UNSURYAUNSURYA

JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas SuryadarmaJSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma

Sistem Absensi merupakan komponen penting dalam mendukung manajemen data kehadiran siswa di lingkungan sekolah. Kehadiran siswa tidak hanya mencerminkan tingkat kedisiplinan, tetapi menjadi indikator awal untuk mengidentifikasi potensi permasalahan akademik. Pengolahan data absensi siswa pada SMK Pembangunan Jaya Yakapi saat ini masih menggunakan pencatatan manual sehingga memiliki beberapa kelemahan di antaranya risiko kehilangan data, proses pembuatan laporan yang lama serta potensi kesalahan pencatatan absensi siswa oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi absensi siswa berbasis website dengan memanfaatkan teknologi QR Code. Teknologi QR Code dipilih karena kemampuannya dalam mengotomasi proses absensi dengan cepat dan akurat sehingga aplikasi ini dapat mempermudah proses absensi dan meningkatkan akurasi data. Metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil kuesioner pengujian usability system kepada user menunjukkan angka 85,5% mengindikasikan bahwa aplikasi dinilai baik dan mampu mengelola data absensi dengan baik.

Aplikasi absensi siswa berbasis website menggunakan teknologi QR Code mampu mempercepat proses absensi dan membuat pengolahan rekapitulasi menjadi lebih efisien serta efektif.Sistem informasi absensi berbasis QR Code terbukti dapat diimplementasikan dengan baik di lingkungan sekolah.Hasil pengujian usability sebesar 85,5% menunjukkan bahwa aplikasi memenuhi standar kelayakan dan dinilai sangat baik oleh pengguna.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana sistem absensi berbasis QR Code dapat diintegrasikan dengan aplikasi komunikasi sekolah-orang tua secara realtime untuk memberikan notifikasi otomatis saat siswa hadir atau tidak hadir di kelas. Kedua, perlu diteliti pengembangan sistem absensi dengan pendekatan mobile-first agar dapat diakses lebih fleksibel oleh guru dan siswa melalui perangkat smartphone, terutama dalam kondisi jaringan yang terbatas. Ketiga, penting untuk mengevaluasi penerapan teknologi pengenalan wajah (face recognition) sebagai alternatif atau pendukung QR Code guna meningkatkan keakuratan absensi dan mencegah potensi kecurangan saat proses scan. Gabungan ketiga ide ini dapat membuka arah penelitian baru dalam pengembangan sistem absensi digital yang lebih cerdas, inklusif, dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan aspek keamanan data dan privasi siswa dalam penggunaan teknologi biometrik. Selain itu, uji coba sistem hybrid antara QR Code dan face recognition di sekolah dengan jumlah siswa besar dapat memberikan gambaran performa sistem secara komprehensif. Validasi sistem dari sudut pandang psikologi pengguna (user experience) juga patut dieksplorasi lebih dalam. Studi tentang dampak sistem absensi digital terhadap disiplin siswa jangka panjang bisa menjadi kelanjutan yang relevan. Semua pengembangan harus tetap mempertimbangkan kemudahan implementasi bagi sekolah dengan sumber daya terbatas. Inovasi teknologi harus selalu berjalan seiring dengan aspek pedagogis dan manajerial pendidikan.

  1. Evaluasi Penerapan Inovasi Presensi Guru berbasis Online di Sekolah Dasar | Jurnal Pengajaran Sekolah... journals.eduped.org/index.php/jpsd/article/view/866Evaluasi Penerapan Inovasi Presensi Guru berbasis Online di Sekolah Dasar Jurnal Pengajaran Sekolah journals eduped index php jpsd article view 866
  2. Penerapan Sistem Informasi untuk Media Absensi Menggunakan QR Code | Infotek: Jurnal Informatika dan... e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/infotek/article/view/17479Penerapan Sistem Informasi untuk Media Absensi Menggunakan QR Code Infotek Jurnal Informatika dan e journal hamzanwadi ac index php infotek article view 17479
Read online
File size600.22 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test