UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Mahasiswa KesehatanJurnal Mahasiswa Kesehatan

Di Indonesia penyakit ginjal kronik mengalami peningkatan. Faktor gaya hidup yang menyebabkan terjadinya penyakit Ginjal Kronik diantaranya adalah, mengkonsumsi obat herbal, mengkonsumsi alkohol, kebiasaan merokok, kurang minum air putih, dan sering mengkonsumsi suplemen berenergi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor gaya hidup yang menyebabkan terjadinya penyakit ginjal kronik. Desain penelitian yaitu analisis deskriptif, dengan menggunakan pendekatan waktu cross sectional dengan teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan sampel yang berjumlah 92 responden yaitu pasien di Ruang Hemodialisa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data dengan uji frequencies.. Jenis penelitian ini menunjukkan dari 120 orang terdapat 92 orang yang sering mengkonsumsi minuman suplemen berenergi. Analisa deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi dan presentase. variabel dependen dalam penelitian ini, yaitu kebiasaan mengonsumsi obat herbal, yaitu kebiasaan minum obat herbal, alkohol, kebiasaan merokok, kurang minum air, dan mengkonsumsi suplemen ber-energi.

Sebagian besar pasien hemodialisis tidak memiliki riwayat penggunaan obat herbal, konsumsi alkohol, serta kebiasaan merokok.Mayoritas pasien juga mengkonsumsi kurang dari delapan gelas air putih per hari dan hampir seluruhnya mengkonsumsi minuman suplemen berenergi.Faktor gaya hidup tersebut menjadi gambaran utama penyebab penyakit ginjal kronik pada pasien di ruang hemodialisis.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki berapa besar pengaruh frekuensi dan dosis konsumsi minuman berenergi terhadap percepatan penurunan fungsi ginjal pada pasien hemodialisis, serta apakah efek tersebut berbeda menurut usia, jenis kelamin, atau tingkat keparahan penyakit, sehingga dapat ditentukan batas aman konsumsi harian. Selain itu, diperlukan penelitian yang menguji efektivitas program intervensi gaya hidup terintegrasi—meliputi edukasi penggunaan obat herbal, pengendalian konsumsi alkohol, penghentian merokok, dan peningkatan asupan air putih—dalam memperlambat progresi penyakit ginjal kronik serta meningkatkan kualitas hidup pasien, dengan melakukan pemantauan selama minimal satu tahun. Selanjutnya, studi observasional dapat mencari biomarker spesifik yang mencerminkan stres ginjal akibat kombinasi faktor risiko gaya hidup tersebut, dengan tujuan membangun dan memvalidasi model prediksi risiko untuk mengidentifikasi pasien yang berpotensi mengalami kegagalan ginjal lebih cepat. Hasil dari ketiga penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan kesehatan masyarakat dan praktik klinis yang lebih tepat dalam pencegahan penyakit ginjal kronik.

  1. #pengumpulan data#pengumpulan data
  2. #pola asuh#pola asuh
Read online
File size251.71 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-33W
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test