UnwahasUnwahas

Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik

Senyawa flavonoid dalam daun kelor diduga mampu meningkatkan kelarutan kalsium batu ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kemampuan ekstrak metanol (EMDK) dan ekstrak etanol daun kelor (EEDK) dalam meningkatkan kelarutan kalsium batu ginjal secara in vitro. Hasil penelitian membuktikan bahwa EMDK (2-10)% dan EEDK (4-10)% mampu meningkatkan kelarutan kalsium batu ginjal secara in vitro (p≤0,05). Kelarutan kalsium batu ginjal dalam EMDK dan EEDK mengikuti pola tergantung konsentrasi. Hasil analisis dengan KLT membuktikan bahwa senyawa aktif golongan flavonoid berhasil teridentifikasi dalam EMDK dan EEDK.

Hasil penelitian membuktikan bahwa EMDK (2-10)% dan EEDK (4-10)% mampu meningkatkan kelarutan kalsium batu ginjal secara in vitro (p<0,05).Kelarutan kalsium batu ginjal dalam EMDK dan EEDK tergantung konsentrasi.Hasil analisis dengan KLT membuktikan bahwa senyawa aktif golongan flavonoid berhasil teridentifikasi dalam EMDK dan EEDK.

Penelitian lanjutan disarankan untuk memvalidasi efek peluruhan ekstrak daun kelor secara in vivo menggunakan model hewan coba. Selain itu, perlu dilakukan uji toksisitas ekstrak untuk memastikan keamanan penggunaan dalam pengobatan herbal. Potensi pengembangan formulasi obat herbal berbasis ekstrak daun kelor sebagai solusi alternatif pengobatan batu ginjal layak diteliti lebih lanjut.

  1. #daun kelor#daun kelor
  2. #ekstrak etanol#ekstrak etanol
Read online
File size243.74 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-10F
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test