POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

Jurnal Gema KeperawatanJurnal Gema Keperawatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat harga diri pasien diabetes mellitus di Poliklinik Polres Jembrana. Jenis rancangan penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar subyek penelitian mengalami harga diri rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar subyek penelitian mengalami harga diri rendah, yaitu sebanyak 13 orang (59%), berdasarkan usia terbanyak rentang usia 36 - 55 tahun. sebanyak 13 orang (59%), berdasarkan pendidikan adalah SMA sebanyak 14 orang (63%), Berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki 13 orang (59%), semua subyek penelitian adalah aktif bekerja sebagai anggota POLRI yaitu 22 orang (100%), berdasarkan lamanya menderita DM terbanyak lebih dari 6 bulan sebanyak 17 orang (77%) dan subyek penelitian yang mengalami obesitas yaitu 8 orang(36%).

Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar subyek penelitian mengalami harga diri rendah, yaitu sebanyak 13 orang (59%).Faktor-faktor seperti usia (36-55 tahun), tingkat pendidikan (SMA), jenis kelamin (laki-laki), status pekerjaan (anggota POLRI), lamanya menderita DM (lebih dari 6 bulan) dan obesitas turut berperan dalam kondisi ini.Penelitian ini menyoroti pentingnya penanganan masalah psikososial, khususnya harga diri, pada pasien diabetes mellitus di samping pengobatan fisik yang diberikan.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap rendahnya harga diri pada pasien diabetes mellitus di Poliklinik Polres Jembrana, misalnya dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami pengalaman subjektif pasien. Selain itu, penting untuk mengembangkan dan menguji efektivitas intervensi keperawatan yang bertujuan meningkatkan harga diri pasien diabetes, seperti kelompok dukungan sebaya atau konseling individu. Mengingat obesitas ditemukan sebagai faktor yang berhubungan dengan rendahnya harga diri, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada strategi penurunan berat badan yang efektif dan terintegrasi dengan dukungan psikologis untuk pasien diabetes, serta dampaknya terhadap peningkatan harga diri dan kualitas hidup mereka. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengkaji peran dukungan sosial dari keluarga dan komunitas dalam memoderasi hubungan antara penyakit kronis seperti diabetes mellitus dan tingkat harga diri pasien, sehingga dapat dirancang program pendampingan yang lebih komprehensif. Terakhir, studi perbandingan terhadap tingkat harga diri pasien diabetes mellitus di berbagai setting pelayanan kesehatan (misalnya, rumah sakit, puskesmas, atau poliklinik swasta) dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai kebutuhan perawatan psikososial yang spesifik untuk kelompok ini.

Read online
File size257.53 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test