CHEMOPREVCHEMOPREV

Indonesian Journal of Cancer ChemopreventionIndonesian Journal of Cancer Chemoprevention

Perkembangan pengobatan kanker telah mengalami kemajuan signifikan melalui integrasi terapi neoadjuvan dan adjuvan, khususnya dalam bidang onkologi bedah. Tinjauan literatur ini mengikuti pendekatan sistematis menggunakan panduan PRISMA, menganalisis studi dari basis data seperti PubMed, Google Scholar, Scopus, dan Web of Science. Tinjauan ini memeriksa perkembangan historis, praktik saat ini, dan arah masa depan pendekatan multimodal, dengan fokus pada manfaat sinergis dari bedah, pengembangan obat, terapi sasaran, dan inovasi teknologi. Intervensi neoadjuvan, yang dirancang untuk mengecilkan tumor sebelum operasi, meningkatkan hasil operasi dengan meningkatkan kelayakan operasi, sedangkan terapi adjuvan, yang diberikan setelah operasi, bertujuan untuk menghilangkan penyakit sisa dan mengurangi risiko kekambuhan. Temuan dari uji klinis dan studi kasus menunjukkan peningkatan tingkat kelangsungan hidup, peningkatan kelayakan operasi tumor, dan peningkatan hasil pasien melalui kombinasi terapi ini. Selain itu, tinjauan ini menekankan peran penting dari pengobatan personalisasi, profil molekuler, dan teknologi bedah yang muncul dalam penyempurnaan jalur pengobatan. Seiring dengan evolusi lanskap perawatan kanker, penyempurnaan urutan pengobatan dan penyesuaian terapi berdasarkan profil tumor individu akan menjadi penting untuk memaksimalkan efektivitas terapi dan meningkatkan prognosis pasien.

Integrasi intervensi neoadjuvan dan adjuvan bedah telah merevolusi perawatan kanker, menawarkan kendali tumor yang ditingkatkan dan hasil pasien yang lebih baik.Dengan menggabungkan terapi sistemik dengan inovasi bedah, onkolog telah dapat meningkatkan kelayakan operasi, menurunkan stadium tumor, dan memperpanjang tingkat kelangsungan hidup di berbagai jenis kanker.Kombinasi tonggak sejarah dengan kemajuan kontemporer dalam bedah invasif minimal dan robotik, teknologi pencitraan canggih, dan pengobatan personalisasi telah mendorong batas-batas yang dapat dicapai dalam bedah onkologi.Ke depan, kemajuan masa depan dalam terapi neoadjuvan dan adjuvan kemungkinan akan berfokus pada peningkatan presisi dan pengobatan personalisasi.Pendekatan ini menjanjikan penyesuaian terapi neoadjuvan dan adjuvan terhadap karakteristik spesifik kanker setiap pasien, sehingga memaksimalkan efektivitas terapi dan mengurangi efek samping.Karena penelitian terus berkembang, sinergi antara terapi neoadjuvan dan adjuvan, yang digabungkan dengan teknik bedah canggih, diharapkan akan lebih meningkatkan kualitas hidup dan tingkat kelangsungan hidup pasien kanker.

Untuk meningkatkan hasil pasien, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan biomarker yang dapat memprediksi respons pasien terhadap terapi adjuvan, memungkinkan pendekatan yang lebih selektif dan individual dalam manajemen kanker pascaoperasi. Selain itu, integrasi teknologi seperti sistem robotik yang dibantu kecerdasan buatan, pencitraan real-time, dan profil molekuler dapat meningkatkan strategi bedah yang disesuaikan dengan biologi tumor setiap pasien. Dengan menggabungkan inovasi terapi dan teknologi bedah, pendekatan multimodal yang komprehensif dapat menawarkan harapan dan peluang baru untuk hasil pengobatan kanker yang lebih baik, memastikan pasien menerima perawatan yang paling efektif dan disesuaikan dalam bidang onkologi yang berkembang pesat.

  1. #hidup pasien lansia#hidup pasien lansia
  2. #kecerdasan buatan#kecerdasan buatan
Read online
File size971.28 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-3bd
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test