UAIUAI

Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)

Kebutuhan informasi mengenai Antenatal Care (ANC) atau Pemeriksaan Kehamilan yang cepat, akurat, dan mudah diakses semakin dibutuhkan oleh ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan sedini mungkin di Puskesmas. Media teknologi informasi yang sudah digunakan oleh Puskesmas, bidan, dan ibu hamil adalah Instagram, namun pengelolaannya dalam memberikan informasi dan edukasi mengenai program ANC belum optimal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengedukasi ibu hamil mengenai program ANC Terpadu serta meningkatkan pengelolaan media sosial Instagram di Puskesmas Purwokerto Utara II dalam mengampanyekan program ANC. Hasilnya menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial Instagram dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pemeriksaan kehamilan. Dengan demikian, ibu hamil menjadi lebih peduli terhadap kehamilannya dengan memaksimalkan penggunaan fitur Instagram, seperti tampilan unggahan (feeds), caption, hashtag, reels dan fitur kolaborasi akun. Selain itu, waktu posting juga penting dalam pengelolaan Instagram untuk menaikkan engagement.

Pemanfaatan media sosial Instagram sebagai tools KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) bagi ibu hamil di Puskesmas Purwokerto Utara II berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pemeriksaan kehamilan.Penggunaan fitur Instagram secara maksimal, seperti tampilan unggahan, caption, hashtag, reels, dan kolaborasi akun, telah mengubah pola pikir dan perilaku ibu hamil untuk lebih menjaga kehamilan dan janin.Selain itu, waktu posting juga penting dalam pengelolaan Instagram untuk meningkatkan engagement.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai format konten Instagram (misalnya, video pendek, infografis, live session) dalam meningkatkan partisipasi ibu hamil dalam program ANC. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas penggunaan Instagram dengan platform media sosial lainnya (seperti Facebook atau TikTok) dalam menjangkau dan mengedukasi ibu hamil. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam persepsi dan pengalaman ibu hamil dalam menggunakan Instagram sebagai sumber informasi kesehatan kehamilan, termasuk tantangan dan hambatan yang mungkin mereka hadapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan ANC dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

  1. Pemanfaatan Media Sosial Antenatal Care Terpadu sebagai Tools KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi)... jurnal.uai.ac.id/index.php/PSN/article/view/1425Pemanfaatan Media Sosial Antenatal Care Terpadu sebagai Tools KIE Komunikasi Informasi dan Edukasi jurnal uai ac index php PSN article view 1425
  1. #sma negeri#sma negeri
  2. #pengolahan sampah#pengolahan sampah
Read online
File size754.3 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ya
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test