KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK

Jurnal Keterapian FisikJurnal Keterapian Fisik

Latar Belakang: Flat foot merupakan kondisi muskuloskeletal yang paling umum. Penelitian menunjukkan bahwa antara 20 dan 30% anak muda di seluruh dunia menderita flat foot. Selain menjadi masalah kesejajaran statis pergelangan kaki dan kaki, flat foot bersifat progresif dan dapat berkontribusi pada fungsi dinamis abnormal dari anggota gerak bawah lainnya. Kondisi ini secara langsung memengaruhi derajat sudut Q. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan derajat sudut Q sendi lutut, sebelum dan setelah penggunaan foot orthosis khusus pada sampel penelitian.. . Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pre dan post test satu kelompok untuk menentukan efek penggunaan foot orthosis khusus dalam mengurangi derajat sudut Q pada flat foot. Jumlah total sampel penelitian adalah 26. Uji Wilcoxon digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis dampak orthosis.

Penggunaan foot orthosis khusus secara signifikan dapat mengurangi derajat sudut Q sendi lutut pada subjek penelitian.Disarankan untuk menggunakan orthosis untuk memperbaiki derajat sudut Q.Penelitian ini menunjukkan bahwa foot orthosis dapat menjadi intervensi yang efektif untuk memperbaiki kesejajaran lutut pada pasien dengan flat foot.Penerapan orthosis yang disesuaikan secara individual dapat membantu mengurangi risiko masalah muskuloskeletal terkait.Oleh karena itu, penggunaan foot orthosis dapat direkomendasikan sebagai bagian dari rencana perawatan komprehensif untuk pasien dengan flat foot.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas foot orthosis khusus pada berbagai tingkat keparahan flat foot, dengan membandingkan kelompok dengan derajat flat foot yang berbeda. Kedua, studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari penggunaan foot orthosis pada sudut Q lutut dan fungsi muskuloskeletal secara keseluruhan, termasuk perubahan gaya berjalan dan aktivitas fisik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan berbagai jenis foot orthosis, seperti orthosis yang terbuat dari bahan yang berbeda atau dengan desain yang bervariasi, untuk menentukan jenis orthosis yang paling efektif dalam mengurangi sudut Q lutut dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan flat foot. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran foot orthosis dalam manajemen flat foot dan membantu mengembangkan protokol perawatan yang lebih optimal.

  1. Effect of foot orthoses on balance among individuals with flatfoot: A systematic review and meta-analysis... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0299446Effect of foot orthoses on balance among individuals with flatfoot A systematic review and meta analysis journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0299446
  2. Relationship between Abnormalities the Arcus Form Static and Dynamic Balance Levels In Class 1-4 Students... ijmmu.com/index.php/ijmmu/article/view/1031Relationship between Abnormalities the Arcus Form Static and Dynamic Balance Levels In Class 1 4 Students ijmmu index php ijmmu article view 1031
  3. IJPR.2017.232 – International Journal of Physiotherapy and Research. ijpr journal research https... ijmhr.org/IntJPhysiotherRes/IJPR.2017.232IJPR 2017 232 Ae International Journal of Physiotherapy and Research ijpr journal research https ijmhr IntJPhysiotherRes IJPR 2017 232
  1. #total sampel#total sampel
Read online
File size369.27 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-3md
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test