UNZAHUNZAH

At- Ta'lim : Jurnal PendidikanAt- Ta'lim : Jurnal Pendidikan

Makalah ini bertujuan untuk mengulas tentang . Untuk merealisasikan tujuan pesantren diperlukan sosok pemimpin yang memiliki kemampuan menjawab berbagai tantangan, memiliki visi tentang pesantren yang unggul, dan upaya mencapainya dengan energi dan komitmen yang tinggi. Pemimpin yang selalu berupaya mempengaruhi bawahannya melalui komunikasi langsung dengan menekankan pentingnya nilai-nilai, asumsi-asumsi, komitmen, dan keyakinan serta memiliki tekad untuk mencapai tujuan. Pemimpin bertindak dengan cara memotivasi dan memberikan inspirasi kepada bawahan melalui pemberian arti dan tantangan terhadap tugas bawahan. Makna mutu pendidikan adalah kesesuaian dengan kebutuhan dalam pendidikan yang salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus merupakan salah satu alat untuk menghasilkan perubahan pada diri manusia menuju insan sempurna yang berakhlak mulia dan berkepribadian baik.

Peningkatan mutu dalam dunia pendidikan Islam merupakan suatu teori ilmu manajemen yang mengarahkan pimpinan organisasi kependidikan dan personilnya untuk melakukan perbaikan mutu pendidikan secara berkelanjutan yang terfokus.Kepemimpinan di Pesantren lebih menekankan kapada proses bimbingan, pengarahan dan kasih sayang.Gaya kepemimpinan yang ditampilkan oleh pesantren bersifat kolektif atau kepemimpinan institusional.Makna mutu pendidikan adalah kesesuaian dengan kebutuhan dalam pendidikan yang salah satu sarana untuk meningkatkan kualias SDM sekaligus merupakan salah satu alat untuk menghasilkan perubahan pada diri manusia menuju insan sempurna, yang berakhlak mulia dan berkepribadian baik.

Berdasarkan paper ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh gaya kepemimpinan kyai terhadap motivasi dan kinerja santri di pesantren, dengan fokus pada bagaimana gaya kepemimpinan yang berbeda dapat memengaruhi hasil belajar dan perkembangan karakter santri. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kualitas pendidikan di pesantren, termasuk peran teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana pesantren dapat beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi, serta bagaimana pesantren dapat mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan tantangan global, sehingga lulusan pesantren memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Read online
File size786.89 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test