektivitas antara diet rendah protein nabati vs hewani dalam memperlambat progresivitas penyakit ginjal kronis dapat memberikan wawasan baru. Penting juga untuk mengeksplorasi peran mikrobioma usus dalam metabolisme nutrisi pada pasien PGK dan bagaimana modulasi mikrobioma dapat meningkatkan respons terhadap terapi nutrisi. Selain itu, pengembangan strategi intervensi perilaku yang inovatif untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap rekomendasi diet dan gaya hidup sehat pada pasien PGK juga membuka peluang riset yang menarik. Penelitian tentang dampak suplementasi nutrisi spesifik, seperti asam lemak omega-3 atau antioksidan, terhadap inflamasi dan stres oksidatif pada pasien PGK dapat memberikan rekomendasi yang lebih personal dan terarah.

  1. #kualitas hidup pasien#kualitas hidup pasien
  2. #penyakit ginjal#penyakit ginjal
Read online
File size337.06 KB
Pages3
Short Linkhttps://juris.id/p-2ak
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test