URINDOURINDO

Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

Rumah sakit di era kompetensi saat ini di tuntut untuk bisa meningkatkan pelayanan kesehatan melalui kinerja kerja para perawat yang bertugas di dalamnya baik itu pelayanan medis maupun pelayanan non medis walupun dalam keadaan pademi Covid-19. Dan untuk kabupaten Kepahiang ada 859 jiwa yang terpapar Covid-19. Akibatnya terjadi, aspek yang mempengaruhi kinerja perawat pada RSUD Kepahiang. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan detail pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja dan motivasi terhadap peningkatan kinerja perawat di RSUD Kepahiang tahun 2021. Penelitian menggunakan desain crossectional analisisnya kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dengan qouta sampling dengan sampel 82 responden. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner dan data diolah dengan bantuan SPSS15. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Dari hasil koefisien determinasi adalah = 0.859. Dan hasil ANOVA menunjukkan bahwa Fhitung sebesar 165.023, dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak.. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan ada pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja dan motivasi terhadap peningkatan kinerja perawat. Secara keseluruhan kepemimpinan, lingkungan kerja dan motivasi di RSUD sudah bagus, namun perlu ditingkatkan lagi agar kinerja perawat semakin baik. Seperti pemimpin diruangan rawat inap mengapresiasi kinerja perawat memberikan afirmasi positif, meningkatkan jaringan LAN, dan menaikan tarif jasa pelayanan.

Pada penelitian ini dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan, lingkungan kerja dan motivasi perawat terhadap peningkatan kinerja dengan faktor kepemimpinan sebagai faktor yang paling berpengaruh terhadap peningkatan kinerja di RSUD Kepahiang.Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan kuesioner dengan pertanyaan terbuka untuk menggali lebih dalam serta spesifik mengenai jawaban responden, meneliti pada populasi yang lebih besar, menambahkan variabel beban kerja, supervisi, dll dan menggunakan pasien baru sebagai sampel penelitian.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih jauh pengaruh kinerja perawat di situasi yang variatif, seperti pada jenis penyakit yang berbeda atau dengan pendekatan yang unik, misalnya bagaimana faktor emosional perawat dalam menghadapi pasien berpengaruh terhadap kinerja mereka. Selain itu, bagaimana sistem apresiasi dan reward yang diterapkan oleh manajemen rumah sakit dapat mempengaruhi motivasi dan kinerja perawat juga perlu diteliti lebih dalam. Pertanyaan yang menarik untuk diteliti adalah sejauh mana lingkungan kerja di RSUD yang berbeda dapat menghasilkan perbedaan kinerja perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Read online
File size422.46 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test