GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER

Eduversity : Journal of Future Interdisciplinary EducationEduversity : Journal of Future Interdisciplinary Education

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak yang terjadi dari sebuah kebijakan yang berlaku di lingkungan pesantren terhadap penerapan teknologi dalam melaksanakan proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Data berupa kebijakan yang ada dianalisis dan dideskripsikan untuk menemukan jawaban dari masalah yang ingin diketahui. Penelitian ini dilaksanakan di pesantren Imam Ibnu Katsir Pekanbaru. Berdasarkan data temuan dalam penelitian, ada tiga kebijakan yang memiliki dampak terhadap keterbatasan penggunaan teknologi di lingkungan pesantren. Kebijakan yang sangat berpengaruh yaitu tentang larangan santri untuk membawa alat komunikasi ke lingkungan pesantren. Solusinya pimpinan pesantren perlu mencarikan solusi bijak, dengan maksud tidak membatalkan kebijakan yang idealis namun dapat memenuhi akses teknologi saat melaksanakan pembelajaran agar kualitas pembelajaran tersebut tidak tertinggal dengan sekolah lain yang mengizinkan siswa untuk menggunakan gawai dalam proses pembelajaran.

Penelitian di Pesantren Imam Ibnu Katsir Pekanbaru menemukan tiga dampak utama kebijakan terkait keterbatasan teknologi.(1) mengurangi interaksi langsung dalam pembelajaran, (2) terhambatnya inovasi metode pengajaran, dan (3) pengaruh negatif terhadap ketersediaan sumber daya pendukung pembelajaran.Solusi yang diperlukan adalah revisi kebijakan yang restriktif terhadap penggunaan teknologi tanpa mengorbankan prinsip pendidikan pesantren.

Penelitian lanjutan dapat (1) membandingkan dampak kebijakan serupa di pesantren di wilayah berbeda untuk melihat variabilitas kondisi teknologi, (2) mengkaji model kebijakan alternatif yang seimbang antara prinsip tradisional pesantren dan kebutuhan teknologi modern, serta (3) mengeksplorasi dampak partisipasi santri dalam wirausaha teknologi berbasis pesantren sebagai upaya penerapan inovatif tanpa melanggar aturan asrama. Penelitian ini juga perlu mempertimbangkan peran teknologi dalam mempertahankan nilai-nilai pesantren sambil menyesuaikan dengan tantangan pendidikan kontemporer.

  1. KESIAPAN GURU DALAM IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING | Cyberspace: Jurnal Pendidikan... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/cyberspace/article/view/17821KESIAPAN GURU DALAM IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING Cyberspace Jurnal Pendidikan jurnal ar raniry ac index php cyberspace article view 17821
  2. Modernisasi Pendidikan di Pondok Pesantren Miftahul ‘Amal Jiken, Blora | Journal of Economic Education... e-journal.ivet.ac.id/index.php/jeee/article/view/1219Modernisasi Pendidikan di Pondok Pesantren Miftahul AoAmal Jiken Blora Journal of Economic Education e journal ivet ac index php jeee article view 1219
  3. Respons Peserta Didik terhadap Pembelajaran Online, Blended Learning dan Tatap Muka pada Pembelajaran... j-cup.org/index.php/cendekia/article/view/1771Respons Peserta Didik terhadap Pembelajaran Online Blended Learning dan Tatap Muka pada Pembelajaran j cup index php cendekia article view 1771
  4. The Role of Educational Technology in Improving Access in Rural Areas: A Case Study of YPPK ST. Petrus... jurnal.usk.ac.id/riwayat/article/view/37919The Role of Educational Technology in Improving Access in Rural Areas A Case Study of YPPK ST Petrus jurnal usk ac riwayat article view 37919
  1. #peran guru#peran guru
  2. #pembelajaran matematika#pembelajaran matematika
Read online
File size180.33 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-341
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test