YCNYCN
GUIDELINE: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PENDIDIKANGUIDELINE: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PENDIDIKANStudi ini mengkaji efektivitas teknik penguatan positif dalam meningkatkan kepatuhan siswa terhadap etika penampilan yang tepat di MA Assunniyyah Kencong-Jember, topik yang masih belum dieksplorasi dalam konteks SMA Islam. Sementara penelitian sebelumnya telah menyoroti peran aturan sekolah dan pengawasan guru dalam membentuk perilaku siswa, masih ada kesenjangan mengenai bagaimana pendekatan berbasis penguatan dapat secara khusus memengaruhi disiplin siswa dalam menjaga penampilan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan penguatan positif seperti pujian, pengakuan, dan dorongan berbasis penghargaan dapat secara signifikan meningkatkan kepatuhan siswa terhadap standar penampilan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara dengan siswa dan guru, serta dokumentasi selama periode PPL. Temuan menunjukkan bahwa penerapan penguatan positif berkontribusi pada peningkatan yang nyata dalam motivasi siswa untuk menjaga penampilan yang rapi, sederhana, dan selaras dengan peraturan. Siswa melaporkan merasa lebih dihargai dan lebih bersedia mengikuti aturan sekolah ketika perilaku positif diakui. Guru juga mengamati peningkatan konsistensi dan tanggung jawab di antara siswa dalam mengelola penampilan pribadi mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa penguatan positif dapat menjadi teknik perilaku yang efektif dalam pengaturan pendidikan, terutama dalam mempromosikan perilaku etis dan disiplin. Studi ini menyiratkan bahwa sekolah dapat memperoleh manfaat dari mengintegrasikan strategi penguatan ke dalam rutinitas sehari-hari untuk mendukung pengembangan karakter siswa dan kepatuhan terhadap norma-norma kelembagaan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik reinforcement positif efektif dalam meningkatkan kepatuhan siswa terhadap etika penampilan di MA Assunniyyah Kencong-Jember.Peningkatan ini terbukti secara signifikan melalui peningkatan skor tes, observasi lapangan, dan dokumentasi sekolah.Temuan ini mendukung teori behavioristik dan penelitian sebelumnya mengenai efektivitas penguatan positif dalam membentuk perilaku siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan desain eksperimen yang lebih ketat, seperti kelompok kontrol, untuk memastikan bahwa peningkatan kepatuhan penampilan siswa benar-benar disebabkan oleh teknik reinforcement positif. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mengkaji faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi perilaku penampilan siswa, seperti pengaruh teman sebaya, lingkungan keluarga, atau norma sosial. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas teknik reinforcement positif dalam jangka panjang, serta untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk mempertahankan perubahan perilaku yang positif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan disiplin penampilan siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih kondusif untuk pengembangan karakter.
| File size | 224.24 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Faktor pendukung keberhasilan strategi meliputi konsistensi guru, budaya madrasah yang religius, dan dukungan orang tua, sementara hambatan utama berasalFaktor pendukung keberhasilan strategi meliputi konsistensi guru, budaya madrasah yang religius, dan dukungan orang tua, sementara hambatan utama berasal
UnijoyoUnijoyo The abortion motif influenced by his girlfriend fiance or by taking special pills for abortion. The theory underlying this research is psychoanalysis SigmundThe abortion motif influenced by his girlfriend fiance or by taking special pills for abortion. The theory underlying this research is psychoanalysis Sigmund
UNRAMUNRAM Permasalahan yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya konsistensi dalam pembiasaan, keterbatasan pemanfaatan teknologi, serta variasiPermasalahan yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya konsistensi dalam pembiasaan, keterbatasan pemanfaatan teknologi, serta variasi
UNYUNY 0 untuk siswa di usia remaja. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D (Define, design, develop, dan disseminate) dari Thiagarajan. Subjek uji0 untuk siswa di usia remaja. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D (Define, design, develop, dan disseminate) dari Thiagarajan. Subjek uji
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini menunjukkan bahwa bullying di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Wonoyoso Kebumen masih terjadi dalam berbagai bentuk, baik verbal, fisik, maupunPenelitian ini menunjukkan bahwa bullying di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Wonoyoso Kebumen masih terjadi dalam berbagai bentuk, baik verbal, fisik, maupun
MORIAHMORIAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter siswa di SMA Kristen Nehemia Galela meliputi pembelajaran kelas dengan mata pelajaran agamaHasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter siswa di SMA Kristen Nehemia Galela meliputi pembelajaran kelas dengan mata pelajaran agama
IAINGAWIIAINGAWI Keterlambatan siswa dalam menyelesaikan hafalan Juz 30 merupakan hal yang patut diperhatikan, karena bisa berpotensi menghambat kelanjutan proses hafalanKeterlambatan siswa dalam menyelesaikan hafalan Juz 30 merupakan hal yang patut diperhatikan, karena bisa berpotensi menghambat kelanjutan proses hafalan
UNIPMAUNIPMA Selanjutnya, data dianalisis melalui statistik deskriptif, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Temuan penelitianSelanjutnya, data dianalisis melalui statistik deskriptif, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Temuan penelitian
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pancasila berfungsi sebagai dasar normatif formal dan manifestasi nilai-nilai transendental, moral, dan etika dalam masyarakat, sebagaimana ditegaskanPancasila berfungsi sebagai dasar normatif formal dan manifestasi nilai-nilai transendental, moral, dan etika dalam masyarakat, sebagaimana ditegaskan
UNZAHUNZAH This article aims to comprehensively examine the design of a project-based curriculum in the context of 21st-century education by integrating the viewsThis article aims to comprehensively examine the design of a project-based curriculum in the context of 21st-century education by integrating the views
UNZAHUNZAH Berdasarkan analisis data survei pengguna terhadap Sistem Informasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UniversitasBerdasarkan analisis data survei pengguna terhadap Sistem Informasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
UNZAHUNZAH Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aktivitas belajar siswa. Pada tahap pra-siklus, tingkat aktivitas hanya 24%. Angka ini meningkatHasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aktivitas belajar siswa. Pada tahap pra-siklus, tingkat aktivitas hanya 24%. Angka ini meningkat