POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

Jurnal Gema KeperawatanJurnal Gema Keperawatan

Tuberculosis yang menyerang remaja usia 10-18 tahun cenderung mengalami peningkatan. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai cara pencegahan tuberculosis, salah satu media yang dapat digunakan untuk pendidikan kesehatan adalah media WhatsApp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pre-post test design. Jumlah sampel sebanyak 44 orang yang dipilih dengan teknik quota sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2019. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan mengenai TB. Hasil penelitian ini nilai rerata tingkat pengetahuan remaja sebelum diberi pendidikan kesehatan sebesar 11,68 dan sesudah diberi pendidikan kesehatan sebesar 19,02. Uji hipotesis menggunakan uji paired t-test dengan nilai p value = 0,001 (p<0,05). Simpulan penelitian ini ada pengaruh pendidikan TB melalui WhatsApp reminder berkala terhadap tingkat pengetahuan remaja, selanjutnya disarankan melakukan pendidikan kesehatan dengan menggunakan media WhatsApp.

Simpulan penelitian ini ada pengaruh pendidikan TB melalui WhatsApp reminder berkala terhadap tingkat pengetahuan remaja, selanjutnya disarankan melakukan pendidikan kesehatan dengan menggunakan media WhatsApp.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas penggunaan WhatsApp dengan platform media sosial lain, seperti Instagram atau TikTok, dalam meningkatkan pengetahuan tentang tuberkulosis pada remaja, sehingga dapat mengidentifikasi media yang paling menarik dan mudah dipahami oleh target kelompok. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang menilai retensi pengetahuan TB setelah intervensi WhatsApp selama jangka waktu enam bulan atau lebih, untuk mengetahui apakah peningkatan pengetahuan yang diperoleh bersifat berkelanjutan atau memerlukan penguatan berkala. Selanjutnya, penting juga untuk menyelidiki dampak edukasi berbasis WhatsApp terhadap perubahan perilaku preventif, seperti kepatuhan pada vaksinasi BCG, penggunaan masker, atau tindakan deteksi dini pada remaja, agar dapat menilai kontribusi pendidikan digital tidak hanya pada pengetahuan tetapi juga pada praktik kesehatan yang nyata.

  1. #pendidikan kesehatan#pendidikan kesehatan
  2. #anak usia sekolah#anak usia sekolah
Read online
File size206.2 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1Px
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test