STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA
Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahBunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan nilai kejujuran melalui pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di lingkungan MI. Subjek penelitian meliputi guru Akidah Akhlak, wali kelas IV, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang paling efektif meliputi keteladanan guru, pembiasaan berkata jujur, kontrak belajar anti mencontek, penggunaan kisah Nabi Muhammad sebagai Al-Amin, refleksi harian, dan jurnal kejujuran siswa. Implementasi strategi dilakukan secara terintegrasi dalam apersepsi, diskusi kelompok, tugas individu, evaluasi harian, serta interaksi informal di luar kelas. Dampaknya terlihat pada meningkatnya keberanian siswa untuk mengakui kesalahan, berkurangnya perilaku mencontek, tumbuhnya rasa percaya diri untuk berkata jujur, dan meningkatnya kepercayaan dari teman sebaya. Faktor pendukung keberhasilan strategi meliputi konsistensi guru, budaya madrasah yang religius, dan dukungan orang tua, sementara hambatan utama berasal dari pengaruh teman sebaya dan media digital.
Penelitian menunjukkan bahwa strategi guru berupa keteladanan, pembiasaan perilaku jujur, kontrak anti‑mencontek, penggunaan kisah Nabi Muhammad, refleksi harian, dan jurnal kejujuran merupakan pendekatan paling efektif untuk menanamkan nilai kejujuran pada siswa kelas IV MI, yang menghasilkan perubahan signifikan seperti peningkatan keberanian mengakui kesalahan, kejujuran dalam tugas, dan kepercayaan antar teman.Keberhasilan strategi tersebut dipengaruhi oleh konsistensi guru, budaya madrasah yang religius, serta dukungan orang tua, sementara hambatan utama berasal dari pengaruh teman sebaya dan media digital.Penelitian ini terbatas pada mata pelajaran Akidah Akhlak, sehingga perlu diperluas ke variabel atau aspek lain dalam studi lanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan strategi keteladanan, pembiasaan, dan kontrak anti‑mencontek dapat diadaptasi pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau bahasa Indonesia, serta mengukur dampaknya terhadap perilaku kejujuran siswa, sehingga dapat diketahui apakah efektivitasnya bersifat lintas kurikulum. (2) Penelitian juga perlu menyelidiki pengaruh media digital terhadap integritas siswa dengan merancang intervensi berbasis teknologi, misalnya aplikasi edukatif yang mempromosikan nilai kejujuran, dan menilai sejauh mana intervensi tersebut dapat mengurangi perilaku mencontek atau informasi palsu. (3) Selain itu, studi longitudinal yang mengikuti siswa dari kelas IV MI hingga jenjang menengah pertama dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan perubahan perilaku jujur yang dipicu oleh strategi guru, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat konsistensi nilai kejujuran seiring perkembangan usia. Dengan pendekatan tersebut, penelitian lanjutan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme internalisasi karakter Islam dan menawarkan model pembelajaran karakter yang lebih komprehensif serta adaptif terhadap tantangan zaman.
- Learning Media In Early Childhood Education Curriculum In Instilling Religious Character From The Perspective... doi.org/10.37812/fikroh.v18i1.1772Learning Media In Early Childhood Education Curriculum In Instilling Religious Character From The Perspective doi 10 37812 fikroh v18i1 1772
- Implementation of Islamic Education Curriculum in Instilling Tauhid Education at MIS Al-Washliyah Siamporik... doi.org/10.30596/23693Implementation of Islamic Education Curriculum in Instilling Tauhid Education at MIS Al Washliyah Siamporik doi 10 30596 23693
- Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan Keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bima |... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-madrasah/article/view/4249Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan Keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bima jurnal stiq amuntai ac index php al madrasah article view 4249
| File size | 411.23 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji z pada taraf signifikan 0,05. Sehingga diperoleh zhitung = 6,11 dan ztabel = 1,64 (zhitung≥ztabel). BerdasarkanData yang terkumpul dianalisis menggunakan uji z pada taraf signifikan 0,05. Sehingga diperoleh zhitung = 6,11 dan ztabel = 1,64 (zhitung≥ztabel). Berdasarkan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Akan tetapi, kurangnya pemahaman keberagamaan menimbulkan beberapa kasus intoleransi baik dalam sesama agama maupun berbeda agama. Hasil survei di MTsNAkan tetapi, kurangnya pemahaman keberagamaan menimbulkan beberapa kasus intoleransi baik dalam sesama agama maupun berbeda agama. Hasil survei di MTsN
IVETIVET Mekanisme permainan melibatkan melempar dadu, menggerakkan bidak, serta menyusun strategi untuk menjawab pertanyaan dari Chance Card. Tujuannya adalahMekanisme permainan melibatkan melempar dadu, menggerakkan bidak, serta menyusun strategi untuk menjawab pertanyaan dari Chance Card. Tujuannya adalah
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Motivasi utama dalam melaksanakan pekerjaan tambahan tidak semata-mata bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, melainkan sebagai wujud pengabdian danMotivasi utama dalam melaksanakan pekerjaan tambahan tidak semata-mata bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, melainkan sebagai wujud pengabdian dan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Kementerian Agama mewajibkan setiap Madrasah menerapkan Raport Digital Madrasah sebagai pengolahan raport yang dapat diakses dari luar sekolah dengan AplikasiKementerian Agama mewajibkan setiap Madrasah menerapkan Raport Digital Madrasah sebagai pengolahan raport yang dapat diakses dari luar sekolah dengan Aplikasi
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Madrasah Ibtidaiyah sebagai lembaga pendidikan Islam dasar tidak hanya memberikan pendidikan akademis, tetapi juga berfungsi sebagai penjaga identitasMadrasah Ibtidaiyah sebagai lembaga pendidikan Islam dasar tidak hanya memberikan pendidikan akademis, tetapi juga berfungsi sebagai penjaga identitas
UNUKALTIMUNUKALTIM Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pujian oleh kepala madrasah secara signifikan meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri guru, sementaraHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pujian oleh kepala madrasah secara signifikan meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri guru, sementara
STIM LPISTIM LPI Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar, 2) Untuk menganalisisTujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar, 2) Untuk menganalisis
Useful /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Subjek dalam penelitian ini meliputi para ahli materi, ahli media, guru kelas VI, dan 38 siswa dari kelas VI MI Salafiyah. Untuk pengumpulan data digunakanSubjek dalam penelitian ini meliputi para ahli materi, ahli media, guru kelas VI, dan 38 siswa dari kelas VI MI Salafiyah. Untuk pengumpulan data digunakan
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Berangkat dari analisis data dan pembahasan yang komprehensif, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Interactive Flat Panel (IFP) secara positif danBerangkat dari analisis data dan pembahasan yang komprehensif, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Interactive Flat Panel (IFP) secara positif dan
UMAUMA Pelaksanaan program berjalan dengan baik, tertib, lancar, dan aman. Pelaksanaan lapangan berupa sosialisasi program, verifikasi data, pembagian kartu,Pelaksanaan program berjalan dengan baik, tertib, lancar, dan aman. Pelaksanaan lapangan berupa sosialisasi program, verifikasi data, pembagian kartu,
UMAUMA Keterbatasan waktu tersebut turut mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan masingmasing tahapan dan keseluruhan program. Dalam pentargetan ditemui adanyaKeterbatasan waktu tersebut turut mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan masingmasing tahapan dan keseluruhan program. Dalam pentargetan ditemui adanya