UAIUAI

Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)

Era digital yang berkembang pesat membuat berbagai aktivitas kehidupan menjadi lebih mudah, salah satunya dengan penggunaan media digital seperti gawai. Selain bermanfaat, penggunaan gawai juga memiliki risiko negatif, terutama bagi anak-anak, seperti pribadi anak menjadi tertutup, mudah menirukan adegan berbahaya, dan kecanduan bermain game. Paparan terhadap dunia digital juga dirasakan oleh orang tua di Desa Pasirtanjung, yang mengungkapkan kesulitan mengasuh anak di era digital. Banyak orang tua belum memahami pentingnya pengasuhan positif dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak di era digital. Oleh karena itu, sangat penting untuk melaksanakan program psikoedukasi kepada orang tua tentang peningkatan kualitas pengasuhan melalui metode pengasuhan positif di era digital di Desa Pasirtanjung, Kabupaten Bogor. Program ini memberikan wadah bagi orang tua untuk memahami pengasuhan positif, berbagi pengalaman, dan berdiskusi tentang pengasuhan anak sehari-hari, dengan pendekatan melalui ceramah, leaflet, tes, dan poster.

Program psikoedukasi pengasuhan positif di era digital berhasil meningkatkan pemahaman orang tua di Desa Pasirtanjung tentang pengasuhan anak yang tepat dan positif.Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata skor tes dari 47,85 menjadi 72,85 setelah intervensi.Orang tua menunjukkan antusiasme tinggi dan merasa ilmu yang diperoleh sangat bermanfaat serta ingin program ini dilaksanakan lebih sering di masa depan.

Penelitian lanjutan dapat menguji apakah penerapan pengasuhan positif yang diajarkan dalam psikoedukasi secara konsisten berlangsung dalam jangka panjang dan benar-benar mengurangi perilaku berisiko anak akibat penggunaan gawai. Selain itu, perlu diteliti bagaimana peran ayah dalam pengasuhan positif di era digital, karena kebanyakan peserta dalam penelitian ini adalah ibu, sehingga belum diketahui sejauh mana partisipasi ayah memengaruhi efektivitas pengasuhan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model psikoedukasi berbasis digital seperti aplikasi atau video pendek yang disesuaikan dengan konteks pedesaan, untuk memperluas jangkauan dan memudahkan orang tua mengakses materi pengasuhan positif secara berkelanjutan tanpa harus mengandalkan kegiatan tatap muka yang terbatas waktu dan sumber daya.

  1. Pengasuhan Positif untuk Meningkatkan Kesadaran Pengasuhan Anak di Era Digital pada Orang Tua di Desa... doi.org/10.36722/psn.v2i1.1544Pengasuhan Positif untuk Meningkatkan Kesadaran Pengasuhan Anak di Era Digital pada Orang Tua di Desa doi 10 36722 psn v2i1 1544
  1. #pola asuh#pola asuh
  2. #antenatal care#antenatal care
Read online
File size631.96 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2Yf
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test