GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER
Eduversity : Journal of Future Interdisciplinary EducationEduversity : Journal of Future Interdisciplinary EducationPendidikan karakter di sekolah memegang peranan penting dalam membentuk generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab. Di samping ilmu pengetahuan akademis, nilai-nilai moral dan etika diajarkan kepada anak sejak dini, menjadi landasan yang kuat bagi kehidupan mereka. Tantangan yang kompleks di era globalisasi semakin menegaskan perlunya pengintegrasian pendidikan karakter ke dalam kurikulum sekolah. Melalui berbagai metode dan strategi, seperti pengintegrasian nilai-nilai karakter ke dalam kurikulum dan pelibatan orang tua, implementasi pendidikan karakter menjadi mungkin. Namun, tantangan finansial, resistensi, dan kesulitan dalam mengukur efektivitas program merupakan kendala yang perlu diatasi. Namun, dampak jangka panjangnya terhadap perkembangan individu dan masyarakat sangat signifikan. Pendidikan karakter di sekolah tidak hanya tentang menghasilkan siswa yang cerdas secara akademis, tetapi juga individu yang bermoral, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan komitmen yang kuat dari berbagai pihak dan evaluasi yang berkelanjutan, pendidikan karakter di sekolah dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi individu dan masyarakat.
Pendidikan karakter berperan penting dalam membangun generasi yang berintegritas melalui pendekatan terorganisasi.Sekolah, orang tua, dan masyarakat harus bekerja sama untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.Dampak jangka panjangnya menciptakan pemimpin bertanggung jawab dan masyarakat yang lebih adil serta damai.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi model pendanaan alternatif untuk program pendidikan karakter di sekolah yang kurang berpengaruh secara nasional. Studi tentang pengembangan alat pengukuran objektif untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan karakter secara kuantitatif juga penting. Selain itu, perlu diteliti dampak perbedaan budaya lokal terhadap penerapan pendidikan karakter di berbagai wilayah Indonesia.
| File size | 430.27 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-340 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Kesimpulan yang dapat ditarik setelah dilakukan penelitian mengenai nilai-nilai Pancasila yang terdapat di dalam wangsalan sindhènan gaya Surakarta adalah.Kesimpulan yang dapat ditarik setelah dilakukan penelitian mengenai nilai-nilai Pancasila yang terdapat di dalam wangsalan sindhènan gaya Surakarta adalah.
STMIKPLKSTMIKPLK Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang nyata di kalangan peserta tentang hak-hak korban, alur pelaporan, dan tanggung jawab lembagaHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang nyata di kalangan peserta tentang hak-hak korban, alur pelaporan, dan tanggung jawab lembaga
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Studi komparatif ini menganalisis model pendidikan karakter dengan membandingkan implementasi Social and Emotional Learning (SEL) di Finlandia dan KurikulumStudi komparatif ini menganalisis model pendidikan karakter dengan membandingkan implementasi Social and Emotional Learning (SEL) di Finlandia dan Kurikulum
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengumpulkan berbagai sumber akademik yang membahas tentang nilai toleransi, pendidikan multikultural,Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengumpulkan berbagai sumber akademik yang membahas tentang nilai toleransi, pendidikan multikultural,
UINSYAHADAUINSYAHADA Faktor internal terbagi menjadi faktor fisiologi dan faktor psikologi yang meliputi perhatian, tanggapan, ingatan, minat serta motivasi. Selanjutnya faktorFaktor internal terbagi menjadi faktor fisiologi dan faktor psikologi yang meliputi perhatian, tanggapan, ingatan, minat serta motivasi. Selanjutnya faktor
UINSYAHADAUINSYAHADA Bagaimana penggunaan media pembelajaran Mystery Box untuk meningkatkan kemampuan membaca huruf melalui materi “Bunyi Apa siswa kelas I SD MuhammadiyahBagaimana penggunaan media pembelajaran Mystery Box untuk meningkatkan kemampuan membaca huruf melalui materi “Bunyi Apa siswa kelas I SD Muhammadiyah
UNISDAUNISDA Nilai-nilai tersebut tercermin melalui penggambaran karakter, dialog, serta peristiwa yang memiliki makna spiritual. Pendekatan fenomenologi mengungkapNilai-nilai tersebut tercermin melalui penggambaran karakter, dialog, serta peristiwa yang memiliki makna spiritual. Pendekatan fenomenologi mengungkap
JBASICJBASIC Evaluasi pendidikan karakter pada OSIS SMA Negeri 1 Pontianak dilakukan oleh Pembina OSIS dengan mengamati secara langsung perilaku paserta didik secaraEvaluasi pendidikan karakter pada OSIS SMA Negeri 1 Pontianak dilakukan oleh Pembina OSIS dengan mengamati secara langsung perilaku paserta didik secara
Useful /
STMIKPLKSTMIKPLK Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang mencakup tahapan sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, penerapan teknologi menggunakanMetode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang mencakup tahapan sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, penerapan teknologi menggunakan
ONERESEARCHONERESEARCH Sejak wacana “chacography menyebar pada awal abad ke-20, sumber-sumber teks Jawa Kuno di luar Bali hampir diabaikan, terutama yang berasal dari Jawa.Sejak wacana “chacography menyebar pada awal abad ke-20, sumber-sumber teks Jawa Kuno di luar Bali hampir diabaikan, terutama yang berasal dari Jawa.
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Penelitian ini dilaksanakan di pesantren Imam Ibnu Katsir Pekanbaru. Berdasarkan data temuan dalam penelitian, ada tiga kebijakan yang memiliki dampakPenelitian ini dilaksanakan di pesantren Imam Ibnu Katsir Pekanbaru. Berdasarkan data temuan dalam penelitian, ada tiga kebijakan yang memiliki dampak
FTUNCENFTUNCEN Beberapa pengerjaan dalam pelaksanaan mencakup pengukuran, pembuatan tulangan, pengeboran, pemasangan tulangan, pengecoran, dan pembuatan pile cap. DayaBeberapa pengerjaan dalam pelaksanaan mencakup pengukuran, pembuatan tulangan, pengeboran, pemasangan tulangan, pengecoran, dan pembuatan pile cap. Daya