POLKESBANPOLKESBAN

Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang memerlukan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Konsumsi pangan fungsional yang tinggi antioksidan dan serat seperti kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) dan kacang hitam (Phaseolus vulgaris) bermanfaat pada pasien DMT2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tepung kacang merah dan ekstrak kulit kacang hitam terhadap berat badan, glukosa darah, kadar insulin dan histopatologi pankreas tikus model DMT2. Uji acak terkontrol menggunakan 36 tikus Wistar jantan yang dibagi dalam 6 kelompok yang terdiri dari tikus non-diabetes (Kelompok I) dan tikus diabetes yang diinduksi nicotinamide-streptozotocin (Kelompok II-VI). Kelompok II adalah kontrol negatif; kelompok III-V diberi kombinasi dengan proporsi flavonoid/ serat masing-masing per kgBB yaitu: 22,5 mg/0,25 g; 45 mg/0,5 g; dan 90 mg/1 g. Kelompok VI adalah kelompok kontrol positif. Data berat badan, kadar glukosa darah puasa dan kadar insulin dianalisis dengan Two-Way Anova, sedangkan data skoring histopatologi pankreas menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara dosis dan lama pemberian perlakuan terhadap berat badan, kadar glukosa darah puasa dan insulin (p=0,001). Kelompok perlakuan dan kontrol positif menunjukkan tidak adanya perubahan pada histopatologi pankreas (p>0,05). Kombinasi flavonoid dan serat pada dosis 45 mg/0,5 g per kgBB terbukti menambah berat badan, menurunkan kadar glukosa darah, meningkatkan kadar insulin dan tidak adanya perubahan histopatologi pankreas pada tikus model DMT2 sama baiknya dengan kelompok kontrol positif.

Kombinasi flavonoid dan serat dari tepung kacang merah dan ekstrak kulit kacang hitam memiliki aktivitas antidiabetik kuat pada tikus Wistar model DMT2 yang diinduksi nicotinamide-streptozotocin.Dosis optimal 45 mg flavonoid/0,5 g serat per kgBB mampu meningkatkan berat badan, menurunkan glukosa darah puasa, meningkatkan kadar insulin, serta menjaga integritas histologis pankreas tanpa perubahan patologis.Efek terapi ini setara dengan glibenklamid sebagai kontrol positif, menunjukkan potensi pangan fungsional sebagai alternatif terapi non-farmakologis.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah kombinasi kacang merah dan kulit kacang hitam dapat memperbaiki komposisi mikrobiota usus pada tikus diabetes, dan bagaimana perubahan ini berhubungan dengan produksi asam lemak rantai pendek yang memengaruhi sekresi insulin. Selain itu, perlu diteliti apakah dosis yang sama efektif pada model diabetes dengan komorbiditas obesitas atau dislipidemia, karena kedua kondisi ini sering menyertai diabetes tipe 2 dan dapat memengaruhi respons terhadap pangan fungsional. Terakhir, penelitian lanjutan sebaiknya mengukur langsung indikator stres oksidatif dan kerusakan sel β pankreas, seperti kadar ROS, ekspresi gen antioksidan, dan aktivitas enzim seperti SOD, untuk memahami mekanisme molekuler di balik perbaikan histopatologi pankreas yang diamati, sehingga dapat menghubungkan efek terapeutik dengan jalur biologis spesifik yang diaktifkan oleh flavonoid dan serat dalam kombinasi ini.

  1. Frontiers | Functional components profile and glycemic index of kidney beans. frontiers functional components... doi.org/10.3389/fnut.2022.1044427Frontiers Functional components profile and glycemic index of kidney beans frontiers functional components doi 10 3389 fnut 2022 1044427
  2. Extracts of black bean peel and pomegranate peel ameliorate oxidative stress‑induced hyperglycemia... doi.org/10.3892/etm.2014.2040Extracts of black bean peel and pomegranate peel ameliorate oxidative stressAcinduced hyperglycemia doi 10 3892 etm 2014 2040
  3. Bioactive Compounds from Mexican Varieties of the Common Bean (Phaseolus vulgaris): Implications for... mdpi.com/1420-3049/22/8/1360Bioactive Compounds from Mexican Varieties of the Common Bean Phaseolus vulgaris Implications for mdpi 1420 3049 22 8 1360
  4. Insulin: The Friend and the Foe in the Development of Type 2 Diabetes Mellitus. insulin friend development... doi.org/10.3390/ijms21051770Insulin The Friend and the Foe in the Development of Type 2 Diabetes Mellitus insulin friend development doi 10 3390 ijms21051770
  1. #gizi seimbang#gizi seimbang
  2. #glukosa darah#glukosa darah
Read online
File size418.08 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-10Q
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test