IKIPIKIP

AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan EkosistemAGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang penting karena menjadi bahan pangan alternatif penunjang program diversifikasi pangan. Permintaan kentang semakin meningkat seiring dengan berkembangnya industri makanan ringan dan restoran cepat saji yang menggunakan bahan kentang. Penelitian ini berjudul Analisis Permintaan Kentang di Kota Denpasar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis fungsi permintaan dan elastisitas permintaan kentang di Kota Denpasar serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kentang di Kota Denpasar. Penentuan lokasi penelitian di Pasar Badung, Pasar Kreneng, dan Pasar Sanglah dilakukan secara purposif berdasarkan beberapa pertimbangan. Penentuan jumlah sampel untuk konsumen kentang dilakukan dengan metode purposive sampling menggunakan rumus Slovin. Berdasarkan populasi sebanyak 93 pedagang, diperoleh sampel di Pasar Kreneng sebanyak 14 responden, 25 responden di Pasar Sanglah, dan 54 responden di Pasar Badung. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan: 1) Fungsi dan elastisitas permintaan kentang di Kota Denpasar yaitu Qd = 3,38.X1 -1,257.X2 -1,948.X3 0,056.X4 0,249 dan elastisitas harga kentang terhadap permintaan kentang bersifat elastis; 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kentang di Kota Denpasar adalah harga kentang dan harga wortel.

Fungsi dan elastisitas permintaan kentang di Kota Denpasar dinyatakan dalam bentuk persamaan Qd = 3,38.X4 0,249, dengan elastisitas harga kentang terhadap permintaan bersifat elastis.Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kentang di Kota Denpasar adalah harga kentang dan harga wortel.Kedua faktor tersebut memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah permintaan kentang.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana variasi harga komoditas substitusi selain wortel, seperti ubi atau jagung, memengaruhi permintaan kentang di perkotaan, untuk memahami lebih luas pola substitusi konsumsi masyarakat. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengaruh gaya hidup dan tingkat kesadaran kesehatan terhadap permintaan kentang melalui survei lintas generasi, mengingat pendidikan berpotensi memengaruhi pilihan konsumsi pangan fungsional. Ketiga, disarankan penelitian lanjutan mengenai dinamika pasokan dan rantai distribusi kentang dari produsen ke pasar tradisional di Denpasar, untuk mengidentifikasi faktor struktural yang memengaruhi harga eceran dan ketersediaan kentang, sehingga dapat dikaji keterkaitannya dengan pola permintaan jangka panjang.

  1. #padi sawah#padi sawah
  2. #cabai rawit#cabai rawit
Read online
File size787.52 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2dz
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test