STIKES BHMSTIKES BHM
Mantra BhaktiMantra BhaktiDaun jarak pagar (Jatropha curcas L.) merupakan tanaman alami Indonesia yang tergolong tumbuhan dikotil dari famili Euphorbiaceae dan genus Jatropha. Tanaman ini memiliki tinggi 1-7 meter dengan cabang tidak beraturan. Daun jarak pagar mengandung senyawa metabolit sekunder, sehingga memiliki banyak manfaat dan khasiat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standarisasi ekstrak tanaman daun jarak pagar yang berkhasiat sebagai obat. Tahapan penelitian meliputi ekstraksi dan uji parameter spesifik dan non-spesifik. Parameter spesifik meliputi uji organoleptis, uji kandungan senyawa kimia, uji kadar sari larut air, dan uji kadar sari larut etanol. Sedangkan parameter non-spesifik meliputi kadar air, susut pengeringan, bobot jenis, kadar abu total, dan kadar abu tidak larut asam.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rendemen ekstrak daun jarak sebesar 2,2%.Pada uji parameter spesifik, ekstrak daun jarak pagar berwarna hijau pekat, berbau khas jarak, berbentuk ekstrak kental, dan memiliki rasa sepat.Ekstrak daun jarak pagar mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, polifenol, tanin, steroid, dan terpenoid.Kandungan senyawa dalam ekstrak daun jarak pagar yang larut dalam air sebesar 32%, sedangkan senyawa yang larut dalam etanol sebesar 40%.Pada uji non-spesifik, kadar air dalam ekstrak daun jarak pagar menunjukkan kadar 6,03%.Bobot jenis ekstrak daun jarak pagar sebesar 0,826 g/ml.Kadar abu total yang diperoleh sebesar 0,3%, dan kadar abu tidak larut asam sebesar 0,29%.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai efek anti-malaria dari ekstrak daun jarak pagar. Selain itu, penelitian dapat fokus pada potensi ekstrak daun jarak pagar sebagai koagulan atau penstabil darah, serta efek antirematik dan penyakit kuning. Penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut mengenai kemampuan ekstrak daun jarak pagar dalam mengatasi penyakit yang disebabkan jamur, dan efek analgesiknya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan obat-obatan tradisional yang berasal dari tanaman jarak pagar.
- PENENTUAN PARAMETER SPESIFIK DAN NONSPESIFIK EKSTRAK KENTAL ETANOL BATANG AKAR KUNING (Fibraurea chloroleuca... doi.org/10.36465/jop.v3i2.622PENENTUAN PARAMETER SPESIFIK DAN NONSPESIFIK EKSTRAK KENTAL ETANOL BATANG AKAR KUNING Fibraurea chloroleuca doi 10 36465 jop v3i2 622
- STANDARISASI PARAMETER NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL DAUN PEGAGAN (Centella asiatica L.) DI DUA TEMPAT... doi.org/10.31942/inteka.v3i1.2128STANDARISASI PARAMETER NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL DAUN PEGAGAN Centella asiatica L DI DUA TEMPAT doi 10 31942 inteka v3i1 2128
- DOI Name 10.31970 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 21z crossref email support... doi.org/10.31970DOI Name 10 31970 Values doi name values index type timestamp data hs serv 21z crossref email support doi 10 31970
- One moment, please.... one moment please wait request verified jurnal.unikal.ac.id/index.php/benzena/article/view/2390One moment please one moment please wait request verified jurnal unikal ac index php benzena article view 2390
| File size | 382.18 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Penelitian ini menggunakan 3 ekor kelinci yang dibuat luka bakar pada bagian punggungnya. Setiap punggung kelinci dibagi menjadi 3 area. Punggung kelinciPenelitian ini menggunakan 3 ekor kelinci yang dibuat luka bakar pada bagian punggungnya. Setiap punggung kelinci dibagi menjadi 3 area. Punggung kelinci
UnwahasUnwahas Hasil penelitian membuktikan bahwa EMDK (2-10)% dan EEDK (4-10)% mampu meningkatkan kelarutan kalsium batu ginjal secara in vitro (p≤0,05). KelarutanHasil penelitian membuktikan bahwa EMDK (2-10)% dan EEDK (4-10)% mampu meningkatkan kelarutan kalsium batu ginjal secara in vitro (p≤0,05). Kelarutan
UnwahasUnwahas Kadar flavonoid total ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura) menggunakan metode sokletasi lebih besar dibandingkan metode maserasi. Kadar flavonoidKadar flavonoid total ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura) menggunakan metode sokletasi lebih besar dibandingkan metode maserasi. Kadar flavonoid
UnwahasUnwahas Mempertimbangkan acceptabilitas dan kemudahan dalam pemakaian maka ekstrak etanol daun Pare dibuat sediaan tablet hisap dengan kombinasi pemanis SukrosaMempertimbangkan acceptabilitas dan kemudahan dalam pemakaian maka ekstrak etanol daun Pare dibuat sediaan tablet hisap dengan kombinasi pemanis Sukrosa
UNSIQUNSIQ Pelaku olahraga rekreasional memiliki risiko tinggi mengalami masalah kulit akibat radiasi ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasiPelaku olahraga rekreasional memiliki risiko tinggi mengalami masalah kulit akibat radiasi ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi
UNSOEDUNSOED Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan, anti-penuaan, dan antibakteri yang berasal dari ekstrak daun G. japonica. Ekstraksi dilakukanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan, anti-penuaan, dan antibakteri yang berasal dari ekstrak daun G. japonica. Ekstraksi dilakukan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI CMC 1% sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, IV diberi ekstrak daun adam hawa dengan masing-masing konsentrasi 0,8% b/v, 1,6% b/v, dan 3,2% b/v. SedangkanCMC 1% sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, IV diberi ekstrak daun adam hawa dengan masing-masing konsentrasi 0,8% b/v, 1,6% b/v, dan 3,2% b/v. Sedangkan
UNIVMEDUNIVMED Histopatologi sendi tibioarsal diamati pada hari ke-29. HASIL Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun J. curcas pada dosis 150 mg/kg, 300Histopatologi sendi tibioarsal diamati pada hari ke-29. HASIL Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun J. curcas pada dosis 150 mg/kg, 300
Useful /
STIKES BHMSTIKES BHM Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan memiliki prevalensi yang terus meningkat,Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan memiliki prevalensi yang terus meningkat,
IPM2KPEIPM2KPE Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar observasi guru dan siswa serta lembar tes tertulis dalam bentuk essay. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisisInstrumen yang digunakan terdiri dari lembar observasi guru dan siswa serta lembar tes tertulis dalam bentuk essay. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisis
IPM2KPEIPM2KPE Siswa yang mendapat nilai di atas batas nilai yang ditentukan (KKM) sebanyak 11 anak atau 68,75%. Dapat disimpulkan, metode the learning cell dapat meningkatkanSiswa yang mendapat nilai di atas batas nilai yang ditentukan (KKM) sebanyak 11 anak atau 68,75%. Dapat disimpulkan, metode the learning cell dapat meningkatkan
IPM2KPEIPM2KPE Hasil data ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 33,3 % dengan nilai rata-rata 6,46. Pada siklus II ketuntasan belajar 50% dengan nilai rerata 6,7 meningkatHasil data ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 33,3 % dengan nilai rata-rata 6,46. Pada siklus II ketuntasan belajar 50% dengan nilai rerata 6,7 meningkat