INDOJOURNALPMRINDOJOURNALPMR

Indonesian Journal of Physical Medicine and RehabilitationIndonesian Journal of Physical Medicine and Rehabilitation

Duchenne muscular dystrophy (DMD) adalah gangguan genetik yang melemahkan yang memengaruhi sekitar 1 dari 3.600 hingga 6.000 kelahiran laki-laki hidup, disebabkan oleh mutasi pada gen dystrophin. Tahap ambulatori awal DMD biasanya ditandai dengan kesulitan berdiri, kelemahan otot, jatuh yang sering, dan keterampilan motorik yang terganggu. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pelatihan sepeda yang dibantu dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan fungsi paru-paru. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan intervensi medis dan rehabilitatif sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan menunda perkembangan penyakit. Program rehabilitasi termasuk aktivitas fisik, latihan peregangan, dan modifikasi lingkungan. Evaluasi spirometri dan Tes Jalan 6 Menit (6MWT) menunjukkan pola restriktif paru-paru dan kapasitas latihan yang berkurang. Kepatuhan terhadap pengobatan kortikosteroid, pemantauan berkelanjutan, dan strategi rehabilitasi komprehensif sangat penting untuk mempertahankan fungsi otot yang optimal dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Evaluasi fungsi paru-paru dan manajemen sangat penting, mengingat hubungan komplikasi paru-paru dengan mortalitas pada DMD.

Ergosiklus statis adalah pilihan olahraga aerobik yang aman untuk pasien DMD yang dapat berjalan.Ini dapat dimasukkan sebagai aktivitas rekreasi, memungkinkan pasien untuk mempertahankan daya tahan kardiorespiratori mereka, seperti yang ditunjukkan oleh hasil 6MWT.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi manfaat jangka panjang dari ergosiklus statis dalam manajemen DMD dan untuk mengoptimalkan protokol latihan untuk hasil yang lebih baik.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian prospektif yang lebih besar diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari ergosiklus statis dalam meningkatkan fungsi motorik dan kualitas hidup pada pasien DMD. Penelitian ini harus mencakup kelompok kontrol untuk membandingkan hasil dengan intervensi rehabilitasi standar. Kedua, penting untuk menyelidiki dosis optimal dan intensitas latihan ergosiklus statis untuk pasien DMD. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dampak berbagai protokol latihan pada fungsi otot, kapasitas kardiorespiratori, dan penanda biologis kerusakan otot. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada identifikasi faktor-faktor yang memprediksi respons terhadap latihan ergosiklus statis pada pasien DMD. Faktor-faktor seperti usia onset penyakit, tingkat keparahan, dan status komorbiditas dapat dievaluasi untuk mengidentifikasi pasien yang paling mungkin mendapat manfaat dari intervensi ini. Dengan mengatasi pertanyaan-pertanyaan penelitian ini, kita dapat lebih memahami peran ergosiklus statis dalam manajemen DMD dan mengembangkan strategi rehabilitasi yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil pasien.

  1. #kualitas hidup masyarakat#kualitas hidup masyarakat
  2. #hidup pasien hipertensi#hidup pasien hipertensi
Read online
File size871.88 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2GT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test