STAIBANISALEHSTAIBANISALEH
El Banar : Jurnal Pendidikan dan PengajaranEl Banar : Jurnal Pendidikan dan PengajaranPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap kebutuhan anak penyandang down syndrome, pentingnya pelatihan kemandirian dan kepercayaan diri, serta peran guru dalam mendukung proses tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru-guru di SLB Aisyiyah Al-Walidah yang memiliki pengalaman membimbing anak berkebutuhan khusus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi di kelas, dan dokumentasi aktivitas pembelajaran. Wawancara berfokus pada strategi guru dalam menumbuhkan kemandirian dan kepercayaan diri anak down syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak berproses menjadi mandiri melalui beberapa tahapan, antara lain: (1) pengulangan aktivitas harian dengan pendampingan langsung hingga anak dapat melakukannya sendiri; (2) penerapan metode proksimal serta koordinasi rutin dengan orang tua agar strategi pembelajaran berlanjut di rumah; dan (3) pemanfaatan media interaktif seperti lagu untuk membantu komunikasi dan meningkatkan keberanian dalam berinteraksi sosial. Guru memiliki peran penting sebagai fasilitator, pemberi semangat, dan pendamping aktif dalam pembentukan kemandirian dan kepercayaan diri anak. Hasil ini menekankan pentingnya sinergi antara guru dan keluarga dalam mendidik anak-anak penyandang down syndrome.
Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping aktif dalam melatih kemandirian dan kepercayaan diri anak down syndrome.Proses pelatihan kemandirian memerlukan pendekatan bertahap, konsisten, dan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua.Dengan strategi yang tepat dan dukungan yang menyeluruh, anak down syndrome dapat tumbuh menjadi lebih mandiri dan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode intervensi yang lebih spesifik dalam meningkatkan kemandirian anak down syndrome, misalnya dengan membandingkan pendekatan berbasis permainan dengan pendekatan perilaku. Kedua, penelitian perlu dilakukan untuk memahami lebih dalam bagaimana peran keluarga, khususnya orang tua, dapat dioptimalkan dalam mendukung proses pembelajaran dan pembentukan kemandirian anak down syndrome di rumah. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru yang lebih komprehensif, yang membekali guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk secara efektif menangani kebutuhan unik anak down syndrome, termasuk strategi untuk mengatasi tantangan perilaku dan emosional yang mungkin muncul. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kehidupan anak-anak down syndrome.
| File size | 302.57 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkuantifikasi dan mengkaji dampak kegiatan ekstrakurikuler terhadap kedisiplinan peserta didik. Pendekatan kuantitatifTujuan penelitian ini adalah untuk mengkuantifikasi dan mengkaji dampak kegiatan ekstrakurikuler terhadap kedisiplinan peserta didik. Pendekatan kuantitatif
UNIRAYAUNIRAYA Pendampingan dilaksanakan melalui pendekatan praktis dan edukatif dalam tiga tahapan, yaitu edukasi tentang pentingnya menabung, pembuatan tabungan sederhanaPendampingan dilaksanakan melalui pendekatan praktis dan edukatif dalam tiga tahapan, yaitu edukasi tentang pentingnya menabung, pembuatan tabungan sederhana
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan LAZISMU, seperti Beasiswa Mentari, Beasiswa Sang Surya, dan School Kit, secara signifikan berkontribusiHasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan LAZISMU, seperti Beasiswa Mentari, Beasiswa Sang Surya, dan School Kit, secara signifikan berkontribusi
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Secara praktis, penelitian ini memberikan kontribusi nyata berupa model layanan bimbingan kelompok berbasis problem solving yang dapat direplikasi olehSecara praktis, penelitian ini memberikan kontribusi nyata berupa model layanan bimbingan kelompok berbasis problem solving yang dapat direplikasi oleh
UPYUPY Hasil penelitian menjelaskan bahwa bimbingan dan konseling diimplementasikan dengan baik di SMK Muhammadiyah 1 Patuk, dan menunjukkan bahwa ada hubunganHasil penelitian menjelaskan bahwa bimbingan dan konseling diimplementasikan dengan baik di SMK Muhammadiyah 1 Patuk, dan menunjukkan bahwa ada hubungan
UNCMUNCM Karena urgensi penurunan ketahanan nasional dan pengembangan sumber daya manusia dengan keterampilan dan daya saing yang dibutuhkan untuk abad ke-21, pendidikanKarena urgensi penurunan ketahanan nasional dan pengembangan sumber daya manusia dengan keterampilan dan daya saing yang dibutuhkan untuk abad ke-21, pendidikan
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Data diperoleh dengan melakukan wawancara serta observasi langsung kelapangan guna mendapat data yang akurat sesuai yang dibutuhkan. Hasil penelitian iniData diperoleh dengan melakukan wawancara serta observasi langsung kelapangan guna mendapat data yang akurat sesuai yang dibutuhkan. Hasil penelitian ini
UNISMUHUNISMUH Masalah utama dalam penelitian ini adalah kompetensi pedagogik guru dalam mengajar Bahasa Inggris di SMAN 1 Sanggar, Bima. Penelitian deskriptif ini dilakukanMasalah utama dalam penelitian ini adalah kompetensi pedagogik guru dalam mengajar Bahasa Inggris di SMAN 1 Sanggar, Bima. Penelitian deskriptif ini dilakukan
Useful /
UINSAIDUINSAID Hambatan yang dihadapi adalah kebijakan pembatasan sosial, persaingan antar institusi, kebijakan pemerintah untuk memberikan kelonggaran dalam pembayaranHambatan yang dihadapi adalah kebijakan pembatasan sosial, persaingan antar institusi, kebijakan pemerintah untuk memberikan kelonggaran dalam pembayaran
APPISIAPPISI Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kualitas layanan berkontribusi sebesar 31,2% terhadap kebahagiaan pelanggan, sementara sisanya, yaitu 69,8%, dipengaruhiAnalisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kualitas layanan berkontribusi sebesar 31,2% terhadap kebahagiaan pelanggan, sementara sisanya, yaitu 69,8%, dipengaruhi
ILININSTITUTEILININSTITUTE Sebagian besar peserta merasa puas dengan materi yang relevan dan bimbingan berkualitas. Namun, evaluasi juga menunjukkan perlu pendalaman pada pemasaranSebagian besar peserta merasa puas dengan materi yang relevan dan bimbingan berkualitas. Namun, evaluasi juga menunjukkan perlu pendalaman pada pemasaran
ILININSTITUTEILININSTITUTE Metode ini menekankan bahwa mitra terlibat aktif dari tahapan perencanaan hingga evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan bersamaMetode ini menekankan bahwa mitra terlibat aktif dari tahapan perencanaan hingga evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan bersama