INSCHOOLINSCHOOL
GHMJ (Global Health Management Journal)GHMJ (Global Health Management Journal)Latar belakang: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Terdapat banyak prediktor yang dapat berkontribusi pada stunting, meliputi faktor anak, faktor ibu, faktor rumah tangga, dan komunitas. Penelitian ini berfokus pada tingkat anak dan ibu. . Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting berat pada anak berusia 2 hingga 5 tahun. . Metode: Penelitian ini menggunakan data primer di Kota Pontianak, Indonesia yang dikumpulkan pada Januari hingga Februari 2023. Responden dipilih dengan metode total sampling. Analisis univariat, bivariat, dan multivariat dilakukan menggunakan STATA 17. . Hasil: Analisis data menunjukkan bahwa 75,98% anak mengalami stunting dan 24,20% mengalami stunting berat. Faktor berat lahir rendah dan interval kelahiran terbukti berhubungan signifikan dengan stunting berat, sedangkan variabel independen lainnya tidak menunjukkan korelasi dengan stunting berat. . Kesimpulan: Berdasarkan faktor anak dan ibu, variabel berat lahir rendah serta interval kelahiran berhubungan dengan stunting berat.
Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di negara berkembang, termasuk Indonesia.Di wilayah berisiko tinggi Pontianak, 75,98% anak mengalami stunting berat dan 24,20% stunting, dengan faktor berat lahir rendah dan interval kelahiran berhubungan signifikan dengan stunting berat.Variabel lain seperti prematuritas, tinggi lahir, riwayat kekurangan energi kronis, menyusui eksklusif, usia kehamilan, tinggi ibu, riwayat anemia, dan imunisasi tidak menunjukkan korelasi signifikan.
Penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain longitudinal untuk menelusuri hubungan sebab‑akibat antara berat lahir rendah, interval kelahiran, dan stunting berat pada anak, sehingga dapat memperkuat temuan hubungan korelasional yang ada. Selain itu, diperlukan penelitian intervensi yang mengevaluasi efektivitas program suplementasi gizi untuk ibu hamil dalam menurunkan kejadian berat lahir rendah dan pada gilirannya mengurangi prevalensi stunting berat pada anak. Selanjutnya, studi komparatif lintas wilayah dengan pendekatan campuran (kuantitatif dan kualitatif) dapat mengidentifikasi peran faktor lingkungan dan sosioekonomi yang belum terukur dalam penelitian ini, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih kontekstual untuk penanggulangan stunting di daerah lain.
- Childhood stunting: a global perspective - Onis - 2016 - Maternal & Child Nutrition - Wiley Online... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/mcn.12231Childhood stunting a global perspective Onis 2016 Maternal Child Nutrition Wiley Online onlinelibrary wiley doi 10 1111 mcn 12231
- Stunting and severe stunting among children under-5 years in Nigeria: A multilevel analysis | BMC... doi.org/10.1186/s12887-016-0770-zStunting and severe stunting among children under 5Ayears in Nigeria A multilevel analysis BMC doi 10 1186 s12887 016 0770 z
- Risk Factors for Stunting among Children under Five Years in the Province of East Nusa Tenggara (NTT),... doi.org/10.3390/ijerph20021640Risk Factors for Stunting among Children under Five Years in the Province of East Nusa Tenggara NTT doi 10 3390 ijerph20021640
- Risk factors for severe stunted among Children aged 2-5 years with stunting in Pontianak City, Indonesia... publications.inschool.id/index.php/ghmj/article/view/965Risk factors for severe stunted among Children aged 2 5 years with stunting in Pontianak City Indonesia publications inschool index php ghmj article view 965
- The impact of food fortification on stunting in Zimbabwe: does gender of the household head matter? |... link.springer.com/article/10.1186/s12937-020-00541-zThe impact of food fortification on stunting in Zimbabwe does gender of the household head matter link springer article 10 1186 s12937 020 00541 z
| File size | 425.75 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Sampel penelitian ini adalah ibu hamil berumur lebih dari 36 minggu yang melakukan wawancara ANC di BPM Listiorini dan memenuhi kriteria inklusi denganSampel penelitian ini adalah ibu hamil berumur lebih dari 36 minggu yang melakukan wawancara ANC di BPM Listiorini dan memenuhi kriteria inklusi dengan
Q2LIIQ2LII Oleh karena itu, diperlukan perawatan yang tepat dan menyeluruh untuk meningkatkan kualitas hidup bayi. Penelitian ini menggunakan metode literatur reviewOleh karena itu, diperlukan perawatan yang tepat dan menyeluruh untuk meningkatkan kualitas hidup bayi. Penelitian ini menggunakan metode literatur review
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Kasus anemia paling sering terjadi pada wanita yang berusia 35 tahun, dan berisiko lebih tinggi pada ibu dengan parity tinggi karena peningkatan volumeKasus anemia paling sering terjadi pada wanita yang berusia 35 tahun, dan berisiko lebih tinggi pada ibu dengan parity tinggi karena peningkatan volume
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Kanker kolorektal tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian terkait kanker setelah kanker paru-paru, menyoroti perlunya terapi yang lebih efektifKanker kolorektal tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian terkait kanker setelah kanker paru-paru, menyoroti perlunya terapi yang lebih efektif
ITEKES BALIITEKES BALI Hasil kajian ini menekankan pentingnya penanganan anemia, KEK, dan preeklampsia untuk mengurangi angka BBLR. Temuan penelitian menunjukkan bahwa anemiaHasil kajian ini menekankan pentingnya penanganan anemia, KEK, dan preeklampsia untuk mengurangi angka BBLR. Temuan penelitian menunjukkan bahwa anemia
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Responden adalah ibu yang bersedia dan menandatangani persetujuan. Penelitian dilaksanakan dari 23 Februari 2023 hingga 3 Maret 2023. Hasil menunjukkanResponden adalah ibu yang bersedia dan menandatangani persetujuan. Penelitian dilaksanakan dari 23 Februari 2023 hingga 3 Maret 2023. Hasil menunjukkan
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Menurut WHO (World Health Organization), angka kematian bayi merupakan tolak ukur yang sensitive dari semua upaya intervensi yang dilakukan oleh pemerintah,Menurut WHO (World Health Organization), angka kematian bayi merupakan tolak ukur yang sensitive dari semua upaya intervensi yang dilakukan oleh pemerintah,
UKIMUKIM M Haulussy Ambon tahun 2015 yang tercatat diagnosis spesialis obstetri dan ginekologi di rekam medis, berjumlah 51 neonatus. Teknik pengambilan sampelM Haulussy Ambon tahun 2015 yang tercatat diagnosis spesialis obstetri dan ginekologi di rekam medis, berjumlah 51 neonatus. Teknik pengambilan sampel
Useful /
DWCUDWCU Kajian irisan pendamping spiritual dan chaplaincy tergolong jarang di Indonesia, terutama jika diuraikan secara praktis. Buku ini, yang merupakan hasilKajian irisan pendamping spiritual dan chaplaincy tergolong jarang di Indonesia, terutama jika diuraikan secara praktis. Buku ini, yang merupakan hasil
DWCUDWCU Artikel ini mengeksplorasi konsep Tuhan yang termarginalkan dalam konteks modernitas dan postmodernitas, di mana sekularisasi dipahami bukan sebagai penghapusanArtikel ini mengeksplorasi konsep Tuhan yang termarginalkan dalam konteks modernitas dan postmodernitas, di mana sekularisasi dipahami bukan sebagai penghapusan
STAIMADIUNSTAIMADIUN Pendidikan diyakini sebagai sarana utama pengembangan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks itulah revitalisasi kebijakan pendidikan terus menjadiPendidikan diyakini sebagai sarana utama pengembangan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks itulah revitalisasi kebijakan pendidikan terus menjadi
STAIMADIUNSTAIMADIUN Kesehatan: narkoba, minuman keras, merokok. Ekonomi: mencuri, menculik, begal dan lain-lain. (2) Agama (dalam konteks pemikiran Ibn Rushd) memiliki 3 sumberKesehatan: narkoba, minuman keras, merokok. Ekonomi: mencuri, menculik, begal dan lain-lain. (2) Agama (dalam konteks pemikiran Ibn Rushd) memiliki 3 sumber