IFTKLEDALEROIFTKLEDALERO
LEDALOGOS: JURNAL FILSAFATLEDALOGOS: JURNAL FILSAFATStudi ini mengkaji kritik Charles Taylor terhadap antropologi liberal, khususnya keterlibatannya dengan pemikiran John Rawls dan Robert Nozick. Taylor menantang pandangan liberal tentang individu sebagai agen otonom, dengan menegaskan bahwa individu dibentuk oleh komunitas moral. Kritiknya menyoroti keterbatasan keadilan prosedural dan perlu pengakuan terhadap nilai-nilai sosial yang substansial. Dengan menerapkan perspektif Taylor dalam konteks Indonesia, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai komunal memengaruhi demokrasi, keadilan, dan integrasi sosial. Dalam masyarakat plural seperti Indonesia, pemikiran Taylor menawarkan kerangka analisis kritis untuk memahami keseimbangan antara hak individu dan identitas kolektif.
Penelitian ini telah mengeksplorasi kritik Charles Taylor terhadap antropologi liberal, khususnya dalam kaitannya dengan filsafat politik John Rawls dan Robert Nozick.Taylor menantang konsepsi atomistik tentang diri yang mendasari liberalisme, dengan alasan bahwa individu secara inheren terdapat dalam komunitas moral yang membentuk identitas, komitmen, dan kerangka etika mereka.Kritiknya menyoroti keterbatasan keadilan prosedural murni, menekankan perlunya mengakui aspek-aspek substantif yang dibudidayakan dalam masyarakat.Penerapan perspektif komunitarian Taylor terhadap konteks politik Indonesia menawarkan wawasan berharga tentang peran komunitas moral dalam membentuk pemerintahan demokratis.Sementara liberalisme memprioritaskan hak-hak individu dan keadilan prosedural, argumen Taylor menunjukkan bahwa prinsip-prinsip ini tidak dapat berfungsi secara terpisah dari institusi budaya, sejarah, dan sosial yang menopangnya.Dalam konteks Indonesia, di mana pluralisme dan nilai-nilai komunal memainkan peran penting dalam kehidupan politik, kerangka kerja Taylor memberikan lensa alternatif untuk menganalisis isu-isu keadilan, pengakuan, dan integrasi sosial.Dengan menjembatani kritik Taylor dengan realitas politik Indonesia, studi ini tidak hanya berkontribusi pada perdebatan teoretis tentang liberalisme dan komunitarianisme tetapi juga menggarisbawahi perlunya pendekatan yang lebih sensitif terhadap konteks dalam filsafat politik.Temuan menunjukkan bahwa cita-cita demokrasi seperti kebebasan dan kesetaraan harus didasarkan dalam kerangka moral dan budaya yang lebih luas yang mengakui pentingnya nilai-nilai komunal.Pada akhirnya, penelitian ini menegaskan kembali relevansi komunitas moral dalam wacana politik kontemporer, terutama dalam masyarakat yang menavigasi ketegangan antara individualisme liberal dan identitas kolektif.
Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi pemikiran Taylor dalam konteks Indonesia, khususnya dalam hal integrasi nilai-nilai komunal dengan demokrasi dan keadilan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai komunal dapat menjadi dasar bagi pembentukan kebijakan publik yang inklusif dan adil, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat dipromosikan dan dilindungi dalam masyarakat yang pluralistik.. . 2. Meneliti dampak politik pengakuan dalam konteks Indonesia, dengan mempertimbangkan kritik yang diajukan oleh Nancy Fraser. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pengakuan budaya dan redistribusi material dapat bekerja bersama untuk mencapai keadilan sosial dan ekonomi, serta bagaimana kebijakan pengakuan dapat dirancang untuk menghindari pengesensialisasian identitas dan konflik sosial.. . 3. Mengkaji peran komunitas moral dalam membentuk ideal-ideal demokrasi di Indonesia, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh masyarakat yang sedang bertransisi dari sistem otoriter ke sistem demokrasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana komunitas moral dapat menjadi katalisator perubahan positif, serta bagaimana mereka dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan politik untuk memastikan bahwa aspirasi demokrasi dapat terwujud secara efektif.
| File size | 458.16 KB |
| Pages | 19 |
| Short Link | https://juris.id/p-114 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UNSIQUNSIQ Usaha meningkatkan keterampilan, inovasi, dan kreativitas karyawan magang dalam menciptakan produk kreatif berbasis lokal, yang pada akhirnya dapat berkontribusiUsaha meningkatkan keterampilan, inovasi, dan kreativitas karyawan magang dalam menciptakan produk kreatif berbasis lokal, yang pada akhirnya dapat berkontribusi
UNSIQUNSIQ Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif dari ekstrak etanol P. cystidiosus sebagai inhibitor enzim α-glukosidase melaluiPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif dari ekstrak etanol P. cystidiosus sebagai inhibitor enzim α-glukosidase melalui
UNSIQUNSIQ Program pengabdian masyarakat berhasil mengolah limbah tulang dan kepala lele menjadi kerupuk berbasis zero waste yang bernilai ekonomi dan bergizi. InovasiProgram pengabdian masyarakat berhasil mengolah limbah tulang dan kepala lele menjadi kerupuk berbasis zero waste yang bernilai ekonomi dan bergizi. Inovasi
AIRAAIRA Temuan ini memberikan sumbangan penting pada pengembangan ilmu pengetahuan dan penyediaan solusi ilmiah untuk mendukung pengambilan keputusan yang optimalTemuan ini memberikan sumbangan penting pada pengembangan ilmu pengetahuan dan penyediaan solusi ilmiah untuk mendukung pengambilan keputusan yang optimal
ITKAITKA Regenerasi petani pun menurun drastis. LPPSLH, sebagai lembaga nirlaba yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat, mengadvokasi masalah ini melalui pendataanRegenerasi petani pun menurun drastis. LPPSLH, sebagai lembaga nirlaba yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat, mengadvokasi masalah ini melalui pendataan
ITKAITKA Keberhasilan pelatihan sangat dipengaruhi oleh implementasi hasil pelatihan di tempat kerja serta didukung oleh sistem manajemen yang multikultural untukKeberhasilan pelatihan sangat dipengaruhi oleh implementasi hasil pelatihan di tempat kerja serta didukung oleh sistem manajemen yang multikultural untuk
PENERBITPENERBIT Hasil penelitian ini adalah 1) Arsitektur bangunan Pura Dalem Taak memiliki Tri Mandala, sebagai media untuk mengembangkan kerukunan dalam teritorial TriHasil penelitian ini adalah 1) Arsitektur bangunan Pura Dalem Taak memiliki Tri Mandala, sebagai media untuk mengembangkan kerukunan dalam teritorial Tri
UNIKSUNIKS 613.358,86/bulan/luas lahan garapan dengan rata-rata total penerimaan sebesar Rp.2. 479.168,75/bulan/luas lahan garapan dan rata-rata total biaya yang613.358,86/bulan/luas lahan garapan dengan rata-rata total penerimaan sebesar Rp.2. 479.168,75/bulan/luas lahan garapan dan rata-rata total biaya yang
Useful /
UNSIQUNSIQ Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), melibatkan mitra UMKM secara aktif dalam perancangan identitas visual, penataan ruangMetode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), melibatkan mitra UMKM secara aktif dalam perancangan identitas visual, penataan ruang
UNIKSUNIKS 676.417/luas garapan. Sehingga dapat diketahui bahwa pendapatan atau keuntungan yang diperoleh petani responden Rp.4. 289.758/luas garapan, maka R/C ratio676.417/luas garapan. Sehingga dapat diketahui bahwa pendapatan atau keuntungan yang diperoleh petani responden Rp.4. 289.758/luas garapan, maka R/C ratio
UNIKSUNIKS Analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 20 menunjukkan bahwa konstanta sebesar 1,647. Harga ayam dan ikan tidak berpengaruh nyata, sedangkanAnalisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 20 menunjukkan bahwa konstanta sebesar 1,647. Harga ayam dan ikan tidak berpengaruh nyata, sedangkan
UNIKSUNIKS Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengamatan birahi 1,83 (sedikit memahami), waktu panjang birahi 1,8 (sedikit memahami), sistem perkawinanHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengamatan birahi 1,83 (sedikit memahami), waktu panjang birahi 1,8 (sedikit memahami), sistem perkawinan