UNRAMUNRAM
Renjana Pendidikan DasarRenjana Pendidikan DasarProgram Harajuku Forju (Harian Jurnalku Empat Jumat) dikembangkan sebagai strategi pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Permasalahan yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya konsistensi dalam pembiasaan, keterbatasan pemanfaatan teknologi, serta variasi keterlibatan orang tua. Tujuan penelitian ini memuat tentang pelaksanaan program inovatif yang diterapkan sekolah yakni Harajuku Forju sebagai nilai-nilai karakter siswa di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dengan empat kegiatan utama: Jumat Bersih, Jumat Sehat, Jumat Berbagi, dan Jumat Taqwa, dengan perencanaan kolaboratif antar guru, integrasi dalam proses belajar, serta evaluasi berkelanjutan melalui jurnal harian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya program Harajuku Forju melalui aplikasi 7 KAIH oleh SDN Sungai Andai 3 dapat mendukung tercapainya penanaman nilai-nilai karakter siswa, dengan adanya hal ini dapat menjadi solusi yang tepat untuk diterapkan di sekolah, karena bukan hanya untuk penanaman karakter siswa melainkan juga mempermudahkan guru dalam pengawasan terkait karakter siswa.
Program Harajuku Forju terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter siswa secara holistik melalui kegiatan rutin seperti Jumat Bersih, Sehat, Berbagi, dan Taqwa.Strategi implementasi yang kolaboratif, melibatkan perencanaan, pelaksanaan terintegrasi, dan evaluasi berkelanjutan melalui jurnal harian, memperkuat internalisasi karakter dalam kehidupan sehari-hari siswa.Penelitian ini merekomendasikan perluasan cakupan program, penggunaan metode campuran, dan peningkatan keterlibatan guru, orang tua, serta komunitas sekolah untuk keberlanjutan dan efektivitasnya.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program Harajuku Forju dalam jangka panjang dan dampaknya terhadap perilaku siswa di luar lingkungan sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengimplementasikan program Harajuku Forju secara kreatif dan inovatif. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan sekolah lain yang menerapkan program serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang mungkin dihadapi, sehingga dapat dirumuskan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pendidikan karakter yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan zaman, serta mampu membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
| File size | 635.92 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAUINSA Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan upaya Kementerian Agama untuk memahami agama dengan mengedepankan cinta kasih dan perdamaian. Integrasi KBC danKurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan upaya Kementerian Agama untuk memahami agama dengan mengedepankan cinta kasih dan perdamaian. Integrasi KBC dan
IAIN BONEIAIN BONE Sementara itu, sistem punishment dirancang agar lebih berupa pembelajaran dan diterapkan secara bertahap sesuai dengan tingkat pelanggarannya, mulai dariSementara itu, sistem punishment dirancang agar lebih berupa pembelajaran dan diterapkan secara bertahap sesuai dengan tingkat pelanggarannya, mulai dari
IAINAMBONIAINAMBON Sholat berjamaah yang dilaksanakan diantaranya yakni sholat dhuha berjamaah, sholat dhuhur berjamaah dan sholat jumat berjamaah. Implementasi sholat berjamaahSholat berjamaah yang dilaksanakan diantaranya yakni sholat dhuha berjamaah, sholat dhuhur berjamaah dan sholat jumat berjamaah. Implementasi sholat berjamaah
UMADAUMADA Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru serta observasi terhadap perilaku siswa.Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru serta observasi terhadap perilaku siswa.
SAINTISPUBSAINTISPUB Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa guru mata pelajaran non‑agamaData dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa guru mata pelajaran non‑agama
PENERBITPENERBIT Hal ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai tersebut efektif dalam membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan dan mampu hidup berdampinganHal ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai tersebut efektif dalam membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan dan mampu hidup berdampingan
JSSSJSSS Tidak jarang siswa yang di rumah dan di sekolah menunjukkan perilaku keislaman yang baik, tetapi saat di luar rumah dan di luar sekolah menunjukkan perilakuTidak jarang siswa yang di rumah dan di sekolah menunjukkan perilaku keislaman yang baik, tetapi saat di luar rumah dan di luar sekolah menunjukkan perilaku
UNCMUNCM Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat ketuntasan belajar siswa Media merupakan salah satu bentuk alat bantu yangPermasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat ketuntasan belajar siswa Media merupakan salah satu bentuk alat bantu yang
Useful /
UNUHAUNUHA Berdasarkan hasil pengujian, Café Pelita menjadi rekomendasi utama sebagai café terbaik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa metode Weighted ProductBerdasarkan hasil pengujian, Café Pelita menjadi rekomendasi utama sebagai café terbaik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa metode Weighted Product
UNUHAUNUHA Parameter delay, jitter, dan packet loss menunjukkan kinerja yang baik hingga sangat baik, yang mengindikasikan stabilitas dan keandalan jaringan. Namun,Parameter delay, jitter, dan packet loss menunjukkan kinerja yang baik hingga sangat baik, yang mengindikasikan stabilitas dan keandalan jaringan. Namun,
UNRAMUNRAM Kreativitas seni rupa merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar. Namun, kenyataannya siswa kelas IV di SDN Model Mataram masih menunjukkanKreativitas seni rupa merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar. Namun, kenyataannya siswa kelas IV di SDN Model Mataram masih menunjukkan
UIMANDIRIUIMANDIRI Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pemilih, tokoh masyarakat, danMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pemilih, tokoh masyarakat, dan